Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Museum Radya Pustaka Tutup, Konsultasi Weton Jawa Buka Secara Virtual

KOMPAS.com – Museum Radya Pustaka Surakarta di Kota Solo, Jawa Tengah masih menutup pintunya bagi wisatawan yang hendak berkunjung.

Alhasil, peminat weton Jawa dan mereka yang ingin dibacakan wetonnya harus mengurungkan niat melancong ke sana.

Filolog dan Konsultan Pawukon di Museum Radya Pustaka Surakarta bernama Totok Yasmiran mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir lantaran konsultasi weton bisa dilakukan secara virtual.

“Memang selama pandemi ini, layanan kunjungan museum ditiadakan sementara. Akan tetapi untuk keperluan konsultasi weton, tetap dibuka secara daring melalui WhatsApp atau video call,” ungkapnya kepada Kompas.com, Minggu (29/8/2021).

Saat konsultasi weton atau pawukon, masyarakat bisa menanyakan apa pun seperti pencarian weton menggunakan kalender Jawa dan perjodohan, terutama untuk keperluan mengadakan acara pernikahan.

Selanjutnya, masyarakat juga bisa bertanya seputar hari untuk khitanan, boyongan, pindah rumah, mendirikan rumah, memulai usaha baru, penghitungan peringatan selamatan orang meninggal dunia, dan menanyakan pekerjaan yang cocok.

“Lalu pemberian nama untuk bayi, seputar masalah keluarga seperti suami dan istri yang kurang harmonis atau kenakalan anak, hingga pemilihan hari untuk operasi caesar yang teutnya atas saran dari dokter,” ucap Totok.

Totok menuturkan bahwa layanan tersebut tidak bersifat komersial. Dia bahkan tidak memasang tarif untuk konsultasi weton dan pawukon atau horoskop Jawa.

Jika ada yang ingin memberikan tanda terima kasih, dia akan menerima. Namun, jika yang memberikan tengah mengalami kesulitan, dia akan menolaknya.

“Lho dia sendiri mengalami kesusahan, ya enggak sampai hati lah (untuk nerima). Saya selalu ikhlas dalam pelayanan,” ujar dia.

Layanan konsultasi weton di Museum Radya Pustaka

Totok mengungkapkan bahwa layanan konsultasi weton dan pawukon di Museum Radya Pustaka sebagai museum tertua di Indonesia, sudah ada sejak lama.

Bahkan, layanan tersebut telah menjadi daya tarik tersendiri yang menarik perhatian dari wisatawan yang belum familiar dengan hal tersebut, serta mereka yang belum pernah berkunjung ke museum.

Adanya layanan konsultasi weton dan pawukon memberi kesan tersendiri. Akhirnya, lanjut Totok, banyak wisatawan yang berkunjung kembali ke sana.

“Sebelum 2019, konsultasi pawukon dilayani setiap hari sesuai jam buka museum. Kecuali Senin karena museum libur. Setelah 2019, konsultasi hanya dilakukan pada Jumat, Sabtu, dan Minggu,” ucapnya.

Adapun, perubahan jadwal konsultasi lantaran fokus utama Totok sebagai seorang Filolog adalah pada layanan pengunjung yang mengadakan penelitian naskah kuno.

Selanjutnya pengunjung yang melakukan kegiatan seputar alih aksara, dan penerjemahan naskah atau pustaka klasik.

Jika ingin konsultasi weton atau pawukon secara daring, kamu bisa langsung menghubungi Totok via WhatsApp +62818-0444-0051.

https://travel.kompas.com/read/2021/08/30/080800527/museum-radya-pustaka-tutup-konsultasi-weton-jawa-buka-secara-virtual

Terkini Lainnya

Arus Balik, Jumlah Penumpang di Bandara Depati Amir Bangka Belitung Naik Signifikan

Arus Balik, Jumlah Penumpang di Bandara Depati Amir Bangka Belitung Naik Signifikan

Travel Update
Itinerary Seharian di Danau Maninjau, Bisa Kemana Aja?

Itinerary Seharian di Danau Maninjau, Bisa Kemana Aja?

Itinerary
Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka: Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket Terkini

Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka: Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket Terkini

Jalan Jalan
Wahana Baru Garden Trem di Wisata Selecta Kota Batu Diserbu Pengunjung

Wahana Baru Garden Trem di Wisata Selecta Kota Batu Diserbu Pengunjung

Travel Update
Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Travel Update
85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

Travel Update
KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

Travel Update
Sri Sultan HB X Gelar 'Open House' untuk Umum Pekan Depan

Sri Sultan HB X Gelar "Open House" untuk Umum Pekan Depan

Travel Update
5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

Travel Update
Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Travel Update
10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

Travel Update
6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

Travel Tips
Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Hotel Story
 Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Travel Update
8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke