Salin Artikel

Swiss Travel Pass, Kunci Wisata Mandiri Mudah dan Hemat Waktu di Swiss

KOMPAS.com - Bepergian ke negara asing, khususnya saat pandemi menjadi tantangan tersendiri karena aturan perjalanan yang bisa berubah seiring waktu. 

Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk mencari informasi sebanyak mungkin dan memilih hal yang memudahkan perjalananmu. 

Cara termudah untuk bepergian ke luar negeri selama pandemi adalah dengan menggunakan jasa agen perjalanan (travel agent) dari Indonesia. 

Namun demikian, jika kamu ingin memilih bepergian secara mandiri selama pandemi juga tidak mustahil. 

Saat ini beberapa negara memudahkan proses masuk wisatawan Indonesia, salah satunya Swiss. 

Setelah visa Schengen diterbitkan, kamu bisa mulai merencanakan perjalanan wisata di Swiss. 

Salah satu kunci yang membuat perjalanan kamu di Swiss jadi lebih mudah adalah dengan membeli Swiss Travel Pass. 

  • Cara Bikin Visa ke Swiss, Kini Bebas Karantina untuk Turis Indonesia
  • Ada Hotel Tanpa Atap dan Dinding di Swiss, Harga Mulai Rp 4 Jutaan

"Swiss Travel Pass ini tiket terusan khusus untuk wisatawan, yang membuat wisatawan bisa naik kereta, bus, dan kapal tanpa perlu bayar lagi," kata pemandu tur perjalanan media STS Winter Magic Tour, Patricia Tenini, Kamis (3/3/2021). 

Patricia menjelaskan semua transportasi umum di Swiss terkoneksi dengan baik. 

Ada ratusan operator transportasi daerah di Swiss, tetapi semua di bawah induk perusahaan SBB. 

Swiss Travel Pass memungkinkan wisatawan untuk menumpang transportasi umum di 90 kota besar dan kecil di Swiss. 

Selain itu, wisatawan juga bisa masuk tanpa perlu membayar tiket lagi di 500 museum dengan Swiss Travel Pass. 

Keuntungan lainnya, ada diskon 50 persen untuk tiket transportasi wisata ke atas gunung. 

Cara membeli Swiss Travel Pass

Swiss Travel Pass dapat dibeli via online sebelum keberangkatanmu ke Swiss. 

Caranya, berkunjunglah ke situs www.sbb.ch dan ada pilihan untuk pilihan tiket terusan untuk tiga, empat, enam, delapan, dan 15 hari. 

Harga tiket terbagi menjadi dua yaitu transportasi kelas satu atau kelas dua. 

Dari pengalaman Kompas.com kereta kelas satu di Swiss memiliki ruang gerak yang lebih lega. 

Namun demikian kereta kelas dua sudah terbilang nyaman, khususnya bagi kamu yang tidak membawa barang (koper) terlalu besar. 

Harga Swiss Travel Pass mulai 232 Frank Swiss atau setara Rp 3.560.00 untuk tiket tiga hari di kelas dua. 

Bagi kamu yang berusia di bawah 25 tahun, ada keringan diskon 30 persen untuk Swiss Travel Pass. 

Sementara itu, bagi kamu yang bepergian bersama keluarga dengan anak usia 6-16 tahun sebaiknya membeli Swiss Family Card karena gratis tiket transportasi untuk anak. 

Setelah proses pembelian selesai, tiketmu akan diterbitkan dalam bentuk QR code digital. 

Kamu dapat menyimpan tiket di smartphone atau mencetak di kertas. Petugas transportasi umum akan memincah QR code tiketmu selama perjalanan. 

  • Wisata Keluarga ke Swiss, Pilih Group Tour atau Sendiri?
  • 10 Persiapan Liburan ke Swiss Bareng Keluarga, Apa Saja?

Jadi kamu sudah tidak perlu menukarkan tiket di mesin tiket otomatis.

Kamu juga bisa mengunggah aplikasi smartphone SBB Mobile untuk melacak rute dan waktu keberangkatan transportasi umum di Swiss. 

Sebagai catatan, bagi kamu yang ingin naik kereta panaroma di Swiss seperti Glacier Express, Goldenpass, Bernina Express, dan Gothard, kamu bisa menggunakan Swiss Travel Pass. 

Namun, sebaiknya lakukan reservasi tambahan untuk mendapatkan tempat duduk dan posisi terbaik, mengingat beberapa kereta panorama populer di kalangan wisatawan dan jumlahnya terbatas.

https://travel.kompas.com/read/2022/03/12/070900027/swiss-travel-pass-kunci-wisata-mandiri-mudah-dan-hemat-waktu-di-swiss

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.