Salin Artikel

Dinas Pariwisata DIY Dorong Program Work From Desa Wisata

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) siapkan paket work from Yogyakarta hingga work from desa wisata.

Langkah tersebut diambil mengingat tren pariwisata saat ini mengarah ke eco wisata atau wisata alam.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan paket wisata work from Yogyakarta dan work from desa wisata karena memungkinkan untuk bekerja di Yogyakarta.

"Sebetulnya paket work from Yogyakarta didahului beberapa waktu yang lalu itu work from hotel yang sudah dilakukan teman-teman di hotel ada staycation di Yogyakarta," katanya saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Senin (8/6/2021).

Sedangkan, untuk paket wisata work from desa wisata sedang dalam proses perancangan.

"Termasuk desa wisata kita dorong karena tren kembali ke alam, ke eco wisata. Desa wisata sangat bagus dijadikan (lokasi) work from desa wisata," kata dia.

Menurut dia, ada beberapa faktor di Yogyakarta yang mendukung program work from Yogyakarta seperti infrastruktur internet yang memadai, lalu harga makanan yang relatif lebih murah dan memiliki banyak pilihan.

"Menyangkut koneksi internet di Yogyakarta tidak ada masalah. Mungkin infrastruktur lain co-working space atau tempat outdoor untuk aktivitas perkantoran akan kita siapkan," ujarnya.

Ia belum bisa memastikan kapan akan meluncurkan paket work from Yogyakarta maupun work from desa wisata, karena saat ini sedang dalam proses pembahasan.

"Secepatnya kita launching, sekarang baru digarap teman-teman," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus menyiapkan program work from Yogyakarta. 

Upaya untuk kembali menggeliatkan sektor pariwisata itu diharapkan bisa berlangsung pada Juli 2021.

"Target bulan Juli, ini bulan Juni kita sedang proses," kata Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo selepas mendampingi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno berkunjung di Desa Wisata Pentingsari, Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Sabtu (05/06/2021).

Singgih mengatakan, Pemerintah Provinsi DIY sedang menyiapkan agar tempat wisata dan hotel bisa menerapkan protokol kesehatan secara baik saat program itu berjalan.

Menurutnya, sudah ada 269 usaha pariwisata di DIY yang sudah bersertifikat CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability).

"Kalau belum tersertifikasi belum boleh buka, sehingga ini akan membuka satu kesempatan atau kepercayaan diri dari para wisatawan atau para pebisnis yang ingin melakukan work from Yogya," kata Singgih.

Tidak hanya aspek kesehatan, Pemprov DIY juga bakal memperhatikan kepuasan orang yang nantinya ikut dalam program work from Yogyakarta, semisal soal sambungan internet.

https://travel.kompas.com/read/2021/06/08/170900927/dinas-pariwisata-diy-dorong-program-work-from-desa-wisata

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.