Salin Artikel

Cara Bikin Visa ke Swiss, Kini Bebas Karantina untuk Turis Indonesia

KOMPAS.com - Semakin banyak negara yang membuka pintu masuk untuk wisatawan mancanegara. 

Beberapa negara, bahkan memberlakukan bebas karantina untuk wisatawan Indonesia, salah satunya Swiss atau Switzerland. 

Pemerintah Swiss memberlakukan aturan bebas karantina dan bebas tes covid untuk wisatawan Indonesia yang berlaku awal 2022. 

Kompas.com berkesempatan untuk berkunjung ke Swiss melalui undangan resemi Switzerland Tourism untuk merasakan wisata musim dingin. 

  • Syarat Masuk Dilonggarkan, Paket Wisata ke Swiss Banyak Dicari
  • 10 Negara Paling Bersih di Dunia, Ada Denmark dan Swiss

Ada beberapa dokumen yang wajib diurus oleh wisatawan Indonesia untuk memasuki Swiss yang berwisata secara mandiri. 

Kamu juga bisa menggunakan jasa agen perjalanan dari Indonesia jika tidak ingin repot mengurus dokumen khususnya visa. 

Berikut adalah cara mengurus dokumen visa Schengen untuk berkunjung ke Swiss. 

1. Wajib beli asuransi perjalanan

Syarat utama mendapatkan visa Schengen dari Kedutaan Besar Switzerland (Swiss) di Jakarta adalah paspor berlaku minimal enam bulan sebelum masa kedaluwarsa dan memiliki asuransi perjalanan 

Asuransi perjalanan jadi hal wajib khususnya saat melakukan perjalanan selama pandemi. Ketentuannya, asuransi perjalanan harus menanggung biaya medis minimal 50.000 dollar AS  dan sakit akibat Covid-19. 

  • 10 Persiapan Liburan ke Swiss Bareng Keluarga, Apa Saja?
  • 4 Destinasi Wisata di Swiss yang Memiliki Suasana Tenang

Asuransi perjalanan mungkin sering dilupakan saat perjalanan sebelum pandemi. Namun, ini terbilang sangat penting selama masa pandemi. Sebab, asuransi perjalanan menanggung biaya pengobatan, karantina, dan kepulangan akibat Covid-19. 

Kisaran harga asuransi perjalanan plus Covid-19 menurut pengalaman Kompas.com sekitar Rp 500.000 untuk pertanggungan 10 hari. Harga ini bisa berubah, tergantung perusahaan asuransi yang kamu pilih. 

Selama pandemi, Kedutaan Besar Swiss di Jakarta menunjuk agen resmi untuk mengurus visa mereka yaitu VFS yang berada di Mal Kuningan City, Jakarta Selatan. 

Waktu penerbitan visa 15 hari kerja, jadi pastikan jangan terlalu mepet untuk mengajukan pembuatan visa. 

Berkunjunglah ke situs VFS, buat janji temu untuk membuat visa  Schengen untuk negara Switzerland.

Unggah formulir yang harus diisi, lengkapi formulir, bawa segala dokumen yang diperlukan seperti surat referensi dari bank, polis asuransi perjalanan, surat referensi dari kantor (jika diperlukan), tiket perjalanan pergi dan pulang, serta  pas foto khusus untuk visa Schengen. 

Visa Schengen dikenakan biaya Rp 1.300.000 dan jasa pembuatan visa dari VFS dikenakan biaya Rp 350.000. 

  • Ada Hotel Tanpa Atap dan Dinding di Swiss, Harga Mulai Rp 4 Jutaan
  • 13 Kegiatan Seru di Swiss, Cocok untuk Wisata Keluarga

Setelah semua dokumen lengkap dan sudah dilampirkan ke VFS, kamu hanya perlu menunggu visamu keluar dan mengambil visa kembali di kantor VFS. Perjalananmu ke Swiss siap dimulai. 

Harap dicatat, meskipun pemerintah Swiss tidak meminta bukti negatif Covid-19 tetapi rata-rata maskapai dari Jakarta ke Zurich akan transit di negara tertentu. 

Kompas.com misalnya menggunakan maskapai Swiss dan transit di bandara Singapura untuk perjalanan pergi dan Thailand untuk perjalanan pulang. 

Singapura dan Thailand sampai saat ini masih meminta bukti tes negatif  Covid-19 meskipun kamu tidak akan keluar dari bandara. Jadi, kamu tetap harus menyiapkan bukti tersebut sesuai ketentuan negara transit. 

Peraturan perjalanan bisa jadi terus berubah selama pandemi, pastikan untuk selalu memperbarui informasi negara tujuan dan transit perjalanan ketika kamu berwisata.

https://travel.kompas.com/read/2022/03/09/143500027/cara-bikin-visa-ke-swiss-kini-bebas-karantina-untuk-turis-indonesia

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DAMRI Layani Rute Stasiun Rangkasbitung-Pantai Sawarna Mulai Rp 50.000

DAMRI Layani Rute Stasiun Rangkasbitung-Pantai Sawarna Mulai Rp 50.000

Travel Update
Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Jalan Jalan
Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Jalan Jalan
Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Travel Update
Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Travel Update
5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

Jalan Jalan
Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Jalan Jalan
7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

Travel Tips
3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

Travel Update
Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Jalan Jalan
Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Travel Tips
Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Travel Update
Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Travel Update
Batik Air Terbang ke Samarinda dan Pekanbaru dari Halim per 1 Oktober

Batik Air Terbang ke Samarinda dan Pekanbaru dari Halim per 1 Oktober

Travel Update
7 Patung Yesus Tertinggi di Dunia, Ada yang dari Indonesia

7 Patung Yesus Tertinggi di Dunia, Ada yang dari Indonesia

Jalan Jalan
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.