Salin Artikel

Kunjungan ke Desa Wisata Karangrejo Magelang Mulai Bergeliat

“Sekarang sudah mulai bergeliat kembali ketika ada pembatasan-pembatasan itu,” kata Heli ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (16/3/2021).

Menurut data yang dimiliki Heri, rata-rata kunjungan wisatawan di masa pandemi Covid-19 ke satu obyek wisata yang ada di Desa Karangrejo dalam setahun telah menurun lebih dari 70 persen jika dibandingkan dengan sebelum pandemi.

Contohnya, adalah tempat wisata Punthuk Setumbu. Di tahun 2019, tempat tersebut bisa menerima sekitar 150.000 kunjungan wisatawan lokal dan 20.000 wisatawan mancanegara per tahun.

“Tapi ketika pandemi ini turun sangat drastis ya. kami sempat tidak buka beberapa bulan karena memang instruksi dari pemerintah seperti itu,” ujar Heli.

Setelah diizinkan buka kembali di masa normal baru dan menerapkan protokol covid-19 yang sangat ketat, terlihat sedikit peningkatan jumlah kunjungan.

Jika kemarin jumlahnya menurun hingga 70 persen, kini mulai meningkat walaupun belum bisa mencapai angka 50 persen dari jumlah tahun 2019 yang disebutkan tadi. Jumlah kunjungan wisatawan saat ini menurut data yang dimiliki Heli baru mencapai 30 persen saja.

Rencana ke depannya

Selagi menunggu jumlah wisatawan kembali normal, Heli juga berencana untuk terus meningkatkan kualitas wisata di Desa Karangrejo. Salah satunya melalui peningkatan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat desa.

“Karena dengan adanya wisata kan banyak orang yang datang ke tempat kami, tapi produktivitas masyarakat secara umum itu anggapan kami masih kurang,” tutur Heli.

Ia menginginkan agar kreativitas produksi UMKM masyarakat desa bisa tumbuh lebih banyak lagi. Bahkan ia juga berharap masyarakat bisa memproduksi sebuah produk baru yang akan jadi ciri khas Desa Karangrejo.

Rencana dalam waktu dekat ini adalah mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas kerja para SDM tersebut.

Ia juga berharap bisa melakukan perbaikan terhadap akses jalan menuju Balkondes Karangrejo. Saat ini, kondisi jalan dianggap terlalu sempit untuk diakses mobil yang agak besar.

Nantinya, akses jalan sepanjang lebih kurang satu kilometer tersebut akan diperlebar agar bisa memberi akses yang lebih nyaman dan aman untuk para tamu.

Balkondes sendiri memang sering jadi pusat kegiatan wisata di Desa Karangrejo. Di sana terdapat 20 unit homestay. Ada pula pusat kuliner khas desa serta area untuk pertunjukkan kesenian.

Selain itu, ia juga berencana untuk membangun ruang rapat tertutup agar bisa digunakan untuk ruang pertemuan yang lebih formal untuk para tamu. Ia berharap bisa memulai dan menyelesaikan pembangunannya di tahun 2022 mendatang.

“Ruang rapat terbuka itu kami punya beberapa joglo. Tapi kadang dari perusahaan mau datang ke tempat kami asalkan difasilitasi ruang tertutup yang lumayan bagus,” terang Heli.

https://travel.kompas.com/read/2021/03/17/100810127/kunjungan-ke-desa-wisata-karangrejo-magelang-mulai-bergeliat

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komunikasi Efektif Penting untuk Kenyamanan Wisatawan di Labuan Bajo

Komunikasi Efektif Penting untuk Kenyamanan Wisatawan di Labuan Bajo

Travel Update
Multiple Entry Visa, Tak Hanya Bisa Digunakan untuk Wisata

Multiple Entry Visa, Tak Hanya Bisa Digunakan untuk Wisata

Travel Update
20 Destinasi Wisata Teraman Dunia, Singapura Nomor 1 dan Tak Ada Indonesia

20 Destinasi Wisata Teraman Dunia, Singapura Nomor 1 dan Tak Ada Indonesia

Travel Update
13 Tips Traveling Aman ke Tempat Baru, Riset dan Bawa Perlengkapan

13 Tips Traveling Aman ke Tempat Baru, Riset dan Bawa Perlengkapan

Travel Tips
Jelang Nataru, Okupansi Hotel di Kota Malang Diprediksi Terus Naik

Jelang Nataru, Okupansi Hotel di Kota Malang Diprediksi Terus Naik

Travel Update
30 Tempat Wisata Akhir Tahun di Lembang yang Ramah Anak

30 Tempat Wisata Akhir Tahun di Lembang yang Ramah Anak

Jalan Jalan
Dusun Semilir Akhirnya Akan Grand Opening 8 Januari 2023

Dusun Semilir Akhirnya Akan Grand Opening 8 Januari 2023

Travel Update
Ganjar Sebut Potensi Wisata Religi di Jateng Tinggi, Ini Rekomendasinya

Ganjar Sebut Potensi Wisata Religi di Jateng Tinggi, Ini Rekomendasinya

Travel Update
5 Hotel Dekat Alun-alun Bandungan Semarang, Bisa Jalan Kaki 7 Menit

5 Hotel Dekat Alun-alun Bandungan Semarang, Bisa Jalan Kaki 7 Menit

Jalan Jalan
3 Keunikan Desa Sasak Ende, Rumah Adat hingga Kopi Dicampur Beras

3 Keunikan Desa Sasak Ende, Rumah Adat hingga Kopi Dicampur Beras

Jalan Jalan
20 Destinasi Wisata yang Tidak Aman di Dunia, Indonesia Nomor 10

20 Destinasi Wisata yang Tidak Aman di Dunia, Indonesia Nomor 10

Travel Update
Batik Air Tambah Rute Bali-Melbourne PP Mulai 5 Januari 2023

Batik Air Tambah Rute Bali-Melbourne PP Mulai 5 Januari 2023

Travel Update
5 Makna Filosofis Batik Parang yang Tidak Boleh Dipakai Sembarangan

5 Makna Filosofis Batik Parang yang Tidak Boleh Dipakai Sembarangan

Jalan Jalan
7 Spot Foto Instagramable di Lotte Alley, Serasa di Korea dan Jepang

7 Spot Foto Instagramable di Lotte Alley, Serasa di Korea dan Jepang

Jalan Jalan
Kebun Raya Bogor Buka Lagi Taman Tumbuhan Pemakan Serangga

Kebun Raya Bogor Buka Lagi Taman Tumbuhan Pemakan Serangga

Travel Update
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.