Salin Artikel

Pengunjung Wisata Pasir Putih Dalegan Menerapkan Protokol Kesehatan

GRESIK, KOMPAS.com - Wisata pasir putih Dalegan yang berada di Kecamatan Panceng, Gresik, Jawa Timur, tetap menjadi tujuan para wisatawan dalam mengisi waktu libur Hari Raya Waisak, Rabu (26/5/2021). Para pengunjung terlihat sudah sadar diri untuk menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

Pengunjung yang datang sudah mengenakan masker, dalam rangka mencegah penyebaran pandemi Covid-19. Tidak hanya itu, mereka juga sudah menjaga jarak, dengan pihak pengelola wisata tidak hentinya mengingatkan para pengunjung akan pentingnya protokol kesehatan.

"Sudah biasa, memang seharusnya begini untuk menghindari (tertular) dari Covid-19. Ini juga demi kesehatan diri sendiri dan keluarga," ujar salah seorang pengunjung Hadiyanto (39) saat ditemui di lokasi, Rabu.

Sementara, salah seorang pengelola wisata pasir putih Dalegan Afanul Latief mengatakan, sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan maka pihaknya terus mengingatkan para pengunjung agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

Kendati sejauh ini, para pengunjung sudah mulai tertib menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan.

"Kami terus ingatkan kepada para pengunjung mengenai pentingnya protokol kesehatan, supaya kesehatan tetap dapat terjaga bersama dan terhindar dari penularan Covid-19," ucap Latief.

Ditutup selama dua hari

Sebelum kembali dibuka, pantai pasir putih Dalegan bersama dengan wahana wisata lain yang ada di Gresik sempat tutup selama dua hari.

Penutupan itu terjadi pada H+7 lebaran, sesuai himbauan dari pemerintah dalam mencegah penularan Covid-19 pada masa libur lebaran.

"Sebenarnya terasa sekali, sebab pada saat tutup selama dua hari itu biasanya puncak kunjungan orang ke tempat wisata. Sebab, biasanya sehari itu kami dapat pemasukan kotor Rp 300 juta saat libur lebaran," kata Latief.

Namun dikarenakan hal tersebut sudah menjadi himbauan pemerintah guna meminimalisir penularan Covid-19, maka pihak pengelola mengikuti himbauan tersebut demi kesehatan bersama.

Nasib pedagang di kawasan wisata Dalegan

Pihak pengelola juga sempat 'disambati' oleh para pedagang yang berada di sana terkait merosotnya pendapatan mereka sejak pandemi Covid-19 melanda.

Guna meringankan beban para pedagang, pihak pengelola lantas membuat kebijakan untuk menggratiskan sewa stand selama enam bulan bagi para pedagang yang ada di sana.

Meski demikian,  pihak pengelola tetap berharap kepada para pedagang agar menyadari kondisi ini.

"Sebenarnya mereka ingin ada tambahan bantuan lain, tapi untuk saat ini hanya itu yang baru bisa kami lakukan. Sebenarnya sedih juga, sebab pendapatan mereka berkurang drastis, karena pengunjung juga tidak seramai dulu (sebelum pandemi)," tutur Latief.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penerapan protokol kesehatan, pihak pengelola juga mengaku membatasi kunjungan wisatawan.

Mereka hanya memperbolehkan 750 wisatawan berkunjung, dari 5.000 orang sesuai kapasitas tampung yang dimiliki wisata pasir putih Dalegan.

"Itu pun kami buat bergantian. Kalau memang sudah terlihat cukup, maka pengunjung yang baru datang kami stop dulu tidak boleh masuk. Kalau sudah sesuai, ya mohon maaf, terpaksa kami tidak dapat menerima dan tidak menjual tiket lagi," pungkasnya.

https://travel.kompas.com/read/2021/05/27/121500727/pengunjung-wisata-pasir-putih-dalegan-menerapkan-protokol-kesehatan

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.