Salin Artikel

Seperti Indonesia, Thailand Kurangi Periode Karantina Turis Asing

KOMPAS.com – Pemerintah Thailand mengurangi periode karantina bagi turis asing yang tiba di Thailand dari 14 hari menjadi 7 hari sejak 1 Oktober 2021. Namun, turis asing itu harus sudah divaksin Covid-19

Melansir TAT News, Kamis (30/9/2021), meski periode karantina dikurangi, Pemerintah Thailand tetap memberlakukan pengategorian terkait periode karantina, yakni Karantina 7 Hari, Karantina 10 Hari, dan Karantina 14 Hari.

  • 6 Gunung di Chiang Mai Thailand yang Wajib Dikunjungi
  • Bangkok di Thailand Tunda Sambut Turis Asing hingga November
  • 6 Museum di Bangkok, Belajar Sejarah Thailand sampai Koin Zaman Batu

Karantina 7 Hari

Wisatawan yang sudah divaksin Covid-19 lengkap dengan vaksin yang disetujui Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand atau Organisasi Kesehatan Dunia, tidak kurang dari 14 hari sebelum keberangkatan, wajib menunjukkan bukti vaksinasi.

Adapun bukti vaksinasi Covid-19 dapat ditunjukkan dalam bentuk asli atau fotokopi setibanya mereka di Thailand.

Selama karantina, para pelancong internasional wajib melakukan dua tes PCR dengan tes pertama pada hari kedatangan-hari pertama karantina dan tes kedua pada hari keenam-ketujuh karantina.

  • Wisata Malam Bangkok, 6 Lokasi Terbaik Nikmati Malam Kota Bangkok
  • 7 Kuil di Bangkok yang Wajib Dikunjungi, Ada Patung Buddha dari Emas
  • Mengapa Thailand Dijuluki Negeri Gajah Putih?

Karantina 10 Hari

Wisatawan yang belum divaksin, tanpa bukti vaksin, atau belum divaksin lengkap dan tiba di Thailand melalui jalur udara, wajib melakukan karantina selama 10 hari.

Mereka juga wajib melakukan dua tes PCR dengan tes pertama pada hari kedatangan-hari pertama karantina, dan tes kedua pada hari kedelapan-kesembilan karantina.

Karantina 14 Hari

Wisatawan yang belum divaksin, tanpa bukti vaksin, atau belum divaksin lengkap, dan tiba di Thailand melalui jalur darat wajib melakukan karantina selama 14 hari.

Mereka juga wajib melakukan dua tes PCR dengan tes pertama pada hari kedatangan-hari pertama karantina, dan tes kedua pada hari ke-12 hingga ke-13 karantina.

Jika ingin berkunjung ke Thailand, turis asing yang sudah divaksin Covid-19 tetap harus memiliki semua dokumen yang diperlukan.

Adapun dokumen tersebut termasuk visa atau izin masuk kembali yang valid dan Certificate of Entry (CoE) yang dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Thailand atau Konsulat.

Kemudian polis asuransi kesehatan Covid-19, konfirmasi pemesanan hotel karantina alternatif (Alternative Quarantine atau AQ), dan hasil negatif tes PCR yang dikeluarkan paling lambat 72 jam sebelum keberangkatan.

Untuk informasi lebih lanjut, calon pelancong asing yang hendak berkunjung ke Thailand dapat bertanya langsung ke Kedutaan Besar Thailand atau konsulat di negara asal.

https://travel.kompas.com/read/2021/10/15/130100527/seperti-indonesia-thailand-kurangi-periode-karantina-turis-asing

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Travel Update
Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Travel Promo
Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Travel Update
Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Travel Tips
5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Travel Tips
Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Jalan Jalan
Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Jalan Jalan
Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Travel Tips
Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Travel Tips
10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

Jalan Jalan
Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Travel Update
Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Travel Tips
MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

Travel Update
Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Travel Promo
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.