Salin Artikel

Saptawara Campervan, Sensasi Kemah di Mobil Antik

KOMPAS.com - Campervan menjadi salah satu tren wisata yang kini cukup marak di Yogyakarta. Wisatawan dapat menemukan beragam pilihan campervan dengan berbagai fasilitas dan atraksi.

Campervan atau van kemping merupakan kendaraan berupa mobil atau karavan yang menyediakan akomodasi untuk beristirahat di dalamnya.

Salah satu van kemping yang menawarkan fasilitas lengkap di Yogyakarta adalah Saptawara Campervan.

Saptawara Campervan menawarkan sensasi berkemah di dalam mobil antik sambil menikmati suasana alam di Kota Yogyakarta. Campervan ini secara spesifik menggunakan mobil Volkswagen (VW) sebagai akomodasi utama untuk wisatawan.

"Sebenarnya di Yogyakarta memang sudah banyak campervan semacam ini. Bedanya kami secara spesifik hanya menggunakan mobil VW Combi, dengan fasilitas yang sama lengkapnya," tutur Bagas, salah satu pendiri Saptawara Campervan saat dihubungi Kompas.com, Kamis (30/9/2021).

Bagas mengungkapkan bahwa berdirinya Saptawara Campervan ini berawal dari hobi dan kecintaannya pada mobil VW.

Saptawara Campervan didirikan oleh enam orang anggota Komunitas Volkswagen Jogja (KVJ) pada akhir 2020 silam. Gagasan tersebut muncul setelah pandemi membuat banyak kegiatan komunitas tak dapat berjalan seperti biasa.

"Gara-gara pandemi ini, akhirnya Desember 2020 lalu muncul ide untuk membuat campervan dengan teman-teman. Sekitar bulan Februari sampai Maret kami melakukan persipan, dan akhirnya bulan April mulai bisa berjalan," jelasnya. 

Penggunaan mobil VW Combi ini juga menjadi daya tarik tersediri bagi wisatawan. Selain penampilannya yang menarik, mobil ini termasuk salah satu tipe yang diminati pencinta mobil tua.

Saptawara Campervan menawarkan enam lokasi camping dengan atraksi dan kondisi geografis yang berbeda-beda.

Bagas menerangkan, pihaknya telah bekerja sama dengan pengelola enam obyek wisata tersebut. Sehingga, wisatawan dapat memanfaatkan fasilitas umum seperti toilet dan musala.

"Semuanya menarik dan punya kelebihan masing-masing. Jadi tergantung pelanggan mintanya di lokasi yang seperti apa," ujar Bagas.

Lokasi kemah tersebut mencakup wilayah pegunungan, danau, dan sungai. Adapun empat lokasi favorit wisatawan adalah Watu Tapak, Kali Ayu, Waduk Sermo, dan Nawang Jagad.

Saptawara Campervan menawarkan harga sewa mulai dari Rp 3,4 juta per malam untuk satu mobil.

Dengan harga tersebut, wisatawan dapat menikmati fasilitas berupa satu unit mobil berkapasias 4 orang, bebas biaya bahan bakar, dan layanan supir yang siap mengantar serta mendampingi sepanjang kegiatan kemah.

Selain itu, wisatawan juga bisa menikmati BBQ party serta api unggun. Mereka dapat meminta tenda tambahan jika diperlukan.

Saptawara Campervan juga menawarkan beberapa paket hiburan lainnya seperti city tour dan sesi foto.

Wisatawan dapat melakukan reservasi secara online melalui WhatsApp, email, dan akun Instagram resmi Saptawara Campervan.

"Selama admin kami belum tidur, kami siap menerima pesanan," imbuh Bagas.

Pihak pengelola juga menyediakan fasilitas berupa penjemputan, baik di bandara, stasiun, maupun hotel. Lokasi penjemputan ini dirancang fleksibel sesuai keinginan pelanggan.

Bagi wisatawan yang berminat mencoba keseruan Saptawara Campervan jangan lupa untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku, seperti memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mencuci tangan dengan sabun.

https://travel.kompas.com/read/2021/10/02/211000227/saptawara-campervan-sensasi-kemah-di-mobil-antik

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Jalan Jalan
Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Travel Update
Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Travel Update
Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Travel Update
Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Travel Update
Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Travel Update
Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Travel Update
Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Travel Update
Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Travel Update
Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips
4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

Jalan Jalan
The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

Jalan Jalan
Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan Jalan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.