Salin Artikel

Hutan Menyala, Wisata Malam di Tahura Djuanda Bandung yang Penuh Warna

KOMPAS.com - Taman Hutan Raya (Tahura) Djuanda di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, bertransformasi menjadi area petualangan fantasi pada malam hari.

Tahura Djuanda merupakan sebuah hutan yang menjadi lokasi konservasi dan kebun raya di Bandung. Hutan lindung ini membentang dari wilayah Dago Pakar hingga wilayah Maribaya di Lembang.

Tempat ini juga menjadi lokasi program wisata alam Hutan Menyala pada malam hari. 

Mengutip laman resmi Hutan Menyala, tempat ini menawarkan pengalaman audio visual di tengah hutan yang diusung oleh Sembilan Matahari (NM) dan The Lodge Maribaya, bekerja sama dengan Satoe Komunika Event Organizer serta Tahura Djuanda.

Wisata ini menggunakan hiasan lampu LED dan video mapping untuk menciptakan efek penuh warna.

Video mapping, sering disebut juga sebagai projection mapping atau spatial augmented reality, bisa memproyeksikan gambar ke permukaan obyek target. Umumnya digunakan di bangunan, obyek dalam ruangan berukuran kecil, dan panggung pementasan. 

Hutan Menyala menggabungkan konsep wisata alam dengan teknologi dan seni. 

Sambil menjelajahi area hutan, pengunjung juga bisa mendengar alunan musik. 

Hutan Menyala mengajak pengunjung untuk lebih peduli dan menyadari betapa pentingnya lingkungan hidup.

Pengunjung bisa melakukan berbagai aktivitas, di antaranya mengambil foto di spot-spot Instagramable, mempelajari ilmu tentang hutan, dan melihat suasana malam hari di hutan dengan cahaya lampu aneka warna.

Ada beberapa zona yang bisa dinikmati pengunjung. Di antaranya Punggawa Rimba, Prasasti Bangsa Batum Titian Dewi Air, Rona Flora, Gunung Sunda, dan Rumah Bayang.

Salah satu zona yang menjadi favorit pengunjung adalah Rona Flora. Di zona ini, mereka bisa berfoto dengan pemandangan hutan dan taman bunga yang penuh dengan warna.

Selain itu, Rona Flora juga menyediakan fasilitas face painting untuk pengunjung.

Wajah dan tangan pengunjung akan dihias oleh petugas menggunakan cat yang menyala dalam kegelapan (glow in the dark). Sehingga, bagian tubuh yang dicat akan menyala dalam gelap.

Harga tiket masuk, jam buka, dan lokasi Hutan Menyala

Kamu bisa mengunjungi Hutan Menyala di antara hari Rabu sampai hari Minggu, pukul 18.00 hingga 22.00 WIB.

Tiket masuk ke dalam Hutan Menyala dibanderol mulai dari Rp50.000 untuk weekdays (Rabu-Kamis), dan Rp100.000 untuk weekend (Jumat-Minggu). Pembelian tiket secara online dapat dilakukan melalui laman resmi Hutan Menyala Tahura.

Adapun tiket sudah termasuk tiket masuk Taman Hutan Raya Djuanda, tiket masuk Hutan Menyala, voucer makan senilai Rp10.000 khusus weekend, dan kontribusi penanaman bibit pohon.

Hutan Menyala berlokasi di Kompleks Tahura, Jalan Insinyur Haji Djuanda Nomor 99, Cibural, Kecamatan Cimenyan, Bandung.

Dari Alun-alun Kota Bandung, misalnya, jaraknya 9-11 kilometer dengan waktu berkendara sekitar 28-45 menit. 

https://travel.kompas.com/read/2021/12/20/111847027/hutan-menyala-wisata-malam-di-tahura-djuanda-bandung-yang-penuh-warna

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.