Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

6 Tips Mendaki Gunung Prau via Igirmranak, Siapkan Senter walau Siang

KOMPAS.com – Gunung Prau merupakan primadona bagi sebagian besar pendaki Indonesia.

Hal itu karena, selain menyajikan pemandangan yang begitu indah, menuju kawasan puncak Gunung Prau pun cukup mudah dijangkau.

Jika mendaki Gunung Prau via Igirmranak, Wonosobo, waktu tempuhnya hanya sekitar empat jam.

Kompas.com sempat menjajal mendaki Gunung Prau seorang diri melalui jalur ini pada Rabu (2/6/2021). Berikut tips mendaki Gunung Prau via Igirmranak:

1. Lengkapi perlengkapan pendakian

Meski jalur pendakiannya relatif mudah, Prau adalah gunung yang dingin. Terlebih pada malam hari. Udara akan sangat dingin, meski sudah ada di dalam tenda.

Oleh karena itu, perlengkapan pendakian yang dibawa haruslah lengkap. Sleeping bag dan jaket tahan dingin wajib dibawa jika tidak ingin terkena hipotermia.

2. Siapkan senter, meski siang hari

Biasanya para pendaki gunung akan mulai menyiapkan senternya saat hari mulai gelap. Namun, saat mendaki Gunung Prau via Igirmranak pada siang hari, senter hendaknya tetap disiapkan.

Itu karena jalur pendakian Gunung Prau via Igirmranak akan melewati goa atau terowongan dari semak yang lebat. Kondisi di dalam terowongan pun cukup gelap. Bahkan ada terowongan yang cukup panjang, yakni Sudung Kemnin.

Senter pun sebaiknya dinyalakan saat berjalan di dalam terowongan agar pendaki tidak tersandung atau salah pijak yang menyebabkan cedera.

3. Waktu terbaik: Mendaki siang atau sore hari

Kompas.com memulai pendakian pada pukul 15.00 WIB. Saat tiba di Bukit Cendani (atas Pos 2), Kompas.com mendapat bonus panorama sunset atau matahari terbenam yang menawan.

Kamu bisa mendaki di waktu yang sama untuk mendapat bonus sunset. Paginya saat kamu sudah sampai di puncak, jika cuaca cerah maka sunrise akan terlihat begitu indah.

Mendaki siang hari pun bisa dilakukan untuk mendapat bonus sunset dan sunrise. Jika mendaki siang dan sampai kawasan puncak pada sore hari, kamu bisa menikmati sunset dari puncak bukit area sabana sebelah utara tempat camping.

4. Pakai sepatu atau sandal gunung

Sepatu atau sandal gunung sebaiknya menjadi alas kaki yang dipakai saat mendaki Gunung Prau via Igirmranak.

Itu karena pijakan cukup licin di beberapa titik, sehingga butuh alas kaki yang tepat untuk melaluinya.

Beberapa titik yang licin adalah menuju Bukit Roto Dowo (Pos 3) dari Bukit Cendani dan di tanjakan terjal terakhir setelah Bukit Roto Dowo atau pertemuan dengan jalur Wates.

5. Kalau bisa, hindari mendaki pada hari libur

Mendaki gunung memang menjadi alternatif aktivitas yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu libur.

Namun, jika mendaki Gunung Prau, kamu sebaiknya menghindari melakukannya pada hari libur.

Itu karena akan ada banyak sekali pendaki yang naik ke Gunung Prau. Bisa jadi kamu akan kesulitan mendapat tempat mendirikan tenda dan spot foto saat area camping Gunung Prau penuh pendaki seperti pasar.

6. Bawa turun sampah dan jangan bawa tisu basah

Pengelola pendakian Gunung Prau dari jalur mana pun telah sepakat untuk menerapkan sanksi tegas bagi mereka yang tidak membawa turun sampah.

Di jalur Igirmranak, jika pendaki tidak membawa turun sampah, mereka wajib bersih-bersih desa selama dua hari.

Adapun semua pengelola jalur pendakian Gunung Prau juga telah sepakat untuk melarang penggunaan tisu basah.

Kamu bisa membawa tisu kering yang disemprot dengan hand sanitizer sebagai pengganti tisu basah. Namun, bekas tisu tetap harus dibawa turun.

https://travel.kompas.com/read/2021/06/17/131523127/6-tips-mendaki-gunung-prau-via-igirmranak-siapkan-senter-walau-siang

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Air di Venesia Mendadak Berubah Warna Jadi Hijau Neon

Air di Venesia Mendadak Berubah Warna Jadi Hijau Neon

Travel Update
Garuda Indonesia Akan Luncurkan Pesawat Pikachu dari Pokemon

Garuda Indonesia Akan Luncurkan Pesawat Pikachu dari Pokemon

Travel Update
5 Tips Berkunjung ke Krakatau Park Lampung, Bisa Dapat Diskon TiketĀ 

5 Tips Berkunjung ke Krakatau Park Lampung, Bisa Dapat Diskon TiketĀ 

Jalan Jalan
Melihat Koleksi Museum Multatuli, Ada Buku Asli 'Max Havelaar'

Melihat Koleksi Museum Multatuli, Ada Buku Asli "Max Havelaar"

Jalan Jalan
Kursi Kereta Ekonomi Tak Lagi Tegak, Kapan Bisa Dicoba Penumpang?

Kursi Kereta Ekonomi Tak Lagi Tegak, Kapan Bisa Dicoba Penumpang?

Travel Update
Tak Cuma Baca Buku, Ini 5 Aktivitas Seru di Perpustakaan Nasional

Tak Cuma Baca Buku, Ini 5 Aktivitas Seru di Perpustakaan Nasional

Jalan Jalan
Embun Upas Muncul di Gunung Bromo, Suhu Capai 5 Derajat Celsius

Embun Upas Muncul di Gunung Bromo, Suhu Capai 5 Derajat Celsius

Travel Update
Video Viral Singa di Faunaland Ancol Tampak Sakit, Ini Penjelasan Pengelola

Video Viral Singa di Faunaland Ancol Tampak Sakit, Ini Penjelasan Pengelola

Travel Update
DAMRI Operasikan 178 Armada untuk Layani 157.000 Calon Jemaah Haji

DAMRI Operasikan 178 Armada untuk Layani 157.000 Calon Jemaah Haji

Travel Update
Apakah Paspor Biasa Bisa Digunakan untuk Umrah dan Haji?

Apakah Paspor Biasa Bisa Digunakan untuk Umrah dan Haji?

Travel Tips
5 Aktivitas di Krakatau Park Lampung, Bisa Main dan Belajar

5 Aktivitas di Krakatau Park Lampung, Bisa Main dan Belajar

Jalan Jalan
Pameran Seni Karakter Hantu Akan Digelar mulai 15 Juni di Jakarta

Pameran Seni Karakter Hantu Akan Digelar mulai 15 Juni di Jakarta

Travel Update
Indonesia Akan Usulkan Geopark Kebumen dan Geopark Meratus ke UNESCO

Indonesia Akan Usulkan Geopark Kebumen dan Geopark Meratus ke UNESCO

Travel Update
Pengalaman Naik ke Lantai 24 Perpusnas, Perpustakaan Tertinggi di Dunia

Pengalaman Naik ke Lantai 24 Perpusnas, Perpustakaan Tertinggi di Dunia

Hotel Story
Asiana Airline Tak Lagi Jual Kursi Dekat Pintu Darurat supaya Tidak Dibuka Sembarangan

Asiana Airline Tak Lagi Jual Kursi Dekat Pintu Darurat supaya Tidak Dibuka Sembarangan

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+