Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Salin Artikel

Unik, Ada Pameran Bau di Museum Belanda

KOMPAS.com – Sebuah pameran di Belanda tentang bau harum dan busuk pada abad ke-17 akan dipasangkan dengan lukisan untuk menghidupkan mereka kepada pengunjung.

Melansir Lonely Planet, Jumat (19/3/2021), pameran bertajuk Fleeting–Scents in Colour akan dibuka di Museum Mauritshuis sesaat setelah tempat wisata dibuka kembali usai penutupan akibat pandemi Covid-19.

Museum tersebut berupaya untuk melakukan penelitian sejarah yang berkaitan dengan bau melalui pameran yang berisi hampir 50 lukisan, gambar, dan obyek.

Nantinya, pengunjung dapat menemukan aroma bunga dan parfum, bau busuk kanal dan bau badan yang tidak sedap, serta bau dari negeri yang jauh pada saat itu, seperti rempah-rempah, tembakau, kopi, dan teh.

Ide dari pameran tersebut adalah untuk melihat apakah kehidupan di abad ke-17 dapat ditangkap melalui bau, menyelidiki persepsi sensorik, dan konotasi aroma yang dimiliki oleh karya seni.

Dalam karya Still Life of Flowets and Fruit dari tahun 1670 milik Abraham Mignon, sang seniman menggabungkan limpahan bunga dengan buah yang terlalu matang.

Adapun, buah yang terlalu matang tersebut sudah dihinggapi oleh semut dan serangga lainnya. Hasil dari penggabungan tersebut adalah aroma manis melon yang telah dibelah.

Selain Mignon, ada juga Pieter de Hooch’s dalam Interior with Women in front of a Linen Cupboard dari 1663.

Karya tersebut melambangkan ibu rumah tangga Belanda yang dikenal di seluruh Eropa karena rumahnya yang bersih dan rapih pada abad ke-17.

Pengunjung bisa hirup aroma yang ditawarkan

Dalam Fleeting–Scents in Colour, dispenser wewangian akan memungkinkan wisatawan menghirup beragam aroma yang digambarkan sebuah karya seni. Misalnya adalah The Smoker.

Karya milik Adriaen Brouwer dari tahun 1630 tersebut menggambarkan seorang pria yang sedang duduk sambil mengembuskan asap dari pipa rokoknya.

Abad ke-17 penuh dengan bau busuk lantaran sistem pipa ledeng pemasok air segar dari saluran air (sistem mains water), sistem saluran pembuangan, deodoran, pasta gigi, mesin cuci, dan kulkas belum ada.

Pada saat itu, bau busuk diyakini membuatmu sakit. Oleh karena itu, bebauan perlu ditekan dengan wewangian penangkal penyakit.

Dalam In The Anatomy Lesson of Dr Willem van der Meer yang dilukis oleh Michiel dan Pieter van Mierevelt pada 1617, karakter tersebut digambarkan sedang memegang pomander.

Adapun, pomander yang dikenakan di jarinya adalah sebuah wadah berlubang yang berisi zat-zat yang sangat aromatik. Dalam Fleeting – Scents in Colour, sebanyak tiga pomander akan ditampilkan.

Pameran yang akan dimulai sesaat setelah Museum Mauritshuis dibuka kembali akan berlangsung hingga 29 Agustus 2021.

https://travel.kompas.com/read/2021/03/22/123100327/unik-ada-pameran-bau-di-museum-belanda

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Dapat Promo Tiket Kereta Api Mudik, Harga Mulai Rp 100.000

Cara Dapat Promo Tiket Kereta Api Mudik, Harga Mulai Rp 100.000

Travel Update
Itinerary 3 Hari 2 Malam di Labuan Bajo, ke Pantai dan Lihat Komodo

Itinerary 3 Hari 2 Malam di Labuan Bajo, ke Pantai dan Lihat Komodo

Itinerary
Itinerary Seharian di TMII, Main ke Taman Burung hingga Nikmati Sunset

Itinerary Seharian di TMII, Main ke Taman Burung hingga Nikmati Sunset

Itinerary
Promo 10.920 Tiket Kereta Api, Ini Daftar Rutenya

Promo 10.920 Tiket Kereta Api, Ini Daftar Rutenya

Travel Update
6 Hotel Dekat Sarinah, Bisa Jalan Kaki

6 Hotel Dekat Sarinah, Bisa Jalan Kaki

Hotel Story
13 Tempat Ngaburit Murah Meriah Jakarta Selatan, Bisa Piknik di Taman

13 Tempat Ngaburit Murah Meriah Jakarta Selatan, Bisa Piknik di Taman

Jalan Jalan
Kotabaru Dikembangkan Jadi Wisata Malam Yogyakarta, Bakal Banyak Event

Kotabaru Dikembangkan Jadi Wisata Malam Yogyakarta, Bakal Banyak Event

Jalan Jalan
5 Aktivitas di Museum Basoeki Abdullah, Lihat Karya dan Koleksi Pribadi Sang Pelukis

5 Aktivitas di Museum Basoeki Abdullah, Lihat Karya dan Koleksi Pribadi Sang Pelukis

Travel Tips
Pengalaman Jelajah TMII, Masuk Taman Burung hingga Naik Menara Pandang

Pengalaman Jelajah TMII, Masuk Taman Burung hingga Naik Menara Pandang

Jalan Jalan
6 Tips Datang ke Museum Basoeki Abdullah, Bawa Uang Tunai

6 Tips Datang ke Museum Basoeki Abdullah, Bawa Uang Tunai

Travel Tips
13 Tempat Ngabuburit Murah Meriah di Jakarta PusatĀ 

13 Tempat Ngabuburit Murah Meriah di Jakarta PusatĀ 

Jalan Jalan
Kronologi AC Pesawat Super Air Jet Rute Bali-Jakarta Mati, Ada Turis Asing sampai Tergeletak

Kronologi AC Pesawat Super Air Jet Rute Bali-Jakarta Mati, Ada Turis Asing sampai Tergeletak

Travel Update
Pendakian Gunung Slamet via Bambangan Ditutup Selama Ramadhan 2023

Pendakian Gunung Slamet via Bambangan Ditutup Selama Ramadhan 2023

Travel Update
Tarawih Perdana di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Pemeriksaan Keamanan hingga 2 Lapis

Tarawih Perdana di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Pemeriksaan Keamanan hingga 2 Lapis

Travel Update
Tradisi Padusan Usai Pandemi, Umbul Manten di Klaten Kembali Dipadati Ribuan Pengunjung

Tradisi Padusan Usai Pandemi, Umbul Manten di Klaten Kembali Dipadati Ribuan Pengunjung

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+