Salin Artikel

Pembatasan Domisili di Tempat Wisata Banyumas Bikin Kunjungan Sepi

KOMPAS.com – Kabupaten Banyumas di Jawa Tengah baru membuka kembali satu tempat wisata secara resmi yakni Lokawisata Baturraden melalui tahap uji coba selama PPKM.

Pembukaan tempat wisata ini sudah berlangsung sejak 28 Agustus 2021. Meski begitu, jumlah kunjungan terbilang masih sangat sepi hingga kini karena adanya pembatasan domisili wisatawan.

“Wisatawan yang masuk biasanya ribuan untuk Sabtu dan Minggu, kemarin selama uji coba hanya 105-106 orang, di bawah 200 orang,” kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas Asis Kusumandani, Rabu (22/9/2021).

  • Objek Wisata Tutup Selama PPKM, Pelaku Wisata di Banyumas Diminta Sabar
  • Resep Membuat Tempe Mendoan Khas Banyumas
  • Bangga Disebut Mental Tempe, Datanglah ke Banyumas
  • Belum Dibuka, 42 Tempat Wisata di Banyumas Masih Lakukan Verifikasi Prokes

Sementara untuk kunjungan pada Senin sampai Jumat, jumlahnya berada di bawah 30 wisatawan. Menurut dia, hal ini terjadi karena tempat wisata hanya menerima pengunjung dari Banyumas saja.

Adapun, Lokawisata Baturraden memiliki luas sekitar 16,8 hektare dengan kawasan yang bisa dijamah manusia sekitar lima hektare.

“Dengan aturan jaga jarak 1 sampai 2 meter, kan logikanya bisa menampung 25.000 orang. Ini hanya 16, bahkan 13 wisatawan karena dibatasi hanya dari Banyumas saja,” jelas Asis.

Lebih lanjut, aturan pembatasan domisili bagi pengunjung menurutnya juga menyulitkan orang-orang dari luar Banyumas yang ingin liburan.

Baru-baru ini, sambung Asis, ada kejadian munculnya wisatawan dari Kendal dan Bandung yang ditolak kehadirannya.

“Kita tidak bolehkan masuk, tapi kasihan karena mereka sudah vaksin juga. Kita tidak berani. Yang datang ada 16 orang, yang ditolak (karena aturan domisili) ada 50 orang. Yang ditolak jumlahnya lebih banyak,” ujar dia.

Lokawisata Baturraden sudah dibuka kembali sejak akhir Agustus lalu. Kendati demikian, pembukaan hanya dikhususkan bagi wisatawan asal Banyumas.

Melansir Kompas.com, Sabtu (28/8/2021), pada hari pertama pembukaan kembali tempat wisata, banyak wisatawan luar daerah yang kecele.

Salah satunya adalah seorang pengunjung asal Kabupaten Garut, Jawa Barat bernama Siti yang tidak bisa masuk meski sudah menunjukkan bukti vaksin Covid-19 dan hasil negatif rapid antigen.

“Kebetulan saya baru nengok anak yang kuliah di sini. Jadi nengok anak sambil jalan-jalan, tapi yang boleh masuk hanya anak saya,” ungkap dia.

Ada juga seorang pengujung asal Kabupaten Purbalingga bernama Rouf yang datang bersama isitrnya. Mereka juga ditolak meski sudah divaksin lengkap.

https://travel.kompas.com/read/2021/09/23/121400627/pembatasan-domisili-di-tempat-wisata-banyumas-bikin-kunjungan-sepi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beda Fasilitas First Class dan Business Class di Pesawat yang Hampir Mirip

Beda Fasilitas First Class dan Business Class di Pesawat yang Hampir Mirip

Travel Tips
Produk Lokal Labuan Bajo Diupayakan Bisa Masuk Hotel dan Restoran

Produk Lokal Labuan Bajo Diupayakan Bisa Masuk Hotel dan Restoran

Travel Update
Spanyol Wajibkan Vaksin Booster untuk Turis Asing Mulai Februari

Spanyol Wajibkan Vaksin Booster untuk Turis Asing Mulai Februari

Travel Update
Kebun Binatang Ini Jadikan Kecoak sebagai Promo Valentine

Kebun Binatang Ini Jadikan Kecoak sebagai Promo Valentine

Jalan Jalan
Syarat Bawa Hewan di Pesawat dari 4 Maskapai Penerbangan di Indonesia

Syarat Bawa Hewan di Pesawat dari 4 Maskapai Penerbangan di Indonesia

Travel Tips
India Perpanjang Larangan Penerbangan Internasional hingga 28 Februari

India Perpanjang Larangan Penerbangan Internasional hingga 28 Februari

Travel Update
Serunya Memancing Kakap dan Kuwe 'Giant Trevally' di Belitung Timur

Serunya Memancing Kakap dan Kuwe "Giant Trevally" di Belitung Timur

Jalan Jalan
Pelabuhan Nongsapura Batam Dinilai Siap untuk Travel Bubble

Pelabuhan Nongsapura Batam Dinilai Siap untuk Travel Bubble

Travel Update
Rute dan Harga Tiket KidZania Jakarta, Banyak Promo Menarik

Rute dan Harga Tiket KidZania Jakarta, Banyak Promo Menarik

Travel Tips
10 Rekomendasi Hotel Kekinian di Bandung, Mulai Rp 300.000-an

10 Rekomendasi Hotel Kekinian di Bandung, Mulai Rp 300.000-an

Jalan Jalan
Pertama Kali ke Luar Negeri? Jangan Lupa Lakukan 5 Hal Ini

Pertama Kali ke Luar Negeri? Jangan Lupa Lakukan 5 Hal Ini

Travel Tips
Bandara Halim Perdanakusuma Tutup Sementara per 26 Januari

Bandara Halim Perdanakusuma Tutup Sementara per 26 Januari

Travel Update
Berwisata ke Danau Toba Naik DAMRI, Ini Rute dan Tarifnya

Berwisata ke Danau Toba Naik DAMRI, Ini Rute dan Tarifnya

Travel Promo
Pertama Kali Naik Pesawat? Ini 10 Tahap Naik Pesawat dari Berangkat sampai Tujuan

Pertama Kali Naik Pesawat? Ini 10 Tahap Naik Pesawat dari Berangkat sampai Tujuan

Travel Tips
Ketahui, Daftar Tarif Parkir Resmi di Yogyakarta Sesuai Lokasinya

Ketahui, Daftar Tarif Parkir Resmi di Yogyakarta Sesuai Lokasinya

Travel Update
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.