Salin Artikel

Itinerary 3 Hari 2 Malam di Kendari, Menyusuri Mangrove Bungkutoko

KOMPAS.com - Kota Kendari adalah ibu kota dari Provinsi Sulawesi Tenggara. Wilayahnya mengelilingi Teluk Kendari dan memiliki satu pulau, yaitu Pulau Bungkutoko.

Kendari menyimpan segudang tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi, mulai dari wisata bahari hingga wisata kuliner.

Jika tertarik untuk mengeksplor ibu kota Sulawesi Tenggara ini, berikut adalah itinerary atau rencana perjalanan selama 3 hari 2 malam di Kendari.

Hari pertama di Kendari

Kebun Raya Kendari


Kebun Raya Kendari merupakan tempat wisata pertama yang dapat dikunjungi di Kendari.

Tempat wisata ini berlokasi di Jalan Kebun Raya Nanga-Nanga, Anduonohu, Poasia, Kota Kendari. Dari Bandara Haluoleo, jaraknya 25 kilometer (km) dengan waktu tempuh sekitar 42 menit.

Taman rekreasi ini berada di kawasan hutan konservasi yang terdiri dari beragam flora dan fauna. Kebun raya ini memiliki 7.000 koleksi flora, dan wisatawan juga dapat menemukan hewan, di antaranya burung gelatik, mandar, rangkong, dan makaka.

Kebun Raya Kendari berada di lembah, sehingga banyak aliran air yang bersumber dari mata air menuju taman rekreasi ini. Lintasan sungai yang berada di kawasan taman rekreasi ini dapat menjadi latar foto yang menarik.

Aktivitas lain yang dapat dilakukan adalah berkemah di camping ground yang disediakan. Selain camping ground, kebun raya ini dilengkapi dengan sejumlah fasilitas lain seperti toilet umum dan warung makan.

Kebun Raya Kendari buka setiap hari pada pukul 07.00 - 17.00 Wita. Wisatawan akan dikenakan tarif masuk senilai Rp 5.000 untuk wisatawan dewasa dan Rp 3.000 untuk wisatawan anak-anak.

Taman Kota Kendari

Ruang terbuka hijau dengan luas lima hektare ini merupakan tempat rekreasi di tengah kota Kendari. 

Lokasinya ada di Manconga, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari. Jaraknya 14,2 km dari Kebun Raya Kendari dengan waktu tempuh hampir 30 menit.

Taman ini memiliki suasana yang asri lantaran terdapat pepohonan dengan berbagai jenis, seperti mahoni, cendana, dan ketapang.

Selain untuk bersantai, wisatawan dapat berburu kuliner. Banyak pedagang yang menjajakan berbagai macam makanan dan minuman, di antaranya bubur kacang hijau dan bubur ayam. Harga yang ditawarkan juga cukup bersahabat untuk kantong wisatawan.

Taman Kota Kendari dilengkapi dengan jalur pejalan kaki dengan pepohonan di tiap sisinya. Jalur tersebut dapat digunakan untuk jogging.

Taman ini buka setiap hari selama 24 jam. Wisatawan yang ingin menghabiskan waktu di kawasan ini tidak dikenakan tiket masuk, alias gratis.

Masjid Al-Alam

Masjid yang dijuluki dengan masjid terapung ini berada di Jalan Masjid Al Alam, Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.

Letaknya sekitar 4 km dari Taman Kota Kendari dengan waktu berkendara 11 menit.

Masjid Al-Alam berada di tengah Teluk Kendari, tepatnya di atas permukaan laut. Arsitektur bangunan masjid ini elegan, mulai dari pintu utamanya yang berwarna tembaga kecokelatan dan keemasan. Masjid ini juga dipercantik dengan puluhan jendela kaca berwarna biru dan silver.

Dilansir dari situs Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Kendari, selain menjadi lokasi ibadah, masjid ini juga terus dikembangkan sebagai spot wisata religi di Kota Kendari. Wisatawan dapat menikmati suasana Teluk Kendari dari lokasi masjid.

Area sekitar masjid banyak ditanami pepohonan. Selain menawarkan pemandangan alam, masjid ini memiliki sejumlah fasilitas seperti area parkir dan toilet umum.

Masjid ini buka setiap hari selama 24 jam dan tidak ada tarif masuk.


Hari kedua di Kota Kendari

Air Terjun Lasolo

Kota Kendari juga menyimpan keindahan alam berupa air terjun bernama Air Terjun Lasolo.

Air terjun ini bisa dikunjungi di Sanua, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari. Jaraknya dari pusat kota 10,3 km dengan durasi perjalanan sekitar 21 menit. Apabila dari Bandara Haluoleo, maka jaraknya hingga 31 km dengan lama berkendara hampir satu jam.

Dari area parkir, wisatawan harus jalan sekitar 500 meter untuk mencapai lokasi utama. Menuju air terjun, wisatawan dapat menikmati pemandangan aliran air yang jernih dan bebatuan terjal.

Wisatawan dapat bermain air atau berenang di kolam permandian. Pepohonan yang rindang dan hijau disekitarnya juga menambah keindahan pesona alam di kawasan air terjun ini.

Kawasan air terjun ini buka setiap hari selama 24 jam. Untuk menikmati keindahan air terjun, wisatawan cukup membayar tiket masuk seharga Rp 5.000 per orang.

Tracking Mangrove Bungkutoko

Hutan bakau ini merupakan merupakan obyek wisata sekaligus pusat penelitian. Tracking Mangrove Bungkutoko berloaksi di Bungkutoko, Abeli, Kota Kendari. Tepatnya 7,1 km dari Air Terjun Lasolo, dengan waktu tempuh sekitar 17 menit.

Kawasan hutan bakau ini berada di tanah seluas 1,5 hektare. Wisatawan dapat mengelilingi hutan yang dipercantik dengan dekorasi warna warni. Selain menikmati udara sejuk, wisatawan juga dapat melihat sekelompok bangau putih.

Untuk wisatawan pencinta fotografi, tempat ini merupakan tempat yang cocok untuk berburu swafoto dengan latar hutan bakau. Mereka juga dapat mengambil foto dari puncak gardu pandang yang memiliki tinggi sekitar 15 meter.

Selain jalur untuk menyusuri hutan bakau, Tracking Mangrove Bungkutoko juga dilengkapi dengan fasilitas lain seperti gazebo, toilet, pos jaga, dan menara pantau.

Wisatawan cukup mengeluarkan uang sekitar Rp 2.000-Rp 10.000 untuk biaya masuknya.

Pantai Nambo

Kendari juga memiliki pantai bernama Pantai Nambo. 

Pantai ini berada di Kelurahan Nambo, Kecamatan Abeli, Kota Kendari. Lokasinya tidak terlalu jauh dari Tracking Mangrove Bungkutoko, jaraknya 2,7 Km dengan waktu tempuh sekitar tujuh menit.

Pantai berpasir putih ini juga memiliki terumbu karang dan ikan-ikan kecil.

Selama berada di pantai ini, wisatawan dapat berteduh di bawah pohon kelapa di bibir pantai. Selain bersantai, wisatawan juga dapat bermain voli pantai, berenang, dan snorkeling.

Pantai ini dilengkapi dengan beberapa sarana pelengkap. Di antaranya adalah lahan parkir, kios makanan, gazebo, dan penginapan.

Pantai Nambo dapat dikunjungi setiap hari, dan buka selama 24 jam. Tiket masuk ke pantai ini cukup terjangkau, harganya berkisar dari Rp 5.000-Rp 10.000 per orang.


Hari ketiga di Kota Kendari

Rumah Makan Teluk Kendari

Di rumah makan ini, wisatawan dapat mengisi perut sembari menikmati pemandangan Teluk Kendari dan pegunungan.

Rumah Makan Teluk Kendari berlokasi di Tipulu, Kendari Barat, Kota Kendari. Dari pusat kota jaraknya 7 km dengan waktu tempuh 12 menit. Sedangkan dari Bandara Haluoleo, jaraknya adalah 25 km dengan lama berkendara sekitar 40 menit. 

Rumah makan ini menyajikan sejumlah hidangan, di antaranya ikan bakar baronang, sup ikan kerapu, cumi tepung, dan terung bakar.

Rumah Makan Teluk Kendari buka setiap hari pada pukul 10.00 - 22.00 Wita.

Brownte

Sebelum menutup perjalanan di Kendari, wisatawan dapat belanja oleh-oleh bernama Brownte.

Brownte Kendari berlokasi di Jalan Syech Yusuf, Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari. Dari Rumah Makan Teluk Kendari jaraknya 3,7 km dengan waktu tempuh tujuh menit.

Kendari dikenal akan kacang metenya. Oleh karena itu, pasangan artis Arie Untung dan Fenita membuat kue yang dipadukan dengan kacang mete.

Brownies dengan taburan mete ini memiliki beberapa varian rasa, di antaranya vanilla cheese, cokelat, green tea, dan red velvet. Tak hanya brownies, wisatawan juga dapat membawa pulang roti kasur, Brownte Bolu, cupcake, roti manis, dan lainnya.

Brownte dijual mulai dari harga Rp 50.000 untuk ukuran kecil hingga Rp 75.000 untuk ukuran besar. Toko ini buka setiap hari pada pukul 08.00 - 22.00 Wita.

https://travel.kompas.com/read/2021/10/06/093519627/itinerary-3-hari-2-malam-di-kendari-menyusuri-mangrove-bungkutoko

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tingkat Okupansi Hotel Bintang di Indonesia Mulai Membaik, tapi...

Tingkat Okupansi Hotel Bintang di Indonesia Mulai Membaik, tapi...

Travel Update
Durasi Karantina WNI dan WNA di Indonesia Jadi 10 Hari Mulai 3 Desember

Durasi Karantina WNI dan WNA di Indonesia Jadi 10 Hari Mulai 3 Desember

Travel Update
Timor Leste Dominasi Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia per Oktober 2021

Timor Leste Dominasi Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia per Oktober 2021

Travel Update
Banyak Turis Asing ke Indonesia, Tapi Sedikit yang Tiba di Bali pada Oktober 2021

Banyak Turis Asing ke Indonesia, Tapi Sedikit yang Tiba di Bali pada Oktober 2021

Travel Update
Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Travel Update
Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Travel Update
Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Jepang Hentikan Semua Reservasi Penerbangan, Antisipasi Varian Covid-19 Omicron

Travel Update
Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Etika Naik Garuda Indonesia, Jinjing Tas Ransel!

Travel Tips
Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Geser Paris, Tel Aviv Kini Jadi Kota Termahal di Dunia

Travel Update
NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

NTB Kembangkan Wisata Olahraga, Bisa Contek Kunci Kesuksesan Perancis

Travel Update
Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Nglanggeran Sukses Wakili Indonesia dalam Daftar Desa Wisata Terbaik UNWTO 2021

Travel Update
Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Libur Nataru, Kapasitas Tempat Wisata DIY 25 Persen dan Tak ada Perayaan Tahun Baru

Travel Update
Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Rute The Beach Love Bali dari Bandara Ngurah Rai

Travel Tips
Malaysia Batasi Pelaku Perjalanan dari Negara Berisiko Tinggi Omicron

Malaysia Batasi Pelaku Perjalanan dari Negara Berisiko Tinggi Omicron

Travel Update
Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Kawasan Heritage Depok Lama Akan Dikembangkan Jadi Tempat Wisata Sejarah

Travel Update
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.