Salin Artikel

Itinerary Seharian di Pasar Baru Jakarta Pusat, Thrifting sampai Kulineran

KOMPAS.com - Pasar Baru, kawasan perdagangan di Jakarta ini merupakan area yang bisa juga dikunjungi untuk wisata. Beragam aktivitas, mulai dari belanja, kuliner, hingga wisata religi, semua bisa dilakukan.

Pusat perbelanjaan tertua di Jakarta yang dibangun pada tahun 1820 ini berlokasi di Jalan Pasar Baru, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Tak hanya tempat belanja aneka macam barang, ada berbagai kedai makanan kecil, tempat nongkrong, hingga area beribadah di sekitar sana.

Jadi, apa saja yang bisa dilakukan dalam satu hari di lokasi Pasar Baru? Berikut itinerary satu hari jika kamu tertarik untuk mengunjungi Pasar Baru.

Sarapan di Bakmi Gang Kelinci

Perjalanan diawali dengan sarapan di sekitar kedai atau tempat makan yang banyak tersedia di Pasar Baru, salah satunya Bakmi Gang Kelinci.

Buka setiap hari pukul 07.00 WIB, kamu bisa mencoba menu andalan rumah makan yang sudah lama dan terkenal ini. Bahkan, banyak pelanggan yang datang sejak kecil hingga kini sudah berkeluarga.

Hidangan andalan dari Bakmi Kelinci adalah bakmi ayam yang terdiri dari bakmi, ayam kecap, ayam putih, sawi rebus, dan jamur kecap. Bakminya memiliki tekstur yang baik dan bebas dari kandungan babi.

Harga bakmi dibanderol Rp 27.000 dengan kisaran harga untuk tambahan makanan pendamping Rp 11.000-Rp 16.000.

Untuk hidangan selain bakmi ada aneka olahan cumi, cah kangkung, sapo tahu, aneka masakan gurame, dan kwetiau. Kisaran harga dari Rp 20.000 hingga Rp 80.000.


Belanja di Pasar Baru

Sebagai pusat perbelanjaan tertua, ada beragam pilihan toko. Mulai dari toko sepatu, baju batik, alat musik, kerajinan tangan, alat olahraga, tekstil dan tailor, hingga warung-warung kecil yang menjual pernak-pernik, juga ada warung makanan di sana.

Di pintu gerbang masuk, kamu akan langsung menemukan beberapa toko alat musik dan olahraga yang lengkap. Seperti salah satunya toko Vidi Sport and Music yang telah berdiri sejak tahun 1923.

Kemudian makin ke tengah, ada aneka toko yang didominasi oleh toko sepatu, tekstil, serta penjahit, batik, dan fesyen lainnya. Semua barang dijual dengan harga cukup terjangkau dan bersaing.

Salah satunya toko Batik Kencana Ungu yang menjual baju batik anak-anak, daster perempuan, hingga pakaian batik resmi dewasa seharga Rp 25.000 sampai Rp 200.000. Pengunjung bebas memilih toko biasa atau sekelas butik, tergantung selera masing-masing.

Ada juga toko tekstil dan tailor, seperti Z.A.T & Family yang telah berdiri sejak zaman Belanda. Tak hanya warga Jakarta, pelanggan dari seluruh Indonesia, termasuk Papua juga sering memesan jahitan di sana.

“Kalau udah langganan, jarak jauh bisa telpon aja untuk pemesanan. Kita layani beli kain dan jahit kelompok besar, kayak seragam ataupun perseorangan,” kata tim Marketing Management Z.A.T & Family, Dewi, kepada Kompas.com, Jumat (14/1/2022).

Thrifting barang second yang keren

Setelah puas berkeliling di area Pasar Baru, kamu bisa menuju bangunan empat lantai di dekat pintu gerbang keluar. Metro Atom Pasar Baru menawarkan aneka kosmetik dan skin care murah, alat salon, hingga perhiasan.

Tak hanya itu, salah satu yang paling dikenal dari pasar ini adalah sebagai tempat belanja baju second atau istilah populernya thrifting.

Khusus thrifting store ada sekitar 200 toko yang semuanya berpusat di lantai tiga dan empat gedung ini. Mulai dari pakaian perempuan casual hingga jas pria formal, semua tersedia dengan kisaran harga yang sangat murah.

“Baju-bajunya banyak yang diimpor dari Jepang, Korea Selatan. Amerika juga ada sih, campur ya. Kita rata-rata jual Rp 35.000 ke bawah. Paling mahal Rp 50.000 sampai Rp 100.000, tapi jarang. Karena murah dan bergaya juga, banyak yang dateng,” ujar pengelola Mega Obral Thrift store bernama Rudi.

Meski arsitekturnya sudah cukup lama, bangunan toko tetap berdiri kokoh dengan jalanan yang bagus dan bersih. Pengunjung pun tidak perlu khawatir dengan suasana pasar karena kamu bisa nyaman berjalan-jalan menikmati aktivitas para pedagang.

Setelah sekitar dua jam berkeliling di Pasar Baru dan Metro Atom Plaza, ada gedung di seberang bernama Harco yang juga menarik untuk didatangi.

Berbeda dengan Metro Atom, Harco lebih banyak menjual alat-alat elektronik dan fotografi. Mulai dari kamera digital, analog antik, aksesori kamera, hingga jasa reparasi, semua ada.

Puas berkeliling, memasuki pukul 11.30 siang sudah saatnya beribadah sekaligus wisata religi di area terdekat dari Pasar Baru.


Beribadah di Istiqlal dan Katedral

Sekitar 500 meter dari Pasar Baru dengan berjalan kaki tujuh menit, ada Masjid Istiqlal yang dapat menampung lebih dari 200.000 jemaah.

Selain sebagai tempat beribadah umat Islam, masjid ini juga sering digunakan untuk kantor berbagai organisasi Islam di Indonesia dan aktivitas sosial, termasuk tempat wisata.

Masyarakat non-Muslim juga dapat berkunjung ke Masjid Istiqlal, meski dengan pemandu dan tempatnya terbatas.

Masjid yang megah ini dibangun pertama kali pada 24 Agustus 1961, bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad. Arsitekturnya merupakan perpaduan Indonesia, Timur Tengah, dan Eropa.

  • Sejarah Panjang Masjid Istiqlal: Dicanangkan Soekarno, Diresmikan Soeharto, Direnovasi Jokowi
  • Gereja Katedral, Gereja Katolik Pertama di Jakarta yang Usianya Lebih dari Seabad

Berseberangan dengan Istiqlal, berjalan kaki tiga menit menuju Gereja Katedral Jakarta. Gereja Katolik yang indah ini sebenarnya telah dibangun sejak tahun 1810. Sempat mengalami beberapa peristiwa, gereja baru diresmikan pada 1901.

Dibangun dengan gaya neo gotik, kamu bisa beribadah sekaligus melihat Patung Kristus Raja serta Goa Maria di Katedral. Interior di dalamnya juga tidak kalah menarik dari bangunan luar.

Ada mimbar dengan gaya gotik yang dibuat Firma Te Poel dan Stoltzfus, Den Haag. Selain itu, kamu bisa menemukan 14 lukisan Jalan Salib, hingga museum berisi barang-barang penting dan bersejarah.

Mengunjungi Lapangan Banteng

Hanya tiga menit berjalan kaki dengan jarak 200 meter, kamu bisa berpindah ke Lapangan Banteng. Penataan kembali Lapangan Banteng yang telah rampung pada 2018, membuat lapangan ini semakin cantik dan menarik untuk dikunjungi.

Di lapangan seluas 5,2 hektar ini, ada berbagai aktivitas yang dapat dilakukan. Seperti olahraga lari, bermain sepak bola, piknik, sampai menonton air mancur menari.

Tak hanya itu, kamu bisa berfoto-foto di beberapa spot yang menarik. Seperti di trek jogging, amphitheater, dinding kutipan, air mancur, dan area bermain anak.

Selama perjalanan sebelum menjadi ruang terbuka dan sarana rekreasi, lapangan ini telah difungsikan menjadi beberapa tempat. Seperti lapangan sepakbola oleh orang Eropa di Batavia, lapangan untuk parade militer, dan terminal bus.


Nongkrong dan kulineran di Pos Bloc

Sore menuju malam hari, kamu bisa menghabiskan waktu di tempat terakhir yaitu Pos Bloc, sekitar 600 meter dari Lapangan Banteng.

Pos Bloc merupakan spot wisata dan kuliner terbaru di Jakarta Pusat, yang sudah dibuka untuk wisatawan sejak awal September 2021.

Tempat ini berada di gedung yang dulunya adalah Gedung Filateli Jakarta atau bekas Gedung Kantor Pos Pasar Baru.

Selain tempat yang modern dan kekinian untuk nongkrong, ada berbagai aktivitas lainnya yang bisa kamu lakukan.

Seperti mencoba makanan dan minuman lezat dengan harga mulai dari Rp 20.000. Mengunjungi toko-toko produk ekraf, membeli barang antik dan photoshoot di toko Via Batavia, berfoto di spot-spot instagramable, hingga ke Mini M-Bloc Market.

Tutup hingga pukul 21.00 WIB, kamu bisa puas menikmati kuliner dan melihat suasana Jakarta pada malam hari dari area Pasar Baru.

https://travel.kompas.com/read/2022/01/18/131140027/itinerary-seharian-di-pasar-baru-jakarta-pusat-thrifting-sampai-kulineran

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Unik, Ada Lukisan Sawah Bung Karno di Bergas Lor Kabupaten Semarang

Unik, Ada Lukisan Sawah Bung Karno di Bergas Lor Kabupaten Semarang

Travel Update
Rute ke Bandara Adi Soemarmo yang Ternyata Bukan di Kota Solo

Rute ke Bandara Adi Soemarmo yang Ternyata Bukan di Kota Solo

Travel Tips
Batik Air Resmikan Rute Medan Kualanamu-Singapura Mulai 1 Juli 2022

Batik Air Resmikan Rute Medan Kualanamu-Singapura Mulai 1 Juli 2022

Travel Update
Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Jalan Jalan
Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Travel Update
Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Jalan Jalan
Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Travel Tips
Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Jalan Jalan
Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Travel Tips
Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Jalan Jalan
147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

Travel Update
10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

Jalan Jalan
Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Travel Update
Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Travel Update
6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

Jalan Jalan
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.