Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Unik, Penginapan di Jateng Ini Bawa Tamunya Pakai Kereta Wisata

KOMPAS.com – Penginapan Amanjiwo bekerja sama dengan PT Kereta Api Pariwisata (KA Wisata) untuk membawa tamunya ke sana melalui paket Journey Through Java with Aman pada 11-14 Maret 2021.

Berdasarkan keterangan pers yang diberikan oleh PT KA Wisata, Jumat (5/2/2021), wisatawan dapat menikmati nuansa tematik khas Amanjiwo yang ditampilkan dalam gerbong KA Wisata.

Direktur Utama PT KA Wisata Totok Suryono mengatakan, kerja sama tersebut dilakukan untuk mengembangkan perjalanan wisata dengan kereta api untuk memberi pengalaman perjalanan yang istimewa.

Senada dengan hal tersebut, General Manager Amanjiwo Jann Hess menambahkan bahwa kereta wisata dengan nuansa tematik khas penginapannya merupakan moda transportasi menarik yang dapat dimanfaatkan para tamu.

“Wisatawan dapat menikmati sajian dan pelayanan, serta dekorasi kereta wisata dengan nuansa khas Amanjiwo,” jelas Humas PT KA Wisata Ilud Siregar kepada Kompas.com, Jumat.

Dia melanjutkan, sepanjang perjalanan, para tamu juga akan ditemani oleh seorang Antropolog yang akan menceritakan sejarah Tanah Jawa.

Naik kereta wisata dan nginap selama tiga malam

Seorang perwakilan Amanjiwo yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, pengalaman naik kereta wisata hanya dapat dilakukan para tamu yang hendak menginap di sana.

“Perjalanan sudah satu paket dengan menginap. Satu kabin kereta wisata untuk tamu-tamu Amanjiwo,” kata dia kepada Kompas.com, Jumat.

Dia melanjutkan, perjalanan akan dimulai dari Stasiun Gambir, Jakarta menuju Stasiun Yogyakarta—juga dikenal dengan Stasiun Tugu.

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut rincian paket Journey Through Java with Aman yang sudah bisa dipesan saat ini yang telah Kompas.com rangkum:

Tipe kamar

Dengan nominal yang belum dikenakan pajak sebesar 21 persen tersebut, para tamu sudah mendapatkan tiket kereta wisata pergi-pulang (PP) untuk dua orang per suite.

Selama perjalanan, wisatawan dapat menikmati sarapan, makan siang serta minum teh, dan minuman beralkohol.

Tidak hanya itu, seorang Antropolog juga akan menemani para tamu untuk menceritakan sejarah Tanah Jawa sehingga perjalanan dalam kereta semakin berkesan.

Setibanya di stasiun tujuan, para tamu akan dijemput dan langsung menuju penginapan tersebut untuk menginap selama tiga malam.

Selama berada di Amanjiwo, wisatawan bisa menikmati sarapan untuk dua orang sambil melakukan salah satu dari beragam kegiatan seperti Sunset Martinis, makan malam, atau mencoba Progo Picnic Breakfast.

“Kalau misal mau melakukan kegiatan di luar yang sudah termasuk dalam paket, misal dalam tiga hari ada waktu untuk ke Borobudur, bisa. Tapi ada biaya tambahan. Kalau ingin aktivitas lain juga bisa,” kata perwakilan Amanjiwo itu.

Ketentuan dan biaya tambahan lainnya

Untuk gerbong kereta wisata, satu gerbong berisi maksimal 15 orang yang terdiri dari para tamu yang hendak menginap di Amanjiwo.

Jika ingin melakukan pemesanan, hal tersebut dapat dilakukan hingga maksimal delapan hari sebelum tanggal keberangkatan.

Untuk tambahan orang ketiga, harga tiket PP adalah sekitar Rp 8,5 juta per orang. Jika usianya di bawah 12 tahun, harga tiket PP adalah sekitar Rp 4,25 juta.

Apabila orang ketiga berusia di atas 12 tahun menginap dalam satu kamar, harganya adalah sekitar Rp 2.537.500 per orang per malam termasuk sarapan pagi.

Anak berusia di bawah 12 tahun akan mendapatkan sarapan pagi gratis jika tinggal dalam satu kamar bersama orangtua. Per kamar maksimal hanya dua anak.

Sebelum berangkat, para tamu wajib melakukan dan membawa surat hasil tes PCR. Untuk jadwal keberangkatann kereta wisata yakni sebagai berikut:

  • Jakarta

Stasiun Gambir, keberangkatan pukul 08.00 WIB pada Hari Kamis

  • Yogyakarta

Stasiun Tugu, keberangkatan pukul 09.26 WIB pada Hari Minggu

Adapun, Amanjiwo sendiri merupakan salah satu penginapan kelas atas di sekitar Candi Borobudur. Di sekitarnya, ada penginapan lain, seperti Villa Borobudur dan Watu Putih Resort.

https://travel.kompas.com/read/2021/02/06/090900827/unik-penginapan-di-jateng-ini-bawa-tamunya-pakai-kereta-wisata

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke