Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Bukit Jamur Ciwidey, Wisata Alam Pohon Cemara dan Kebun Teh

KOMPAS.com - Bukit Jamur Ciwidey termasuk salah satu tempat wisata yang termasuk baru di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Wisata alam ini baru dibuka pada 2020 lalu.

Salah satu pengelola Bukit Jamur Ciwidey Ade Rohendi mengatakan, nama Bukit Jamur diambil dari pohon cemara di sekitar lokasi yang daunnya dibentuk menyerupai jamur.

Beberapa pohon cemara tersebut memiliki pohon yang pendek, serta tampak berjajar rapi di sekitar lokasi wisata.

Panorama pohon cemara yang dibentuk menyerupai jamur tersebut merupakan spot foto favorit para pengunjung. Ade mengatakan agar menjaga bentuk pohon cemara menyerupai jamur, petugas memangkas daunnya secara rutin sebulan sekali.

“Satu bulan sekali dipangkas, ada orang khusus bekerja merawat pohon cemara itu,” imbuhnya," kata Ade kepada Kompas.com, Selasa (25/01/2022)

Tak hanya wisatawan, lokasi itu kerap menjadi pilihan untuk foto prewedding. Paduan daun cemara hijau serta langit biru menjadikan foto di Bukit Cemara Ciwidey sangat indah.

Selain pepohonan cemara, lanjut Ade, pilihan spot foto menarik lainnya adalah kebun teh. Wisatawan bisa menyusuri kebun teh melalui jembatan kayu di atasnya.

Sesekali, pengunjung bisa berhenti untuk mengabadikan momen dengan latar belakang kebun teh hijau yang segar. Setelah lelah berkeliling, wisatawan bisa duduk santai sembari menikmati minuman dan camilan yang tersedia di kafe.

“Ada juga fasilitas mushola, toilet, dan gazebo untuk beristirahat,” jelas Ade.

Di sekitar kebun teh tersebut, terdapat bangunan pabrik teh yang masih beroperasi hingga saat ini. Pabrik teh tersebut merupakan peninggalan zaman kolonial Belanda.

Tak heran, wisatawan juga bisa menemui bangunan rumah bernuansa klasik Belanda di sekitar pabrik. Namun, Ade mengatakan wisatawan tidak bisa memasuki area pabrik teh tersebut.

Bukit Jamur Ciwidey ini berada di kaki Gunung Tilu dan Gunung Patuha. Karenanya, udara pegunungan yang segar akan memanjakan setiap pengunjung yang datang.

Ade mengatakan Bukit Jamur Ciwidey buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Tarif masuknya sangat ramah dompet, yaitu Rp 12.000 per orang.

Pengunjung yang membawa motor dikenai biaya parkir Rp 2.000 dan Rp 5.000 bagi roda empat. Selama pandemi, wisatawan wajib menaati protokol kesehatan, seperti mencuci tangan di tempat yang telah disediakan dan memakai masker.

“Kebanyakan pengunjung yang datang ke Bukit Jamur itu orang-orang dewasa dan orang tua,” katanya.

Setelah mengunjungi Bukit Jamur Ciwidey, wisatawan bisa mengunjungi wisata lain di sekitarnya, seperti Kawah Putih Ciwidey, Kampung Cai Ranca Upas, Glamping Legok Kondang Lodge, dan Green Hill Park.

https://travel.kompas.com/read/2022/01/25/150300427/bukit-jamur-ciwidey-wisata-alam-pohon-cemara-dan-kebun-teh

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Maskapai Disebut Ajukan Penerbangan Langsung China-Bali

4 Maskapai Disebut Ajukan Penerbangan Langsung China-Bali

Travel Update
Tarif Bus BST di Kota Solo Awal 2023, Tak Lagi Gratis

Tarif Bus BST di Kota Solo Awal 2023, Tak Lagi Gratis

Travel Update
Pendakian Gunung Raung via Kalibaru Buka Kembali 1 FebruariĀ 2023

Pendakian Gunung Raung via Kalibaru Buka Kembali 1 FebruariĀ 2023

Travel Update
Panduan Lengkap ke Holeo Golf & Museum di Jakarta Barat

Panduan Lengkap ke Holeo Golf & Museum di Jakarta Barat

Travel Tips
Aturan Bagasi Pesawat Terbaru dari 7 Maskapai Indonesia

Aturan Bagasi Pesawat Terbaru dari 7 Maskapai Indonesia

Travel Update
Cara ke Solo Safari Naik Batik Solo Trans dari Stasiun Purwosari dan Solobalapan

Cara ke Solo Safari Naik Batik Solo Trans dari Stasiun Purwosari dan Solobalapan

Travel Tips
Sampah Plastik Masih Jadi Masalah di Area Konservasi TN Komodo

Sampah Plastik Masih Jadi Masalah di Area Konservasi TN Komodo

Travel Update
Naik Bus Macito di Malang, Wisatawan Segera Bisa Berfoto di Kampung Heritage Kayutangan

Naik Bus Macito di Malang, Wisatawan Segera Bisa Berfoto di Kampung Heritage Kayutangan

Jalan Jalan
Waterfront Marina dan Puncak Waringin Labuan Bajo, Ruang Aktivitas Kreatif Masyarakat dan Wisatawan

Waterfront Marina dan Puncak Waringin Labuan Bajo, Ruang Aktivitas Kreatif Masyarakat dan Wisatawan

Jalan Jalan
Pantai Sekitar Samarinda dan Bontang, Ada yang Harus Menyeberang Dahulu

Pantai Sekitar Samarinda dan Bontang, Ada yang Harus Menyeberang Dahulu

Jalan Jalan
Hari Terakhir Grebeg Sudiro 2023, Lampion Pasar Gede Tetap Menyala sampai Cap Go Meh

Hari Terakhir Grebeg Sudiro 2023, Lampion Pasar Gede Tetap Menyala sampai Cap Go Meh

Travel Update
Kafe Unik di Malang, Bisa Ngopi Sambil Bikin Kaus

Kafe Unik di Malang, Bisa Ngopi Sambil Bikin Kaus

Jalan Jalan
Mumi Tertua dan Telengkap Ditemukan Dekat Piramida di Saqqara, Mesir

Mumi Tertua dan Telengkap Ditemukan Dekat Piramida di Saqqara, Mesir

Travel Update
Semesta's Gallery, Tempat Healing Baru nan Nyaman di Jakarta Selatan

Semesta's Gallery, Tempat Healing Baru nan Nyaman di Jakarta Selatan

Jalan Jalan
6 Tips ke Situ Cipondoh Tangerang, Bawa Kantong Sampah dan Uang Tunai

6 Tips ke Situ Cipondoh Tangerang, Bawa Kantong Sampah dan Uang Tunai

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+