Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Tak Melulu Naik Kapal, Wisata ke Raja Ampat Bisa Pakai Pesawat

KOMPAS.com – Sebagian orang mungkin mengira bahwa perjalanan wisata menuju Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat hanya dapat dilakukan melalui jalur laut.

Kendati demikian, ternyata ada alternatif lain, yakni menggunakan jalur udara. Kompas.com berkesempatan berwisata ke Raja Ampat naik pesawat pada akhir Oktober 2021.

Apabila ingin berkunjung ke Raja Ampat naik pesawat, berikut Kompas.com rangkum panduannya, Senin (8/11/2021).

Perlu dicatat bahwa keterangan harga dan maskapai yang tertera di bawah ini adalah untuk pemesanan tiket pada 13 November 2021 dengan asumsi kamu ingin menjelajahi pariwisata Kota Sorong dan sekitarnya terlebih dulu.

Harga dan maskapai yang tersedia mungkin akan berubah tergantung dengan tanggal keberangkatan yang sahabat Kompas.com pilih.

Panduan naik pesawat ke Raja Ampat

1. Penerbangan dari Jakarta ke Sorong

Perjalanan menuju ke Raja Ampat tidak bisa dilakukan secara langsung dari Jakarta. Kamu harus transit dulu di Kota Sorong.

Untuk keberangkatannya, perjalanan dimulai dari Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang menuju Bandara Domine Eduard Osok di Sorong.

Penerbangan dari Jakarta menuju Kota Sorong dapat dilakukan dengan dua cara, yakni secara langsung atau transit terlebih dulu.

  • Penerbangan langsung

Jika ingin terbang langsung, ada dua maskapai yang tersedia yaitu Batik Air dan Garuda Indonesia. Jadwal penerbangannya pukul 00.30 WIB, 00.35 WIB, 02.30 WIB, dan 07.10 WIB.

Harga tiket dibanderol mulai dari Rp 2,1 juta. Lama waktu tempuh untuk penerbangan langsung adalah sekitar 5-6 jam.

  • Penerbangan sekali transit

Jika ingin transit sekali, ada lima maskapai yang tersedia yaitu Batik Air, Lion Air, Sriwijaya Air, Citilink, dan Garuda Indonesia.

Calon penumpang bisa pilih apakah ingin transit menggunakan maskapai yang sama dan hanya pindah pesawat atau lintas maskapai. Misalnya dari Lion Air ke Batik Air, atau dari Garuda Indonesia ke Sriwijaya Air.

Untuk penerbangan transit, kota-kota yang tersedia adalah Ambon dan Makassar. Jumlah penerbangan transit ke Makassar tersedia lebih banyak dibandingkan dengan Ambon.

Dalam perjalanan transit, penerbangan paling pagi tersedia pukul 01.30 WIB dan paling siang pukul 15.30 WIB.

Lama waktu tempuh untuk penerbangan sekali transit beragam. Penerbangan paling singkat adalah sekitar 5 jam 30 menit sementara yang paling lama adalah 1-2 hari.

Namun, waktu tempuh yang mencapai 1-2 hari ini karena jadwal penerbangan kedua tersedia pada 14 November. Harga tiket dibanderol mulai dari Rp 1,6 juta.

2. Penerbangan dari Sorong ke Raja Ampat

Setelah tiba di Kota Sorong, kamu dapat melanjutkan perjalanan ke Kota Waisai yang merupakan pintu masuk Kabupaten Raja Ampat.

Pesawat akan berangkat dari Bandara Domine Eduard Osok menuju Bandara Marinda. Lama perjalanan sekitar 20-30 menit.

Kamu akan menaiki pesawat perintis Cessna dari maskapai penerbangan Susi Air. Pemesanan tiket dan pengecekkan jadwal penerbangan bisa langsung diakses lewat situs resmi maskapai karena tentatif.

Sebagai contoh, penerbangan Susi Air dari Sorong ke Waisai tidak tersedia pada 13-15 November. Penerbangan baru tersedia pada 16 November pukul 08.30 WIT dengan harga tiket Rp 473.000 per orang.

Jika diasumsikan kamu berangkat sesuai tanggal yang Kompas.com tulis sebelumnya yakni 13 November, kamu harus berada di Kota Sorong selama 3-4 hari sebelum berangkat ke Raja Ampat.

Apabila ingin menghemat biaya yang dikeluarkan untuk pemesanan kamar dan tidak ingin menjelajahi Kota Sorong, kamu bisa ambil tanggal keberangkatan dari Jakarta pada 15 November.

Pada tanggal ini, maskapai penerbangan yang tersedia menuju Kota Sorong adalah Batik Air. Harga tiket dibanderol mulai dari Rp 2,6 juta per orang dengan jadwal keberangkatan pukul 00.35 WIB, 02.30 WIB, dan 07.10 WIB.

Penerbangan ke Sorong tidak dilakukan pada jadwal yang sama

Penerbangan dari Jakarta menuju Sorong diimbau untuk dilakukan setidaknya sehari sebelum jadwal penerbangan ke Raja Ampat.

Yakni pada 15 November jika sesuai dengan tanggal yang Kompas.com sarankan, bagi kamu yang tidak ingin menjelajahi Kota Sorong.

Sebab, maskapai penerbangan Susi Air baru menyediakan penerbangan dari Sorong ke Waisai di Raja Ampat pukul 08.30 WIT pada 16 November.

Kompas.com tidak menyarankan untuk terbang ke Sorong pada hari yang sama dengan jadwal penerbangan ke Waisai. Hal ini karena jamnya akan saling bertabrakan, atau terlalu mepet dengan periode boarding.

Pada 16 November 2021, penerbangan paling pagi dari Jakarta adalah pukul 00.35 WIB. Waktu tiba di Kota Sorong adalah pukul 06.40 WIB.

Artinya, kamu baru berangkat dari Jakarta pukul 02.35 WIT dan tiba di Sorong pukul 08.40 WIT yang mana kamu sudah telat untuk naik pesawat Susi Air.

Sudah naik pesawat, tapi tetap harus naik kapal

Meski perjalanan dari Jakarta menuju Waisai di Raja Ampat bisa dilakukan dengan pesawat, kamu tetap harus menaiki kapal untuk menjelajahi gugusan pulau yang ada.

Harga penyewaan kapal tergantung pada masing-masing penyedia jasa. Harga ditawarkan berdasarkan kapasitas dan tujuan wisata yang akan dikunjungi.

Misalnya adalah kapal berkapasitas 15-20 orang seharga Rp 10 juta per hari dengan keberangkatan pukul 07.00 WIT dari Pelabuhan Wisata, juga dikenal dengan Pelabuhan Falaya, dan pulang pukul 16.00 WIT.

Dengan nominal tersebut, kamu bisa berkunjung ke beberapa tempat seperti Piaynemo, Desa Wisata Arborek, Desa Yenbuba, Sawandarek, Pasir Timbul, dan Friwen tergantung hasil negosiasi dengan penyedia jasa.

https://travel.kompas.com/read/2021/11/08/150300027/tak-melulu-naik-kapal-wisata-ke-raja-ampat-bisa-pakai-pesawat

Terkini Lainnya

4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

4 Oleh-Oleh Desa Wisata Koto Kaciak, Ada Rinuak dan Celana Gadebong

Travel Tips
Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Istana Gyeongbokgung di Korea Akan Buka Tur Malam Hari mulai Mei 2024

Travel Update
Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Desa Wisata Lerep, Tawarkan Paket Wisata Alam Mulai dari Rp 60.000

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Itinerary Seharian Sekitar Museum Mpu Tantular Sidoarjo, Ngapain Saja?

Jalan Jalan
 7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

7 Olahraga Tradisional Unik Indonesia, Ada Bentengan

Jalan Jalan
5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

5 Tips Liburan dengan Anak-anak Menggunakan Kereta Api Jarak Jauh

Travel Tips
Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Mengenal Desa Wisata Koto Kaciak, Surga Budaya di Kaki Bukit Barisan

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Aktivitas Wisata di Bromo Ditutup mulai 25 April 2024, Ini Alasannya

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Hotel Story
Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Travel Update
5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

Jalan Jalan
Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Travel Update
4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke