Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Pendaki Kena Blacklist 5 Tahun di Gunung Sindoro, Pura-pura Sakit demi Konten TikTok

KOMPAS.com – Seorang pendaki berinisial IFP asal Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, dilarang mendaki selama lima tahun di Gunung Sindoro karena pura-pura sakit demi konten TikTok.

“Soal blacklist lima tahun memang betul. Pendaki meminta evakuasi di Pos 3, setelah pihak basecamp melakukan pertolongan pertama yang katanya masih mengeluh kesakitan, tetapi malah buat video TikTok,” jelas seorang perwakilan dari Basecamp Ndoro Arum, jalur pendakian Gunung Sindoro via Banaran, Jumat (20/8/2021).

Kronologi pelarangan IFP untuk mendaki Gunung Sindoro dari semua basecamp Gunung Sindoro bermula saat dia meminta evakuasi di pos 3 pada Selasa (17/8/2021).

Setibanya di atas Pos 1, ranger memutuskan untuk memandu survivor agar cepat sampai basecamp. Kemudian, dia diantar oleh ojek dari Pos 1 menuju Basecamp Ndoro Arum.

“Sesampainya di basecamp, dianya jalan normal seolah-olah tidak ada gejala keseleo. Sedangkan personel di basecamp bersiap melakukan pertolongan lanjutan,” kata perwakilan basecamp tersebut.

Setelah itu, pendaki tersebut langsung berjalan ke arah parkiran untuk mengambil motor dan kembali ke rumah sebelum kembali lagi ke basecamp.

“Dia kembali ke basecamp dengan berkendara tidak sopan dan mengganggu masyarakat untuk mengambil helm,” jelas dia.

Adapun, IFP berkendara dengan cepat di area pemukiman yang sedang ramai. Tepatnya di jalur samping basecamp yang memiliki tempat mengaji untuk anak-anak.

Sekembalinya di Basecamp Ndoro Arum, dia memarkirkan motor di tengah jalan meski sudah diperingatkan oleh para petugas.

“Sudah diperingatkan dari pihak basecamp malah berperilaku tidak sopan. Ada salah satu pihak basecamp mengingatkan, 'Jangan parkir di tengah jalan, mas' tapi dia tidak mendengarkan. Terus dia langsung pulang dengan terburu-buru,” jelas perwakilan basecamp tersebut.

Selain berpura-pura sakit demi konten TikTok, ugal-ugalan saat berkendara di area ramai warga, dan mengabaikan petugas basecamp, IFP juga melanggar aturan basecamp yakni tidak membawa turun sampah.

“Dari pihak basecamp tidak menghubungi, kita langsung unggah ke media sosial buat efek jera,” tutup perwakilan Basecamp Ndoro Arum.

Sebagai informasi, pendakian Gunung Sindoro via Ndoro Arum sudah dibuka kembali dengan kuota maksimal 40 pendaki per hari.

Pada masa pandemi seperti saat ini, pastikan saat mendaki tetap melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yaitu dengan mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, serta tidak bepergian jika demam atau suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius.

https://travel.kompas.com/read/2021/08/20/192624027/pendaki-kena-blacklist-5-tahun-di-gunung-sindoro-pura-pura-sakit-demi-konten

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+