Salin Artikel

Tips Wisata di Watu Tapak Camp Hill Jogja

KOMPAS.com – Salah satu tempat wisata di Kabupaten Sleman, Yogyakarta bernama Watu Tapak Camp Hill Jogja di dalam kawasan wisata Tebing Breksi menawarkan area kemah dengan pemandangan apik.

Mulai dari Kota Yogyakarta, Gunung Sumbing, Gunung Merapi, Candi Prambanan, hingga perbukitan menoreh, semua terlihat dari sana.

Apabila ingin berwisata dengan nyaman, terdapat beberapa tips yang perlu dicatat sebelum berkunjung ke sana.

“Kalau malam cenderung dingin, kalau siang panas karena tidak ada pepohonan. Kalau ke sini yang jelas pakai jaket,” kata Ketua Pengelola Taman Tebing Breksi Kholiq Widiyanto, Senin (22/3/2021).

Tips wisata di Watu Tapak Camp Hill Jogja

Selain itu, apa saja tips lain yang perlu diketahui? Berikut Kompas.com rangkum:

1. Pakai alas kaki yang empuk

Kholiq mengatakan bahwa area Watu Tapak dan Tebing Breksi cenderung berbatu. Supaya wisatawan merasa nyaman saat berada di sana, alas kaki dengan sol empuk direkomendasikan.

“Untuk alas kaki, sepatu atau sendal, pakai yang empuk. Area ini kebanyakan bebatuan, kalau pake alas kaki yang keras licin,” tutur dia.

2. Bawa selimut

Apabila ingin berkemah di tenda atau camper van, wisatawan wajib membawa selimut agar tidak kedinginan saat berada di Watu Tapak.

3. Bawa jaket

Untuk menghindari udara dingin pada malam hari dan udara panas pada siang hari, Kholiq menganjurkan agar wisatawan membawa atau memakai jaket saat berkunjung ke sana.

“Kalau ada pengunjung, saya beri tahu jam 08.00 WIB kalau tidak mendung itu panas,” ujar Kholiq.

4. Pasangan belum sah dilarang satu tenda

Sebanyak sekitar 100 tenda doom dengan kapasitas empat orang dalam satu tenda dapat didirikan di Watu Tapak.

Kendati demikian, pasangan laki-laki dan perempuan yang belum sah dilarang berada dalam satu tenda.

5. Jaga sopan santun

Kholiq mengatakan bahwa wisatawan yang berkunjung ke Watu Tapak atau Tebing Breksi, baik untuk berfoto-foto atau menginap, wajib menjaga sopan santun.

“Yang jelas jangan bicara sembarangan karena kalau orang Jawa bilang, masih di hutan ada dunia lain,” jelas dia.

6. Jangan berisik di atas jam 12 malam

Pihak Watu Tapak Camp Hill Jogja mengizinkan wisatawan untuk menyalakan musik atau bernyanyi sesuka hati. Namun, kegiatan hanya boleh sampai pukul 24.00 WIB.

7. Boleh bawa makanan

Meski Watu Tapak memiliki restoran yang menghidangkan santapan khas Jawa dengan harga terjangkau, pengunjung tidak dilarang untuk membawa makanan dari luar.

“Malau makanan sendiri boleh dibawa. Kalau mau barbeku, sediakan panggangannya saja kami siap,” kata Kholiq.

8. Sesuaikan pakaian untuk wisata jeep atau keliling naik mobil

Pihak penginapan dan tempat wisata menyediakan paket wisata jeep dan penyewaan mobil lepas kunci bagi pengunjung yang ingin berwisata.

Apabila ingin memanfaatkannya, kamu bisa menggunakan pakaian dan alas kaki yang disesuaikan dengan tempat wisata yang hendak dikunjungi.

Watu Tapak Camp Hill Jogja berlokasi di area Tebing Breksi—tepatnya di Jalan Desa Lengkong, RT 02/RW 17, Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman.

Harga tiket masuk Watu Tapak Camp Hill Jogja

Harga tiket masuk bagi yang tidak ingin kemah adalah Rp 10.000 per orang. Adapun, tiket tersebut merupakan tiket untuk memasuki kawasan Tebing Breksi.

Bagi yang ingin kemah dengan peralatan sendiri, mereka dapat membayar Rp 35.000 per orang. Biaya tersebut sudah termasuk parkir dan tiket masuk Tebing Breksi.

Sementara untuk paket berkemah, harga mulai dari Rp 260.000 untuk empat orang termasuk perlengkapan kemah. Apabila hanya ingin menyewa tenda, harga mulai dari Rp 65.000.

Namun, jika kamu sudah terbiasa bermalam di tenda dan ingin coba sensasi bermalam yang berbeda, kamu bisa pilih paket menginap di camper van.

Pihak Watu Tapak menyediakan camper van yang dapat digunakan oleh lima orang dengan posisi bermalam tiga orang di dalam kabin dan dua orang di tenda atau sebaliknya.

“Itu sudah ada kitchen set, bisa untuk bikin mi, masak bisa. Bisa juga bawa camper van sendiri. Kalau bawa sendiri, parkir Rp 80.000 per malam per mobil,” tutur dia.

Selain biaya parkir camper van, pengunjung yang membawa camper van sendiri juga perlu membayar biaya sebesar Rp 35.000 untuk sewa lahan.

Selain kemah di tenda atau camper van, wisatawan juga bisa menginap di homestay yang memiliki tiga Couple Room dan satu Family Room. Harga mulai dari Rp 500.000.

Pada masa pandemi seperti saat ini, pastikan saat berkunjung tetap melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan tidak bepergian jika demam atau suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius.

https://travel.kompas.com/read/2021/03/26/111700927/tips-wisata-di-watu-tapak-camp-hill-jogja

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Travel Tips
Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Travel Update
Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

Travel Update
Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Travel Update
Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.