Salin Artikel

Alasan Jemaah Umrah Asal Indonesia Disukai Masyarakat Arab Saudi

KOMPAS.com – Indonesia merupakan salah satu negara yang penduduk muslimnya kerap menjalani ibadah haji dan umrah di Arab Saudi.

Manager Muassasah Mazaya Aldefayah Saudi Arabia, Faisal Alharbi, mengatakan bahwa penduduk masing-masing negara memiliki karakter tersendiri.

“Namun yang paling spesial bagi masyarakat Arab Saudi itu jemaah dari Indonesia. Mereka yang terbaik di hati masyarakat Arab Saudi,” ujar dia.

Hal tersebut diungkapkan oleh Faisal dalam acara Live Instagram Kompas.com “Live Umrah 1443 H Pada saat New normal”, Selasa (5/10/2021).

Adapun, alasan di balik kesenangan masyarakat Arab Saudi terhadap jemaah umrah asal Indonesia adalah karena sifat dan perilaku yang ditunjukkan saat berada di Tanah Suci.

  • Setelah Umrah, Nikmati Sejuknya Pegunungan Al-Hada
  • 10 Tempat Wisata di Arab Saudi, Dune Bashing sampai Menyelam di Laut Merah
  • Satu Hari di Kota Taif Arab Saudi, Ini Pilihan Tempat Wisatanya

“Ketika jemaah sampai di sana (Arab Saudi), mereka teratur, rapi, dan mengikuti aturan yang ada,” jelas Faisal.

Selain itu, jarang terjadi jemaah yang melebihi masa tinggal visa umrah yang diizinkan yaitu 29 hari. Faisal menuturkan, jika hal tersebut terjadi, hal ini akan berdampak kepada pihak muassasah.

Muassasah adalah organisasi pemandu jemaah di Arab Saudi. Apabila ada jemaah yang melanggar aturan visa, yang pertama ditegur dan diminta pertanggungjawaban adalah pihak muassasah.

“Muassasah bisa ditutup izinnya,” ucap dia.

Pusat perbelanjaan di lokasi tersebut terdiri dari beberapa kategori. Misalnya adalah tempat untuk membeli barang bermerek dan barang-barang dengan harga murah.

“Barang bermerek di Tower Zam Zam ada mal. Walau bermerek tapi harga kompetitif karena tidak ada pajak impor,” tutur Faisal.

  • 3 Hal Unik yang Bisa Ditemukan di Masjidil Haram Saat Umrah
  • Seperti Ini Kegiatan Umrah Selama Pandemi Covid-19 pada Oktober 2021
  • Kegiatan Umrah di Arab Saudi Terpantau Sepi akibat Pandemi Covid-19

Sementara untuk barang-barang dengan harga murah dapat ditemukan di Pasar Seng, salah satu tempat yang terkenal di sekitar Mekkah, dan toko-toko lain selain yang terdapat di dalam mal.

“Di Madinah, lebih dekat untuk berbelanjanya selain di mal juga ada di tempat grosiran. Ada juga pasar kurma yang menjual serbuk kurma,” kata dia.

Kegiatan lain yang kerap dilakukan usai umrah selain berbelanja adalah wisata. Beberapa tempat yang dikunjungi adalah Taif, Mada’in Salih, dan laut merah.

“Di sana ada beberapa situs yang luar biasa daya tariknya, dan punya sejarah tersendiri. Ada juga tur keliling kota di Mekkah, Madinah, Jeddah, dan seterusnya,” pungkasnya.

https://travel.kompas.com/read/2021/10/07/090156227/alasan-jemaah-umrah-asal-indonesia-disukai-masyarakat-arab-saudi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Travel Tips
Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Travel Update
Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

Travel Update
Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Travel Update
Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.