Salin Artikel

Jepang akan Terima Turis Asing yang Sudah Divaksin Covid-19

KOMPAS.com – Jepang akan membuka perbatasannya bagi turis asing yang sudah divaksin Covid-19 lengkap. Melansir Travel Pulse, Senin (3/10/2021), mereka juga perlu menunjukkan bukti vaksinasi yang diterima oleh pemerintah Jepang.

Diberitakan CNN, Selasa (28/9/2021), hal itu diumumkan Menteri Kesehatan Jepang, Rabu (22/9/2021) yang setuju untuk melonggarkan pembatasan masuk bagi pelancong yang sudah divaksin lengkap.

  • 6 Fakta Gunung Fuji, Ikon Jepang yang Ternyata Pernah Meletus
  • Restoran Tema Demon Slayer Bakal Hadir di Universal Studios Jepang
  • Jangan Lakukan 10 Hal Ini Saat Berkunjung ke Jepang

Adapun, vaksin Covid-19 yang diterima di Negeri Sakura hanyalah Pfizer, Moderna, dan AstraZeneca. Mereka tidak menerima vaksin Sinopharm milik China dan Jonson&Johnson milik Amerika Serikat (AS).

Meski para pelancong sudah tidak perlu dikarantina selama 14 hari, mereka ternyata tetap perlu karantina selama 10 hari.

Setelah karantina selama 10 hari, mereka harus melakukan tes PCR. Jika hasilnya negatif, mereka bisa melanjutkan perjalanan di Jepang.

Perjalanan bisnis ke Jepang

Mereka yang melancong di bawah peraturan perjalanan bisnis yang telah direvisi harus menunjukkan hasil negatif tes PCR yang sampelnya diambil 72 jam selama keberangkatan.

Hasil tes Covid-19 tersebut juga harus sudah ditandatangani dan dicap oleh laboratorium tempat tes tersebut diambil.

Walaupun tidak perlu isolasi mandiri, mereka perlu memberi rincian pergerakan mereka selama dua pekan ke depan dan tidak menggunakan transportasi umum.

Negara yang bisa berkunjung ke Jepang

Adapun, Jepang memiliki pembatasan perjalanan yang paling ketat di dunia. Saat ini, negara itu hanya mengizinkan sejumlah negara yang penduduknya bisa berkunjung ke sana.

  • Gemas! Ada Kamar Hotel Unik Bertema Harajuku di Jepang
  • Unik, Pulau di Jepang Ini Didominasi Kucing
  • Restoran Power Rangers di Jepang, Bikin Nostalgia Era 90-an

Negara-negara tersebut adalah Australia, Brunei, China, Hong Kong, Makau, Selandia Baru, Korea Selatan, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.

Meski begitu, pelancong yang terbang dari China dan Korea Selatan hanya bisa mendarat di Bandara Internasional Narita di Tokyo.

Sebagai tambahan, pelancong yang pergi ke Jepang untuk belajar, bekerja, atau bergabung dengan keluarga dapat masuk, tergantung pada persyaratan visa.

Namun per 19 September 2021, pengunjung dari Andorra, Belarus, Kamboja, Fiji, Finlandia, Perancis, Irlandia, Iran, Israel, Yordania, Lebanon, Luksemburg, Malta, Namibia, Belanda, Oman, Thailand, Tunisia, AS, dan Zimbabwe tidak perlu karantina tambahan selama 3 hari setelah karantina 10 hari.

https://travel.kompas.com/read/2021/10/04/170500527/jepang-akan-terima-turis-asing-yang-sudah-divaksin-covid-19

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hotel Artotel Suites Bianti - Yogyakarta Resmi Dibuka

Hotel Artotel Suites Bianti - Yogyakarta Resmi Dibuka

Travel Update
Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Anjlok hingga 64,37 Persen Sepanjang 2021

Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Anjlok hingga 64,37 Persen Sepanjang 2021

Travel Update
Tingkat Okupansi Hotel Bintang di Indonesia Mulai Membaik, tapi...

Tingkat Okupansi Hotel Bintang di Indonesia Mulai Membaik, tapi...

Travel Update
Durasi Karantina WNI dan WNA di Indonesia Jadi 10 Hari Mulai 3 Desember

Durasi Karantina WNI dan WNA di Indonesia Jadi 10 Hari Mulai 3 Desember

Travel Update
Timor Leste Dominasi Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia per Oktober 2021

Timor Leste Dominasi Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia per Oktober 2021

Travel Update
Banyak Turis Asing ke Indonesia, Tapi Sedikit yang Tiba di Bali pada Oktober 2021

Banyak Turis Asing ke Indonesia, Tapi Sedikit yang Tiba di Bali pada Oktober 2021

Travel Update
Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Travel Update
Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Travel Update
Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Travel Update
Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Travel Tips
Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Travel Update
NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

Travel Update
Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Travel Update
Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Travel Update
Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Travel Tips
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.