Salin Artikel

8 Tips Menuju Puncak Halimun Camp Bogor, Lewat Cikereteg

BOGOR, KOMPAS.com – Puncak Halimun Camp merupakan sebuah tempat kemah terbaru di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang berada di kaki Gunung Gede Pangrango.

Tempat ini memiliki area cottage, serta dua area kemah bernama Camp Salak dan Camp Pangrango yang masing-masing menawarkan pemandangan yang berbeda.

Marketing Puncak Halimun Camp bernama Jack mengatakan, Selasa (8/6/2021), wisatawan yang kemah di tempat itu akan disuguhi panorama dan kehidupan satwa liar di alam yang indah.

“Di sini owa Jawa muncul kalau pagi, di jam 05:00-07:00 pagi masih dengar suaranya. Tidak pernah lihat langsung. Di area lembah terdengar. Curug Cikahuripan juga kedengeran suaranya kalau pagi,” jelas Jack kepada Kompas.com.

Jika ingin berkunjung ke sana, ini dia tipsnya agar perjalanan tetap aman dan nyaman, Rabu (9/6/2021):

1. Lewat Pasar Cikereteg

Jack mengatakan bahwa untuk menuju Puncak Halimun Camp, wisatawan disarankan untuk mengambil arah lewat Cikereteg—tepatnya Pasar Cikereteg.

Sebab jalur yang akan dilewati tidak terlalu bercabang, mulus, dan dapat dilalui oleh dua mobil yang berpapasan.

2. Pakai motor saja

Meski muat untuk dilalui oleh dua mobil, namun jalur dari Kopi Daong menuju tempat kemah ini cukup kecil sehingga hanya bisa dilalui oleh satu mobil saja.

Untuk menghindari kemungkinan kamu akan berpapasan dengan mobil dari arah berlawanan, ada baiknya kamu menggunakan motor atau sepeda.

Tidak hanya itu, kendaraan roda dua juga lebih mudah untuk dinavigasikan jika kamu nyasar karena salah mengikuti petunjuk arah.

3. Hati-hati dengan jalan berbatu

Jalanan di beberapa titik jalur menuju tempat kemah tersebut masih berbatu. Saat Kompas.com berkunjung ke sana lewat Cimande, Jumat (28/5/2021), Kompas.com sempat jatuh dari motor.

Sebab, bebatuan yang ada cukup besar. Tidak hanya itu, kontur tanah pada jalur tidak rata sehingga dapat membuat pengemudi kendaraan kagok.

Meski jalur berbatu dari Cikereteg tidak separah dari arah Cimande, namun kamu tetap harus hati-hati agar tidak terjatuh.

4. Jangan sampai nyasar, patokannya Kopi Daong

Tempat kemah ini berada pada puncak sebuah bukit yang dikelilingi oleh lembah dan hutan belantara. Untuk menuju ke sana, selalu ingat bahwa patokannya adalah Kopi Daong yang letaknya hanya 2 kilometer dari tempat tersebut.

Selain itu, jalan dari tempat ngopi tersebut hanyalah lurus mengikuti jalur utama dan tidak berbelok—kecuali saat menemui peternakan ayam dan sebuah bangunan di dekatnya yang memiliki jalur melingkar.

Kendati demikian, kamu tidak perlu khawatir akan tersasar. Jika salah jalan, kamu hanya akan nyasar ke arah Cimande saja. Di jalur berbatu menuju ke sana juga terdapat warung yang ramai warga setempat.

5. Bawa makanan dan minuman

Tempat kemah ini letaknya cukup jauh dari warung yang ada di jalur berbatu menuju Cimande. Jangan lupa untuk bawa bekal saat berkunjung ke sini.

6. Cek kondisi kendaraan

Sebelum memulai perjalanan, jangan lupa untuk selalu cek kondisi kendaraan supaya tetap prima. Hal ini juga mengurangi kemungkinan mesin mendadak panas, atau mogok di tengah jalan.

7. Isi bensin terlebih dahulu

Tempat pengisian bensin letaknya cukup jauh. Sebelum menuju ke Puncak Halimun Camp, jika bensin sudah berkurang, isilah terlebih dahulu.

8. Cek perkiraan cuaca

Apabila ingin menikmati pemandangan Gunung Salak dan Gunung Gede Pangrango tanpa halangan, cek perkiraan cuaca dan pastikan bahwa cuaca pada saat berkunjung adalah cerah.

Harga tiket masuk Puncak Halimun Camp

Puncak Halimun Camp buka setiap hari biasa pukul 07:00-18:00 WIB, dan akhir pekan pada 07:00 WIB hingga malam hari. Harga tiket masuknya saat ini adalah gratis apabila hanya berkunjung untuk melihat-lihat pemandangan.

“Kami pikir memang sekarang tidak banyak (spot foto) yang ada di Puncak Halimun Camp. Wisatawan yang dapat untuk melihat-lihat saja tidak kami ambil tiket. Setiap pengunjung yang datang dan pulang hari itu juga, tidak menginap, gratis,” tutur Jack.

Harga camping di Puncak Halimun Camp adalah Rp 25.000 per orang untuk yang membawa peralatan sendiri. Nominal sudah termasuk tiket masuk, air keran untuk masak, dan gratis parkir kendaraan dan helm.

Sementara untuk campervan, harga sewa areanya adalah Rp 45.000 per mobil dan tiket masuk Rp 25.000 per orang.

Jika tidak memiliki peralatan kemah, ada Paket Ceria Rp 300.000 per empat orang termasuk tenda, kompor portable, selimut atau sleeping bag, matras, tiket masuk, alat masak, dan air keran untuk masak.

Lalu nominal tersebut juga termasuk gratis satu kaleng gas kompor portable, gratis parkir kendaraan dan penitipan helm, serta gratis air mineral satu liter.

Untuk yang datang bertiga, ada paket seharga Rp 250.000 dengan kelengkapan yang sama dengan Paket Ceria.

“Untuk One Day Trip, itu untuk kegiatan-kegiatan. Misal ada tamu yang kegiatannya seharian untuk outbound dan pulang sore hari. Untuk grup yang ingin beraktivitas di luar ruangan seharian penuh. Biasanya grup minimal 30 orang, harga menyesuaikan,” pungkas Jack.

Apabila ingin mengetahui lebih lanjut, kamu bisa mengikuti akun Instagram @puncak_halimuncamp atau menghubungi WhatsApp Jack +62812-1838-4002.

https://travel.kompas.com/read/2021/06/10/071000327/8-tips-menuju-puncak-halimun-camp-bogor-lewat-cikereteg

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

Jalan Jalan
Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Travel Update
Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Travel Update
Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Travel Update
Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Travel Update
2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Travel Update
Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Travel Update
Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Travel Update
6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

Jalan Jalan
4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

Travel Tips
Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Travel Update
5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

Jalan Jalan
Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

Jalan Jalan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.