Salin Artikel

Idul Adha, KA Jarak Jauh Daop 1 Jakarta Hanya Layani Pekerja Sektor Esensial dan Kritikal

KOMPAS.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI memiliki aturan terkait perjalanan KA Jarak Jauh periode Hari Raya Idul Adha dengan keberangkatan 20-25 Juli 2021.

Berdasarkan siaran pers yang Kompas.com terima, Senin (19/7/2021), aturan berdasarkan Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor 42 Tahun 2021.

SE Kemenhub Nomor 42 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19.

SE tersebut telah menetapkan perjalanan KA Jarak Jauh yang hanya diperuntukkan bagi pelaku perjalanan yang bekerja di sektor esensial dan kritikal, serta untuk kepentingan mendesak dengan usia penumpang di atas 18 tahun.

“Sesuai Instruksi Mendagri Nomor 18 Tahun 2021, bidang yang menjadi sektor esensial adalah keuangan dan perbankan, pasar modal, TI dan komunikasi, perhotelan non penanganan karantina Covid-19, dan Industri orientasi ekspor,” kata Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa.

Sementara itu, sektor kritikal mencakup kesehatan, keamanan dan ketertiban masyarakat, penanganan bencana, energi, logistik, transportasi, serta makanan, minuman, dan penunjangnya.

Ada juga pupuk dan petrokimia, semen dan bahan bangunan, obyek vital nasional, proyek strategis nasional, konstruksi, dan utilitas dasar.

Untuk keadaan mendesak, yang dimaksud adalah pasien dengan kondisi sakit keras dan ibu hamil yang didampingi oleh satu anggota keluarga.

“(Lalu) kepentingan persalinan yang didampingi maksimal 2 orang, dan pengantar jenazah non Covid-19 dengan jumlah maksimal 5 orang,” sambung Eva.

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut syarat naik KA Jarak Jauh selama Idul Adha keberangkatan dari Daop 1 Jakarta:

Penumpang kepentingan mendesak

  • Surat rujukan dari rumah sakit, atau
  • Surat pengantar dari perangkat daerah setempat, atau
  • Surat keterangan kematian, atau
  • Surat keterangan lainnya

Selain surat di atas, ketentuan lain yang perlu dilakukan adalah menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes PCR yang sampelnya diambil maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan.

Alternatifnya adalah menunjukkan surat keterangan hasil negatif rapid antigen yang sampelnya diambil maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

“Khusus pelanggan KA Jarak Jauh di Pulau Jawa, memiliki bukti telah melakukan vaksin pertama dalam bentuk kartu vaksin, sertifikat elektronik, atau bukti vaksin elektronik lainnya,” papar Eva.

Adapun, bukti vaksinasi Covid-19 tersebut harus menyatakan bahwa calon penumpang telah disuntik vaksin minimal dosis pertama.

Namun, syarat kartu vaksin dikecualikan bagi pelanggan yang tidak atau belum divaksin dengan alasan medis yang dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter spesialis, dan pelanggan dengan kepentingan mendesak.

https://travel.kompas.com/read/2021/07/19/153937127/idul-adha-ka-jarak-jauh-daop-1-jakarta-hanya-layani-pekerja-sektor-esensial

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masuk 50 Besar ADWI 2022, Desa Buluh Duri di Sergai Punya Wisata Rafting

Masuk 50 Besar ADWI 2022, Desa Buluh Duri di Sergai Punya Wisata Rafting

Jalan Jalan
Taman Lembah Dewata Lembang, Berkuda Sambil Menikmati Keindahan Alam

Taman Lembah Dewata Lembang, Berkuda Sambil Menikmati Keindahan Alam

Jalan Jalan
4 Tips Agar Harga Tiket Pesawat Murah, Pesan Hari Senin

4 Tips Agar Harga Tiket Pesawat Murah, Pesan Hari Senin

Travel Tips
Panduan Wisata ke Stone Park Turunan Gunungkidul, Yogyakarta

Panduan Wisata ke Stone Park Turunan Gunungkidul, Yogyakarta

Travel Tips
Banyak Wisatawan Kena Serangan Jantung di TN Komodo, Pemda Perkuat Sektor Kesehatan

Banyak Wisatawan Kena Serangan Jantung di TN Komodo, Pemda Perkuat Sektor Kesehatan

Travel Update
10 Kota Paling Layak Huni di Dunia 2022, Ada dari Asia

10 Kota Paling Layak Huni di Dunia 2022, Ada dari Asia

Travel Update
Mengenal Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti di Sumatera Utara

Mengenal Rumah Adat Puri Melayu Sri Menanti di Sumatera Utara

Jalan Jalan
Berwisata ke Bantul, Ada Argowisata Kebun Jeruk Keprok

Berwisata ke Bantul, Ada Argowisata Kebun Jeruk Keprok

Jalan Jalan
3.000 Wisatawan Kunjungi Aceh Tengah berkat Libur Sekolah

3.000 Wisatawan Kunjungi Aceh Tengah berkat Libur Sekolah

Travel Update
Syarat Terbaru dan Prosedur Masuk Jepang untuk Wisatawan Indonesia, Bebas Karantina

Syarat Terbaru dan Prosedur Masuk Jepang untuk Wisatawan Indonesia, Bebas Karantina

Travel Update
Sensasi Melihat Lomba Skateboard dan Matahari Terbenam di Labuan Bajo

Sensasi Melihat Lomba Skateboard dan Matahari Terbenam di Labuan Bajo

Travel Update
10 Satwa Endemik Indonesia, Bisa Ditemukan di Berbagai Wilayah

10 Satwa Endemik Indonesia, Bisa Ditemukan di Berbagai Wilayah

Jalan Jalan
Umbul-umbul Podang Ngisep Sari Gunungkidul, Bukan Bendera Biasa

Umbul-umbul Podang Ngisep Sari Gunungkidul, Bukan Bendera Biasa

Jalan Jalan
4 Tips Wisata ke Taman Ismail Marzuki Jakarta, Naik Transportasi Umum

4 Tips Wisata ke Taman Ismail Marzuki Jakarta, Naik Transportasi Umum

Travel Tips
Mengenal Candi Singosari, Salah Satu Ikon Kabupaten Malang

Mengenal Candi Singosari, Salah Satu Ikon Kabupaten Malang

Jalan Jalan
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.