Salin Artikel

Wisatawan Membeludak Saat Libur Lebaran, Kemenparekraf Akan Evaluasi

KOMPAS.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno akan mengevaluasi membeludaknya kunjungan wisatawan ke sejumlah tempat wisata selama periode libur Lebaran 2021 minggu lalu.

“Kemenparekraf menyoroti kunjungan wisatawan di sejumlah destinasi wisata lokal ini adalah langkah yang terus harus kita perbaiki ke depan bahwa masih ada bagian dari destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif yang membeludak (kunjungan wisatannya) selama libur Lebaran 2021,” kata Sandiaga saat Weekly Briefing, Selasa (18/5/2021).

Pihaknya akan melakukan evaluasi dan berharap partisipasi dari pemda (pemerintah daerah), pengelola destinasi, dan sentra ekonomi kreatif, masyarakat, dan semua pemangku kepentingan.

Diharapkan evaluasi tersebut dapat meningkatkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan pada kesempatan-kesempatan berikutnya sebagai persiapan menghadapi situasi pandemi Covid-19 ke depan.

Tiga tahap penerapan protokol kesehatan di destinasi wisata

Hasil pantauan Kemenparekraf terkait penerapan protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability) di lokasi wisata selama libur Lebaran terbagi menjadi tiga tahap.

Pertama, lokasi wisata yang sudah patuh dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat serta disiplin. Kedua, lokasi wisata yang penerapan protokol kesehatannya masih perlu diperbaiki. Dan, ketiga, lokasi wisata yang sama sekali belum menerapkan protokol kesehatan.

Terkait hal tersebut, pemda serta Satgas (satuan tugas) Covid-19 setempat berhak mengambil keputusan tegas serta memberi sanksi bagi pengelola destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif yang melanggar.

Sandiaga mengatakan, pihaknya bisa melihat bagaimana penerapan protokol kesehatan sudah berjalan baik di mal, restoran, hotel, lokasi wisata, dan sentra ekonomi kreatif lainnya.

“Kita juga melihat langkah-langkah antisipatif pemda yang perlu kita apresiasi, seperti di DKI Jakarta dengan penutupan Ancol, Ragunan, dan TMII. Juga langkah-langkah pemda untuk menutup Pantai Anyer, (Pantai) Carita, dan destinasi wisata lainnya di Banten,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Sandiaga juga menyebut sejumlah destinasi lain yang ditutup, yakni Kolam Renang Kenjeran di Jawa Timur, dan Pantai Batu Karas, Water Park HJR, serta kawasan geopark Ciletuh di Jawa Barat.

Berkali-kali mengingatkan

Sandiaga menegaskan bahwa pihaknya sudah berkali-kali mengingatkan pentingnya meningkatkan protokol kesehatan guna mengantisipasi banyaknya wisatawan saat libur Lebaran.

“Alhamdulillah koordinasi dan pelimbahan wewenang ke pemda tereksekusi dengan baik,” tuturnya.

Ia juga berterima kasih kepada masyarakat yang melaporkan pelanggaran penerapan protokol kesehatan dengan mengambil gambar, lalu membagikannya. Hal tersebut membantu pihaknya dalam proses pengambilan keputusan.

“Kami memohon pengertian kepada masyarakat (bahwa) langkah-langkah tersebut diambil karena pengelola destinasi wisata dan pemda memutuskan untuk menekan potensi dan risiko penularan Covid-19,” ujarnya.

https://travel.kompas.com/read/2021/05/19/070700127/wisatawan-membeludak-saat-libur-lebaran-kemenparekraf-akan-evaluasi

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.