Salin Artikel

Homestay yang Ramah Lingkungan Akan Dibangun di Wae Bobok Labuan Bajo

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Wae Bobok adalah salah satu tempat wisata alam andalan di dekat Kota Labuan Bajo.

Spot wisata itu terletak di Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Letaknya sangat strategis, karena berada di ruas jalan Labuan Bajo-Terang, ibu kota Kecamatan Boleng.

Akhir-akhir ini, spot wisata itu pun cukup digandrungi wisatawan, baik lokal maupun nusantara. Tak jarang juga wisatawan memilih bersantai di tempat itu pada malam hari. Melihat hal itu, pemerintah akan membangun homestay agar wisatawan bisa bermalam.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan provinsi NTT Ondi Christian Siagian, menjelaskan filosofi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) adalah membangun ekonomi kawasan kehutanan untuk kesejahteraan masyarakat.

Perlu kolaborasi berbagai pihak

Ia melanjutkan, dalam membangun Ekonomi Kawasan Kehutanan perlu ada kolaborasi berbagai pihak.

"Kita tidak bisa menyejahterakan masyarakat hanya program-program dari Lingkungan Hidup dan Kehutanan, baik itu dari kementerian maupun dari dinas melalui UPTDnya, tetapi butuh pihak lain," jelas Kadis Ondi saat mengunjungi wisata Wae Bobok, belum lama ini.

Ia mengatakan, salah satu kolaborasi yang akan dibangun yakni dengan Bank NTT dan juga Yayasan Bambu Lestari untuk bisa mengembangkan wisata Wae Bobok itu, baik itu sakedar tempat untuk berwisata maupun tempat untuk menginap.

"Kita berharap kolaborasi ini akan berjalan dan bisa dijalankan tahun ini," katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho menjelaskan bahwa pihaknya akan membangun wisata Wae Bobok dengan tetap menjaga kelestarian hutan dan juga kearifan lokal.

"Kita membangun suatu desa dan akan tetap menjaga kearifan lokalnya. Rencananya obyek wisata Wae Bobok ini akan menjadi desa binaan Bank NTT k edepannya dan akan akan mulai diterapkan tahun ini," jelasnya.

Homestay di War Bobok ramah lingkungan

Menurut dia, Labuan Bajo memiliki banyak tempat pariwisata yang begitu indah. Selain panorama laut yang sangat indah, juga memiliki tempat wisata alam yang begitu mengagumkan, salah satunya adalah Wae Bobok.

Pihaknya, akan menggandeng Yayasan Bambu Lestari dan akan membangun homestay yang ramah lingkungan.

"Homestay-nya nanti kita dengan bangunmenggunakan bahan-bahan dari alam. Ini untuk mendukung pariwisata berkelanjutan," katanya.

Basilius, Sekertaris Kelompok Tani Hutan Ca Nai Wae Bobok, sangat berterima kasih terhadap kehadiran Bank NTT dalam mengelola wisata Wae Bobok.

"Kami sebagai kelompok di sini, sangat berterima dan sangat antusias atas kehadiran dari bank NTT demi kemajuan Wae Bobok ini", ungkapnya.

Baginya, kehadiran Bank NTT, tentunya akan berdampak positif bagi kelompok kuliner yang ada daerah tersebut.

Memang, dalam membangun kawasan wisata alam memang sangat membutuhkan peran dari berbagai pihak dalam mengelolanya, sehingga bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup.

https://travel.kompas.com/read/2022/04/17/130100427/homestay-yang-ramah-lingkungan-akan-dibangun-di-wae-bobok-labuan-bajo

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5,9 Juta Wisatawan Kunjungi Malang Sepanjang 2022

5,9 Juta Wisatawan Kunjungi Malang Sepanjang 2022

Travel Update
Wisata Petik Stroberi di Lereng Gunung Singgalang

Wisata Petik Stroberi di Lereng Gunung Singgalang

Jalan Jalan
15 Hotel Dekat Malioboro, Instagramable dan Nyaman buat Nginap

15 Hotel Dekat Malioboro, Instagramable dan Nyaman buat Nginap

Travel Promo
Mengapa Pendakian Gunung Gede Pangrango Tutup Saat 17 Agustus?

Mengapa Pendakian Gunung Gede Pangrango Tutup Saat 17 Agustus?

Travel Update
Wisata Sejarah Bakal Hadir di Kota Malang, Pemkot Siapkan Penataan Kawasan Kayutangan

Wisata Sejarah Bakal Hadir di Kota Malang, Pemkot Siapkan Penataan Kawasan Kayutangan

Travel Update
Mal hingga Sungai Han, Lokasi Terdampak Banjir di Korea Selatan

Mal hingga Sungai Han, Lokasi Terdampak Banjir di Korea Selatan

Travel Update
3 Fakta Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak yang Baru Diresmikan Jokowi

3 Fakta Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak yang Baru Diresmikan Jokowi

Travel Update
5 Tips Keliling Ngarai Sianok di Sumatera Barat Naik Jip Offroad

5 Tips Keliling Ngarai Sianok di Sumatera Barat Naik Jip Offroad

Travel Tips
Berwisata ke Bantul Saat Bulan Suro, Ada Banyak Event Budaya

Berwisata ke Bantul Saat Bulan Suro, Ada Banyak Event Budaya

Travel Update
Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Momentum Tingkatkan Kualitas UMKM Lokal

Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Momentum Tingkatkan Kualitas UMKM Lokal

Travel Update
Kebun 123, Wisata Tanaman Hias di Kabupaten Malang yang Instagramable

Kebun 123, Wisata Tanaman Hias di Kabupaten Malang yang Instagramable

Jalan Jalan
Sanur Bali Bakal Jadi KEK Kesehatan dan Pusat Wisata Medis

Sanur Bali Bakal Jadi KEK Kesehatan dan Pusat Wisata Medis

Travel Update
Pop Art Jakarta 2022 Digelar Mulai 12 Agustus, Ini Cara Pesan Tiketnya

Pop Art Jakarta 2022 Digelar Mulai 12 Agustus, Ini Cara Pesan Tiketnya

Travel Update
HUT Ke-77 RI, Upacara 17 Agustus Akan Digelar di Puncak Gunung Talang

HUT Ke-77 RI, Upacara 17 Agustus Akan Digelar di Puncak Gunung Talang

Travel Update
Jelajahi Ngarai Sianok Sumatera Barat dengan Naik Jip Off-Road

Jelajahi Ngarai Sianok Sumatera Barat dengan Naik Jip Off-Road

Jalan Jalan
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.