Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Kenapa Swiss Cocok untuk Wisata Keluarga?

KOMPAS.com – Swiss merupakan salah satu destinasi wisata di Eropa yang terkenal akan beragam tempat wisata menarik, serta panorama alamnya yang indah.

Sebagai salah satu tujuan wisata, negara itu tidak hanya cocok dikunjungi solo traveler, tetapi juga wisatawan keluarga yang ingin menikmati suasana baru.

Selain itu, Swiss juga ramah akan wisatawan dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak, orang dewasa, hingga lanjut usia (lansia).

General Manager G2 Travel Akhsa Ariani mengatakan, Swiss adalah salah satu destinasi wisata yang cocok dan direkomendasikan untuk wisata keluarga.

“Swiss merupakan salah satu destinasi yang pastinya memberikan sebuah sensasi yang berbeda, terlebih setelah pandemi. Swiss ini merupakan destinasi yang sangat aman,” kata dia.

Hal tersebut disampaikan oleh Akhsa dalam acara Live Instagram Kompas.com Travel Talk “Liburan Keluarga ke Swiss, Bikin Rencananya Yuk”, Rabu (21/4/2021).

Menurut dia, rasa aman yang diberikan Swiss, baik itu perihal transportasi publik maupun tempat wisata, membuat kegiatan wisata keluarga lebih berkesan lantaran wisatawan akan merasa sangat aman.

“Kalau jalan-jalan sama anak atau orangtua, kita inginnya menikmati liburan tanpa banyak kekhawatiran untuk masalah keamanan,” jelasnya.

Durasi wisata di Swiss untuk keluarga

Sebagai negara yang berbatasan langsung dengan Jerman, Italia, dan Perancis, tidak dapat dipungkiri bahwa Swiss menawarkan sensasi keberagaman yang unik, salah satunya adalah dari bahasa.

Akhsa mengatakan bahwa apabila wisatawan pergi ke daerah yang berbatasan dengan Jerman, mereka dapat melihat bahwa penduduk di sana turut berbahasa Jerman.

Hal yang sama juga dapat dilihat dari daerah-daerah di Swiss yang letaknya berbatasan dengan Italia dan Perancis.

“Di setiap area ini punya keberagaman yang beda-beda dari makanan. Tempat wisatanya sangat banyak,” tutur dia.

Jika ingin menikmati suasana khas Swiss dengan sedikit suasana Jerman, Italia, atau Perancis, serta mencicipi kuliner unik yang nikmat dan berkunjung ke tempat wisata yang menarik, berwisata di sana selama dua minggu dirasa cukup.

Kendati demikian, Akhsa tidak menampik bahwa 14-15 hari wisata di Swiss rasanya akan kurang lantaran pelancong belum dapat menikmati seluruh keunikan Swiss.

“Biasanya masih kurang, apalagi perjalanan dengan keluarga. Kalau bawa keluarga dan anak-anak kecil, kalau buru-buru agak sulit. Biasanya perjalanan sesedikitnya dua minggu itu ideal, cukup oke,” sambung dia.

https://travel.kompas.com/read/2021/04/24/112629427/kenapa-swiss-cocok-untuk-wisata-keluarga

Terkini Lainnya

Panduan Lengkap ke Desa Wisata Koto Kaciak, Simak Sebelum Datang

Panduan Lengkap ke Desa Wisata Koto Kaciak, Simak Sebelum Datang

Travel Tips
Traveloka Resmikan Wahana Baru di Kidzania Jakarta, Ada Diskon 25 Persen

Traveloka Resmikan Wahana Baru di Kidzania Jakarta, Ada Diskon 25 Persen

Travel Update
Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Barcelona Hapus Rute Bus dari Google Maps, Ini Alasannya

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

4 Tips Berkunjung ke Desa Wisata Koto Kaciak, Datang Pagi Hari

Travel Tips
Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Cara Menuju ke Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Jalan Jalan
4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

Travel Tips
Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Travel Update
Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Jalan Jalan
 7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

Jalan Jalan
5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

Travel Tips
Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke