Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Salin Artikel

5 Hal Menarik untuk Dilakukan Saat Berlibur di Kepulauan Amami, Jepang

KOMPAS.com - Kepulauan Amami merupakan salah satu yang terbaik di Jepang. Amami terkenal dengan perpaduan budaya tradisionalnya, yaitu antara Okinawa dan Kagoshima, serta memiliki iklim sub-tropis.

Semua itu membuat para wisatawan merasakan pengalaman yang unik saat berlibur ke Amami, Jepang.

Kepulauan ini merupakan surganya laut yang berwarna biru kehijauan dan pantainya masih asli tak tersentuh. Di sana, wisatawan bisa menikmati susana pulau yang santai sambil menyantap masakan daerah yang lezat.

Pengunjung dapat melihat flora dan fauna, termasuk burung dan mamalia endemik langka yang konon terancam punah.

Ada delapan pulau utama yang membentuk Kepulauan Amami. Berikut lima hal menarik yang bisa kamu lakukan pada empat pulau di antaranya yaitu,  Amami Oshima, Tokunoshima, Okinoerabujima, dan Yoronjima, seperti dilansir dari Goworldtravel.com:

1. Bermain kayak di hutan Bakau Amami (The Amami Mangroves)

Amami Oshima memiliki hutan bakau terbesar kedua di Jepang, dengan luas sebesar 71 hektar.

Hutan bakau tersebut terbentuk saat air Sungai Yakugachi dan Sumiyo bertemu dengan laut. Salah satu cara terbaik untuk menikmati pemandangan hutan bakau ini yaitu dengan naik kayak. 

Saat air pasang, wisatawan dapat mendayung langsung ke jantung hutan. Sementara saat air surut, akan terlihat banyak spesies kepiting dan burung bangau yang berwarna hitam di dataran luas.

Biasanya, bermain kayak akan dipandu oleh para pemandu wisata yang sudah ahli, jadi wisatawan tidak perlu khawatir akan terjatuh atau tersesat.

Aktivitas ini akan berlangsung selama satu jam, berangkat mulai dari Mangrove Park. Sedangkan, jika wisatawan memilih berangkat dari Bandara Amami akan memakan waktu lebih dari satu jam.

Selain itu pengunjung bisa memilih jumlah tempat duduk kayak, mau pilih kayak dengan satu tempat duduk atau dua tempat duduk.  Mereka juga sudah menyiapkan jaket pelampung untuk menjaga keselamatan.

Tidak hanya itu, pengunjung juga bisa melihat Ryukyu ayu (ikan manis) yang terancam punah hidup di perairan hutan bakau tersebut.


2. Safari di Malam Hari

Meski Amami Oshima terkenal sebagai surga pantai, sekitar 95 persen dari pulau ini merupakan hutan. Salah satu hutannya yang paling terkenal ialah Hutan Perawan Kinsakubaru.

Hutan ini depenuhi pepohonan berdaun lebar subtropis berusia lebih dari 100 tahun. Banyak satwa liar, termasuk makhluk langka yang terancam punah yang hidup dalam Hutan Perawan Kinsakubaru.

Di dalam hutan itu, wisatawan juga bisa melihat tikus berduri (Ryukyu), Amami jay, Ryukyu robin, dan katak Ishikawa, katak terindah di Jepang dengan pola warna-warni pada kulitnya.

Pengunjung juga bisa melihat sekilas kelinci Amami yang merupakan keturunan kelinci purba. Saat ini, kelinci Amami hanya ditemukan di pulau Amami Oshima dan pulau Tokunoshima.

Cara terbaik untuk menjelajahi pulau ini adalah safari di malam hari. Safari tersebut biasanya diselenggarakan pemandu wisata lingkungan setempat yang sudah memiliki sertifikat. 
Tur akan berlangsung selama dua jam, dan hanya tersedia Maret-Oktober.

Pada siang hari, Hutan Kinsakubaru jadi tempat wisatawan untuk melakukan shinrin-ryokuseni, yaitu seni menikmati hutan di Jepang yang terbukti meningkatkan kesehatan fisik dan mental.

Pengunjung bisa duduk santai di bawah kanopi hutan, menyaksikan sinar matahari menyinari tanaman hijau, merasakan angin sepoi-sepoi, dan mendengarkan kicau burung yang akan meningkatkan ketenangan.

3. Menikmati pantai-pantai di Pulau Amami

Pasir putih Yoronjima, merupakan salah satu pantai di Kepulauan Amami, yang memiliki air  jernih berwarna biru kehijauan dengan suhu rata-rata 23 derajat Celcius.

Pantai ini menarik perhatian para perenang dan wisatawan yang menyukai snorkeling sepanjang tahun. Meski begitu, pulau ini tetap mempertahankan suasananya yang tenang dan santai

Jika kamu ingin mengunjungi pantai Instagramable terbaik, bisa kunjungi Yurigahama. Namun, pulau ini hanya muncul saat air surut dengan butiran pasir putih berbentuk bintang.

Lebih jauh ke arah utara, Amami Oshima dikelilingi terumbu karang, membuatnya populer untuk snorkeling dan menyelam.

Seperti Pantai Tomori yang memiliki perairan jernih dipenuhi kehidupan laut, pantai ini bisa dituju dalam waktu sekitar 10 menit jika berkendara dari bandara.


4. Belajar membuat gula merah

Sejak lama, gula merah merupakan hal penting bagi Kepulauan Amami. Konon, mereka meyakini bahwa gula merah dibawa ke Amami Oshima sekitar 500 tahun yang lalu.

Kisah itu berawal dari seorang pria asal Kepulauan Amami sedang berlayar menuju Okinawa. Namun karena terkena topan, ia pun hanyut ke China. Di sana, dia tinggal selama 18 bulan dan belajar bagaimana menanam tebu.

Sekembalinya ke Amami, dia membawa tiga bibit tebu dan memulai industri gula merah di daerah setempat.

Hingga hari ini, setiap tahunnya ladang menghasilkan ratusan ton gula merah yang berasal dari varietas putih lembut hingga merah bata, dan hitam pekat.

Gula merah juga memiliki nilai gizi yang tinggi dan rasa manis yang sedikit pedas, menjadikannya populer dan disajikan dalam banyak camilan lokal.

Salah satu tempat untuk mencoba membuat gula merah dari tebu adalah Minpaku Mura, yaitu sebuah kafe yang dikelola oleh Rika dan Teri Hisai.

Tempat ini menampung kelompok-kelompok kecil untuk mencoba mempelajari seluruh proses pembuatan gula merah yang memakan waktu sekitar satu jam. 


5. Menyaksikan proses pembuatan kimono

Pengunjung bisa menyaksikan proses pembuatan kimono di Desa Tamasya Kimono yang bertempat di taman botani tropis, berjarak sekitar 20 menit berkendara dari Bandara Amami. Proses pembuatan kimono tidak berubah dari 1.300 tahun yang lalu.

Pertama, perajin membuat pola rumit pada sutra yang kemudian diwarnai menggunakan ekstrak dari pohon hawthorn lokal Jepang. Sebelum dianyam dengan tangan, bahan tersebut diwarnai dengan lumpur lokal.

Hasilnya adalah kimono hitam abu-abu unik yang sangat dihargai di Jepang karena perawatan yang dilakukan saat membuatnya.

Kamu bisa mencoba membuat kimono sendiri di desa tersebut untuk dibawa pulang sebagai suvenir.

https://travel.kompas.com/read/2021/05/07/101000227/5-hal-menarik-untuk-dilakukan-saat-berlibur-di-kepulauan-amami-jepang

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+