Salin Artikel

Alasan Kenapa Lampu Pesawat Dimatikan Saat Lepas Landas

KOMPAS.com – Lampu di dalam kabin pesawat umumnya dimatikan sebelum pesawat lepas landas atau takeoff, bahkan juga saat akan mendarat atau landing. 

Mungkin ada penumpang yang tidak nyaman ketika hal itu terjadi, terlebih biasanya terdapat sejumlah guncangan ketika pesawat hendak lepas landas dan mendarat. 

Lampu dimatikan dilakukan untuk menyelamatkan hidup para penumpang dan kru pesawat, dilansir oleh Kompas.com dari Reader’s Digest, Rabu (30/12/2021). 

  • Alasan Mengapa Mode Pesawat Harus Aktif Saat Naik Pesawat
  • Awas Berakibat Fatal, Jangan Buka Pintu Darurat Pesawat Sembarangan
  • 5 Tips Atasi Rasa Takut Naik Pesawat Saat Cuaca Buruk

Hal tersebut bertujuan agar mata penumpang bisa melakukan penyesuaian lebih cepat saat terjadi evakuasi darurat.

Menurut Direktur Layanan Air Canada pada waktu itu, Alice Theriault, menjelaskan mata penumpang membutuhkan waktu beberapa saat untuk melakukan penyesuaian, khususnya jika ada perpindahan dari suasana kabin yang terang ke gelap. 

Penyesuaian ini berguna untuk fokus dan melihat tanda evakuasi. 

“Kami perlu memanfaatkan waktu dengan baik, bahkan dalam hitungan detik, saat terjadi keadaan darurat. Mematikan lampu adalah salah satu dari banyak langkah yang kami lakukan untuk memastikan keselamatan pelanggan," katanya. 

Untuk diketahui, titik-titik yang terlihat ketika mata melakukan penyesuaian dari tempat terang ke gelap disebut dark adaptation (adaptasi gelap). 

Sedangkan, bintik-bintik kelabu yang terlihat seakan melayang di ruangan yang terang disebut floaters. 

  • 5 Hal Ini Tidak Dapat Dilakukan Lagi Saat Naik Pesawat sejak Pandemi Covid-19
  • Bukan karena Estetika, Ini Alasan Jendela Pesawat Berbentuk Oval
  • Jangan Pakai Sandal Jepit Saat Naik Pesawat, Ini 3 Alasannya

Evakuasi saat keadaan darurat bisa terhambat, apalagi ketika adaptasi penglihatan para penumpang membutuhkan waktu yang lama. Untuk diketahui, adanya adaptasi gelap membuat seseorang butuh 20-30 menit untuk dapat melihat secara optimal di tempat yang gelap. 

Semakin terang sebuah tempat, semakin lama waktu yang dibutuhkan mata untuk menyesuaikan.

Sehingga, alasan lampu pesawat dimatikan adalah agar bisa mempersingkat waktu adaptasi tersebut. 

Mematikan lampu di kabin pesawat tidak hanya mengurangi waktu adaptasi dan menambah waktu evakuasi, tapi juga mengurangi ketegangan pada mata. 

Apalagi jika penumpang wajib melihat ke luar jendela atau menemukan lampu evakuasi di sepanjang kabin. 

  • Jangan Lupa Bawa 5 Benda Ini Saat Naik Pesawat agar Mudah dan Tak Ribet
  • Jangan Panik, Ini 6 Tips Menenangkan Bayi Menangis Saat Naik Pesawat 
  • Pentingnya Memotret Barang Bawaan Sebelum Naik Pesawat, Ini Alasannya

Seorang pilot maskapai penerbangan dan penulis Cockpit Confidential, Patrick Smith, mengatakan bahwa mematikan lampu di dalam kabin membantu penumpang agar tetap bisa menyesuaikan diri. 

“Hal ini juga memudahkan awak kabin untuk menilai bahaya eksternal, seperti kebakaran atau puing-puing yang mungkin mengganggu evakuasi,” kata Smith kepada The Telegraph. 

https://travel.kompas.com/read/2021/12/31/091000327/alasan-kenapa-lampu-pesawat-dimatikan-saat-lepas-landas

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

Jalan Jalan
Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Travel Update
Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Travel Tips
KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

Travel Update
Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Jalan Jalan
Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Travel Update
Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Jalan Jalan
Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Jalan Jalan
Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Travel Update
Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Travel Update
6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

Travel Update
8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

Jalan Jalan
Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Travel Update
Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Travel Update
Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Travel Update
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.