Salin Artikel

7 Oleh-oleh Makanan Khas Pekanbaru, Ada Peyek Jangkrik

KOMPAS.com - Jika berkunjung ke Pekanbaru, Riau, sempatkan berbelanja oleh-oleh serba makanan.

Kamu bisa menemukan ragam kuliner yang bisa dijadikan oleh-oleh, seperti kue bangkit, keripik nanas, dan peyek jangkrik.

Berikut rangkuman Kompas.com mengenai 7 kuliner khas Pekanbaru yang bisa kamu jadikan oleh-oleh:

1. Kacang pukul

Kacang pukul adalah camilan kacang yang diolah menjadi kue kecil seperti enting-enting. Kacang pukul memiliki cita rasa manis dan tekstur yang renyah.

Pada umumnya, kacang pukul dibungkus seperti permen dan dijual dalam satu kotak berisi 10 hingga 15.

2. Kue bangkit

Berbahan dasar sagu dan memiliki tekstur yang renyah, kue bangkit adalah camilan yang sering menjadi pilihan wisatawan untuk dijadikan oleh-oleh.

Kue ini memiliki ukurang yang kecil dan berbentuk seperti bunga-bunga. Kamu bisa membeli kue bangkit secara kiloan atau per bungkus tergantung tempat yang menjualnya.

3. Bolu kemojo

Nama bolu kemojo datang dari bentuk kue ini yang menyerupai bunga kemojo atau kamboja.

Bolu kemojo memilki paduan rasa gurih dan manis dari santan dan gula yang menjadi bahan pembuatannya.

Pada umumnya, bolu kemojo dijual secara utuh satu loyang sehingga terlihat bentuk bunga kamboja. Namun, kamu juga dapat membeli kue ini per potongan.

4. Keripik nanas

Oleh-oleh khas Pekanbaru selanjutnya adalah camilan keripik nanas. Buah nanas yang diolah menjadi selai sudah banyak ditemui di berbagai daerah.

Di Pekanbaru, buah tropis satu ini diolah menjadi keripik renyah. Keripik nanas sangat cocok untuk kamu jadikan pilihan oleh-oleh khas Pekanbaru.

Selain unik, keripik nanas juga mudah ditemui di berbagai toko oleh-oleh di Pekanbaru, seperti Mega Rasa Pusat Oleh-oleh Pekanbaru atau Pasar Bawah.

5. Dodol kedondong

Dodol biasanya memiliki cita rasa yang manis. Namun, dodol kedondong ini memiliki perpaduan rasa yang unik, yakni manis dan asam dari buah kedondong.

Untuk mencari dodol kedondong, kamu bisa mengunjungi berbagai pasar tradisional di area Pekanbaru.

6. Peyek jangkrik

Camilan yang satu ini mungkin terdengar asing jika kamu belum pernah berkunjung ke Pekanbaru sebelumnya.

Jika pada umumnya peyek menggunakan kacang dan udang rebon, di Pekanbaru peyek menggunakan jangkrik. Rasanya gurih dan tekstur yang renyah.

7. Salai ikan patin

Berkunjung ke Pekanbaru, kamu akan menemukan banyak penangkaran ikan patin. Oleh karena itu, ragam kuliner berbahan dasar ikan patin juga akan sering kamu temui.

Salah satunya adalah salai ikan patin yang merupakan ikan patin yang diasap hingga kering. Biasanya salai ikan patin disajikan dengan sambal dan nasih putih hangat.

Salai ikan patin memiliki daya tahan yang cukup lama karena melalui proses pengasapan. Jadi, kamu tidak perlu khawatir ketika membawa salai ikan patin dalam perjalanan.

https://travel.kompas.com/read/2021/10/07/210200927/7-oleh-oleh-makanan-khas-pekanbaru-ada-peyek-jangkrik

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Candi Sukuh Karanganyar, Sekilas Mirip Piramida Suku Maya di Meksiko

Jalan Jalan
Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Perbatasan Internasional Dibuka, Garuda Indonesia Kerja Sama dengan Singapore Airlines

Travel Update
Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Tiga Kabupaten Penyangga Borobudur Ciptakan Tarian Bersama

Travel Update
Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Charter Flight Bukan Jawaban, Penerbangan ke Bali untuk Turis Asing Harus Bisa Transit

Travel Update
Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Harga Tiket Masuk Candi Sukuh, Candi Tanpa Stupa di Karanganyar

Jalan Jalan
Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Sandiaga Tanggapi Surat Terbuka Soal Pariwisata untuk Presiden Jokowi dari IINTOA

Travel Update
Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Belajar dari Krisis, Saatnya Membangun Resiliensi Sektor Wisata

Travel Update
Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Travel Update
Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Travel Update
Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Travel Update
Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Travel Update
Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips
4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

Jalan Jalan
The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

Jalan Jalan
Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan Jalan
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.