Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

10 Pantai Paling Berbahaya di Dunia, Pesonanya Menipu

KOMPAS.com – Berwisata ke pantai merupakan salah satu pilihan terbaik untuk menghabiskan waktu liburan, terutama saat cuaca cerah. 

Sayangnya, sejumlah pantai "menyimpan" ancaman di balik pesonanya.

Misalnya, ada pantai yang merupakan sarang ubur-ubur berbahaya, sementara di pantai lainnya rawan terjadi serangan hiu.

Mengetahui pantai berbahaya di dunia bisa membantu kita lebih waspada ketika berlibur, dalam hal ini terutama jika berkunjung ke pantai. 

Berikut beberapa pantai paling berbahaya di dunia yang wajib diketahui, bagi wisatawan yang suka berenang dan bermain air di pantai, dikutip Kompas.com dari Reader's Digest, Minggu (06/03/2022). 

Jika ingin melihat keindahan Pantai Hanakapaiai, wisawatan harus melakukan pendakian sejauh 3 kilometer (km) lebih di Kepulauan Kauai, Hawaii.

Pantai ini mungkin terlihat seperti surga, namun kecantikannya mampu "menipu" wisatawan yang datang. 

Arus airnya sangat kuat dan ada sejumlah tanda di sepanjang perjalanan yang memperlihatkan angka korban jiwa akibat tidak berhati-hati dan tetap berenang. 

Menurut The Outdoor Project, arus robekan di pantai ini sangat kuat karena tidak ada terumbu karang yang biasanya dapat memecah ombak. 

2. Pantai New Smyrna, Florida, AS

Pntai ini sudah dikenal luas dengan serangan hiunya yang berbahaya. Bahkan, wisatawan yang berkunjung ke pantai New Smyrna lebih berisiko menghadapi serangan hiu daripada wisatawan di pantai-pantai lain di dunia.

Tercatat sejak 2009, setidaknya sudah lebih dari 80 kasus gigitan hiu yang dilaporkan. Angka yang sangat besar jika dibandingkan dengan tempat lain. 

Bagi wisatawan yang ingin berenang di perairan Cape Tribulation, disarankan oleh Cape-Trib.com untuk memakai “setelan penyengat", yang dapat melindungi diri dari sengatan ubur-ubur.

Sebab, kawasan perairan tersebut diketahui merupakan sarang bagi bayak ubur-ubur yang suka menyengat. 

Tak hanya ubur-ubur, wisatawan juga harus waspada akan keberadaan buaya air asin.

Itulah mengapa, penduduk setempat menyarankan jangan berenang di daerah dekat muara sungai.  

Selain di air, ada lagi bahaya yang mengintai wisatawan, yakni burung Kasuari yang berisiko bisa memberikan cakaran menyakitkan bagi wisatawan.  

4. Playa Zipolite, Meksiko

Berkunjung ke tempat yang punya julukan “Pantai Kematian,” mungkin membuat sebagian wisatawan akan berpikir dua kali untuk datang. 

Playa Zipolite yang ada di Meksiko tampak seperti oasis yang indah, tapi punya arus bawah yang sangat kuat dan fatal.

Jika berencana berenang, disarankan untuk selalu berhati-hati. Sebab, bisa saja secara tiba-tiba wisatawan terjebak di arus yang kuat. 

The Guardian mendeskripsikan Morecambe Bay di Lancashire sebagai tempat yang berbahaya karena menyimpan banyak rintangan bagi wisatawan. 

Rintangan tersebut bisa dibilang aneh, seperti danya pasir isap, parit yang bergeser, dan drainase sungai. 

Penduduk lokal diketahui memakai traktor untuk menjelajahi kawasan tersebut. Di antara mereka, banyak mesin yang dipaka tenggelam ke dalam pasir isap dan tak pernah terlihat kembali. 


6. Myrtle Beach, AS

Pantai ini memang tak menyimpan ancaman bahaya dari serangan hiu atau polutan yang sangat tinggi, seperti pantai berbahaya lainnya.

Namun, pada 2017 pantai yang berlokasi di South Carolina ini bahkan menempati posisi ketiga pantai paling berbahaya di Amerika, menurut studi SafeWise yang berdasarkan angka kriminal per kapita.

Meskipun, para warga setempat membantah temuan tersebut.

Pantai Chowpatty di Mumbai, India masuk ke dalam pantai paling berbahaya di dunia karena tingkat polusinya yang sangat tinggi.

Limbah dan puing-puing menutupi perairan dan garis pantai. Belum lagi, ada sebuah kecelakaan pada 2011 yang membuat pantainya jadi semakin tercemar. 

Saat itu, sebuah kapal tenggelam dan membuat batu bara dalam jumlah besar yang dibawanya tumpah di perairan ini. 

8. Pulau Fraser, Australia

Pulau ini terkenal dengan ekowisatanya dan menarik perhatian para petualang dari seluruh dunia.

Namun, situasi di sana sesungguhnya sulit diprediksi, terutama karena potensi serangan dingo di sana yang dapat mengancam nyawa.

Oleh karena itu, para pengunjung diinstruksikan untuk tidak berlari menuruni bukit pasir dan menyelam ke danau.

Risiko serangan dingo tersebut bukan main-main. Pada pertengahan 2019, pemerintah Queensland bahkan terpaksa mengambil tindakan baik untuk mengelola populasi dingo di pulau tersebut, menambah petugas patroli, menerapkan program pendidikan intensif, dan denda besar-besaran jika mengganggu dingo.

Hewan-hewan tersebut di antaranya anakonda, belut listrik, piranha, dan ikan vampir atau candiru. 

Tak hanya itu, kawasan tersebut juga diketahui menjadi rumah bagi banyak kelompok kriminal, seperti pengedar narkoba dan perampokan. 

Ada ratusan sungai kecil yang dapat memudahkan para penjahat untuk melarikan diri.

Banyak hewan liar di Australia yang beracun, tapi itu bukan hanya di darat, tetapi juga di air. 

Terdapat buaya air asin, ubur-ubur, dan hewan berbahaya lainnya yang menebar potensi bahaya bagi wisatawan yang berkunjung. 

Hal lainnya yang membuat kawasan ini berbahaya adalah tempatnya yang sangat terisolasi, bahkan kebanyakan pantai di tempat ini tak punya nama. 

Sehingga, jika terjadi sesuatu yang darurat, respons yang kita dapat bisa jadi sangat terlambat.

https://travel.kompas.com/read/2022/03/07/060300227/10-pantai-paling-berbahaya-di-dunia-pesonanya-menipu

Terkini Lainnya

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Bali Jadi Tuan Rumah Acara UN Tourism tentang Pemberdayaan Perempuan

Travel Update
Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Hari Kartini, Pelita Air Luncurkan Penerbangan dengan Pilot dan Awak Kabin Perempuan

Travel Update
Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Usung Konsep Eco Friendly, Hotel Qubika Bakal Beroperasi Jelang HUT Kemerdekaan RI di IKN

Hotel Story
Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Ada Women Half Marathon 2024 di TMII Pekan Ini, Pesertanya dari 14 Negara

Travel Update
5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

5 Tempat Wisata di Tangerang yang Bersejarah, Ada Pintu Air dan Makam

Jalan Jalan
Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Dampak Rupiah Melemah pada Pariwisata Indonesia, Tiket Pesawat Mahal

Travel Update
4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

4 Tempat Wisata di Rumpin Bogor Jawa Barat, Ada Curug dan Taman

Jalan Jalan
Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Rusa Jadi Ancaman di Beberapa Negara Bagian AS, Tewaskan Ratusan Orang

Travel Update
5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

Jalan Jalan
Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Travel Update
Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Jalan Jalan
Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Travel Update
Tips Pilih Makanan yang Cocok untuk Penerbangan Panjang

Tips Pilih Makanan yang Cocok untuk Penerbangan Panjang

Travel Tips
Harapan Pariwisata Hijau Indonesia pada Hari Bumi 2024 dan Realisasinya

Harapan Pariwisata Hijau Indonesia pada Hari Bumi 2024 dan Realisasinya

Travel Update
5 Tips Menulis Tanda Pengenal Koper yang Aman dan Tepat

5 Tips Menulis Tanda Pengenal Koper yang Aman dan Tepat

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke