Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Kenapa Perayaan Hari Ibu Beberapa Negara Berbeda? Ini Penjelasannya 

KOMPAS.com - Mother's Day atau Hari Ibu Sedunia dirayakan pada 8 Mei setiap tahunnya. Peringatan Hari Ibu Sedunia berbeda dengan perayaan Hari Ibu di Indonesia yang jatuh pada 22 Desember setiap tahunnya. 

Namun demikian, ternyata sejumlah negara juga memperingati Hari Ibu pada tanggal yang berbeda-beda. Lalu, kenapa tanggal peringatan Hari Ibu berbeda-beda di beberapa negara? 

Berikut penjelasannya, seperti dihimpun oleh Kompas.com. 

Hari Ibu Sedunia

Sebelum mencari penyebab perbedaan tanggal perayaan Hari Ibu di beberapa negara, sebaiknya kita memahami lebih dulu sejarah singkat dari mother’s day atau Hari Ibu Sedunia.

Mengutip dari Britannica, Hari Ibu Sedunia dipelopori oleh seorang perempuan bernama Anna Jarvis dari Philadelphia, AS.

Ibu Jarvis semasa hidupanya mengorganisasi kelompok-kelompok wanita untuk mempromosikan persahabatan dan kesehatan. 

Setelah ibunya meninggal, Jarvis mengadakan upacara peringatan mending sang ibu di gereja di Grafton, Virginia Barat. Dalam lima tahun, hampir setiap negara bagian merayakan hari itu. 

Kemudian, pada 1914 Presiden AS kala itu, Woodrow Wilson menjadikannya sebagai hari nasional.

Sumber lainnya dari situs Time and Date mengungkapkan bahwa Hari Ibu Sedunia digagas oleh perempuan bernama Julia Ward Howe. Sekitar 1870, ia menyerukan peringatan Hari Ibu setiap tahun. 

  • Hari PMI, Peringatan Sejarah Pendirian Kepalangmerahan Tanah Air
  • Capat Sampah, Cerita Memperingati Hari Bumi 2022 di Manggarai NTT

Tradisi itu berlangsung selama 10 tahun semasa hidupnya. Sumber lainnya menyatakan bahwa peringatan hari ibu internasional dicetuskan oleh Juliet Calhoun Blakely.

Ia memprakarsai peringatan hari ibu di Albion, Michigan, pada akhir 1800-an. Putra-putranya memberikan penghormatan kepada mendiang Blakely setiap tahun dan mendesak orang lain untuk menghormati ibu mereka.

Peringatan Hari Ibu di sejumlah negara

Tak hanya AS, sejumlah negara di dunia juga memperingati Hari Ibu. Namun, tanggal perayaan Hari Ibu berbeda-beda setiap negara. 

Mengutip Mirror, Hari Ibu bukanlah hari libur internasional sehingga masing-masing negara dapat memilih waktu perayaannya masing-masing.

Sejumlah negara menentukan berdasarkan tanggal, namun sebagian negara lainnya menentukan berdasarkan hari. 

Misalnya, Inggris Raya yang menetapkan Hari Ibu jatuh pada Mothering Sunday yang berlangsung pada hari Minggu keempat dalam perayaan pra paskah. Lebih tepatnya, tiga pekan sebelum Minggu Paskah.

Berikut beberapa tanggal perayaan Hari Ibu di sejumlah negara, seperti dikutip Kompas.com dari Mirror dan The Sun. 

1. Norwegia pada 13 Februari

2. Inggris Raya pada minggu ketiga sebelum Minggu Paskah 

3. Negara di Timur Tengah (Bahrain, Irak, Arab Saudi, dan lainnya) pada 21 Maret

4. Hungaria, Spanyol, Portugal dan Rumania pada 1 Mei 

5. AS, Korea Selatan, China, Finlandia, Afrika Selatan, Jerman, Australia, Yunani, Italia, Swiss, dan Belanda pada 8 Mei 

6. Polandia pada 26 Mei 

7. Prancis pada 29 Mei 

8. Rusia pada minggu terakhir November

9. Indonesia pada 22 Desember 

10 Israel pada 22 Mei 

Lantas pertanyaannya adalah, kenapa tanggal perayaan Hari Ibu berbeda-beda di setiap negara? Jawabannya adalah berdasarkan historis masing-masing negara yang melandasi perayaan hari ibu tersebut. 

Di Inggris Raya, misalnya,Hari Ibu jatuh pada Mothering Sunday yang berlangsung pada hari Minggu keempat dalam perayaan pra paskah. Lebih tepatnya, tiga pekan sebelum Minggu Paskah. 

Mengutip Independent, peringatan Hari Ibu di Inggris Raya juga dikenal sebagai Mothering Sunday. Penetapan ini bersumber dari tradisi orang Kristen untuk mengunjungi mother church atau gereja induk pada hari tersebut.

Namun, saat ini peringatan Hari Ibu di Inggris Raya berkembang menjadi tradisi untuk reuni keluarga. Pada Hari Ibu di Inggris Raya, anak-anak yang bekerja jauh dari rumah akan pulang untuk mengunjungi ibu mereka.

Akar sejarah Hari Ibu di Inggris Raya berbeda dengan sejarah Hari Ibu di AS yang sama sekali tidak berkaitan dengan aspek religi.

Seperti disebutkan sebelumnya,  peringatan Hari Ibu internasional di AS dipelopori oleh seorang perempuan bernama Anna Jarvis dari Philadelphia, AS. 

Ibu Jarvis semasa hidupanya mengorganisir kelompok-kelompok wanita untuk mempromosikan persahabatan dan kesehatan.

Berbeda lagi dengan sejarah perayaan Hari Ibu di Timur Tengah yang pertama kali dimulai di Mesir pada 1956, seperti dikutip dari The Sun. Saat ini, hari ibu di negara Timur Tengah diperingati pada hari pertama musim semi.

Sementara itu, di AS dan beberapa negara lain perayaan Hari Ibu jatuh pada hari Minggu pekan kedua bulan Mei.

China juga memperingati Hari Ibu berdasarkan kalender Lunar yakni bulan keempat kalender Lunar. Namun, sering dirayakan pada hari Minggu pekan kedua bulan Mei.

Sejarah Hari Ibu di China adalah untuk membantu ibu-ibu miskin dan mengingatkan orang-orang akan ibu-ibu di pedesaan.

Sejarah Hari Ibu di Indonesia

Sementara itu, peringatan Hari Ibu pada 22 Desember di Indonesia memiliki makna sejarah perjuangan pergerakan perempuan, seperti dikutip dari Kompas.com (13/12/2020). 

Perjalanan panjang Hari Ibu di Indonesia dimulai dari Kongres Wanita Indonesia yang dimulai sejak 28 Oktober 1928. Kongres tersebut ikut menggugah organisasi perjuangan wanita untuk menggalang persatuan. 

Ada tujuh organisasi perempuan yang menjadi penggagas  kongres perempuan Indonesia pertama. Meliputi, Wanito Utomo, Putri Indonesia, Aisyiyah, Jong Islamieten Bond, Wanita Taman Siswa, Jong Java Meisjeskring, dan Wanito Katholik.

Kongres pertama itu digelar pada 22-25 Desember 1928 yang menghasilkan pembentukan organisasi perempuan Indonesia pertama dan mandiri bernama Perikatan Perkoempoelan Perempoean Indonesia (PPPI).

Organisasi ini kemudian berganti nama menjadi Kowani yang masih eksis hingga saat ini. 

Oleh sebab itu, makna peringatan Hari Ibu di Indonesia merupakan kebangkitan kaum perempuan dalam menggalang persatuan dan kesatuan, serta tidak dapat dipisahkan dari perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia.

https://travel.kompas.com/read/2022/05/10/060200027/kenapa-perayaan-hari-ibu-beberapa-negara-berbeda-ini-penjelasannya

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+