Salin Artikel

Dilakukan Jason Momoa, Kenapa Foto di Kapel Sistina Dilarang?

KOMPAS.com - Aktor Jason Momoa dikritik oleh sejumlah pengikutnya di media sosial setelah mengambil foto di dalam Kapel Sistina (Sistine Chapel) dan mengunggahnya melalui Instagram.

Dikutip Kompas.com dari CNN, pada unggahannya 9 Mei lalu, bintang Aquaman itu menampilkan foto diri di bawah lukisan terkenal Michaelangelo yang menghiasi dinding dan langit-langit kapel.

"AKU CINTA KAMU ITALIA, awal yang indah untuk hari libur kami menikmati ROMA," tulis Jason dalam keterangan unggahan foto dan video di akun pribadinya, @prideofgypsies. Adapun kunjungannya ke Roma adalah untuk keperluan syuting film Fast X.

Usai menerima sejumlah kritik dari sejumlah pengikutnya, Jason menyampaikan permintaan maaf dan menjelaskan bahwa dirinya bukan bermaksud tidak menghormati budaya.

Ia juga menjelaskan bahwa sebelumnya pernah berkunjung ke Kapel Sistina ketika berusia 19 atau 20 tahun. Jason mengklaim saat itu memberikan sumbangan, sehingga rekan-rekan dan kru film bisa bergabung dengannya di Kapel Sistina pada hari libur syuting.

"Orang-orang benar-benar ingin mengambil foto bersama saya," katanya.

"Saya sangat menghormati dan saya meminta izin untuk apa yang saya pikir akan baik-baik saja. Saya tidak akan pernah ingin melakukan hal apapun yang dianggap tidak menghormati budaya seseorang. Jadi jika saya melakukannya, saya minta maaf."

Lalu, seperti apa aturan berfoto di Kapel Sistina dan mengapa berfoto tak boleh dilakukan?

Dikutip dari situs resmi The Vatican Museums, eksistensi Kota Vatikan muncul dengan penandatanganan Perjanjian Lateran pada 1929. Ini adalah tanah dengan makna agama dan budaya yang sangat besar.

Nilai-nilai itu kemudian menjadi daya tarik bagi wisatawan dari seluruh dunia setiap tahunnya.

Karena menjadi markas besar Gereja Katolik Roma, lokasi tersebut memiliki beberapa aturan dan peraturan yang ketat. Wisatawan pun diminta untuk membaca pedoman berkunjung terlebih dahulu agar dapat menikmati kunjungan yang nyaman.

Beberapa pedoman berkunjung ke Museum Vatikan yang dirinci antara lain cara berpakaian, barang bawaan pribadi, barang terlarang, makanan dan minuman, penggunaan telepon genggam, aturan berfoto, dan lainnya.

Mengenai aturan berfoto, secara rinci, situs tersebut mencantumkan beberapa hal berikut:

  • Pengunjung diperbolehkan mengambil foto untuk penggunaan pribadi dan domestik.
  • Dilarang keras mengambil foto dengan lampu kilat.
  • Dilarang mengambil foto menggunakan tripod, stand, drone, tongkat selfie, dan/atau peralatan fotografi profesional.

Situs tersebut tak menjelaskan secara rinci mengapa mengambil foto dengan kategori-kategori tersebut dilarang.

Namun, laman USA Today menulis bahwa larangan penggunaan lampu kilat diterapkan karena kilatan kamera dapat merusak karya seni.

Hal sama dijelaskan dalam situs penyedia jasa perjalanan tur Vatikan, Sightseeing Tours Italy.

Dijelaskan bahwa Kapel Sistina adalah satu-satunya lokasi di Vatikan di mana fotografi dan pembuatan film dilarang sepenuhnya.

Apalagi, bangunan tersebut adalah salah satu bangunan paling terkenal di dunia dan merupakan bukti keterampilan luar biasa dari para seniman hebat di era Renaisans.

Biaya restorasi seni akibat kerusakan yang ditimbulkan pun akan sangat besar.

https://travel.kompas.com/read/2022/05/17/070400027/dilakukan-jason-momoa-kenapa-foto-di-kapel-sistina-dilarang

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pati Ka Du'a Bapu Ata Mata, Ritual Beri Makan Leluhur di Danau Kelimutu

Pati Ka Du'a Bapu Ata Mata, Ritual Beri Makan Leluhur di Danau Kelimutu

Jalan Jalan
Tiket Pesawat Masih Mahal, Sandiaga Prediksi Tarif Turun Akhir Tahun

Tiket Pesawat Masih Mahal, Sandiaga Prediksi Tarif Turun Akhir Tahun

Travel Update
Komunikasi Jadi Kunci Upaya Pariwisata Berkelanjutan di Labuan Bajo

Komunikasi Jadi Kunci Upaya Pariwisata Berkelanjutan di Labuan Bajo

Travel Update
Promo Tiket Garuda Indonesia, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,7 Jutaan

Promo Tiket Garuda Indonesia, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,7 Jutaan

Travel Promo
HUT Ke-77 RI, Bendera Merah Putih Raksasa Dibentangkan di Gunung Bromo

HUT Ke-77 RI, Bendera Merah Putih Raksasa Dibentangkan di Gunung Bromo

Travel Update
7 Aktivitas Rayakan Hari Kemerdekaan Indonesia, Bisa Jajal 'Road Trip'

7 Aktivitas Rayakan Hari Kemerdekaan Indonesia, Bisa Jajal "Road Trip"

Travel Tips
5 Tempat Wisata yang Gratis Saat HUT ke-77 RI

5 Tempat Wisata yang Gratis Saat HUT ke-77 RI

Travel Promo
Bali Akan Miliki Theme Park Internasional Seluas 57 Hektar

Bali Akan Miliki Theme Park Internasional Seluas 57 Hektar

Travel Update
Lama Tinggal Wisatawan di Gunungkidul Kurang dari 2 Hari

Lama Tinggal Wisatawan di Gunungkidul Kurang dari 2 Hari

Travel Update
Harga Menu Sawah Segar, Tempat Makan di Bogor yang Instagramable

Harga Menu Sawah Segar, Tempat Makan di Bogor yang Instagramable

Travel Tips
Naik AKAP DAMRI, Bisa Pesan Tiket di Alfamart dan Indomaret

Naik AKAP DAMRI, Bisa Pesan Tiket di Alfamart dan Indomaret

Travel Update
Pemerintah Arab Saudi Izinkan Umrah Pakai Visa Turis

Pemerintah Arab Saudi Izinkan Umrah Pakai Visa Turis

Travel Update
11 Hotel Instagramable di Tangerang Dekat Scientia Square Park

11 Hotel Instagramable di Tangerang Dekat Scientia Square Park

Jalan Jalan
Naik Kereta Api, Anak 6-17 Tahun yang Sudah 2 Kali Vaksin Tak Perlu Tes Covid-19

Naik Kereta Api, Anak 6-17 Tahun yang Sudah 2 Kali Vaksin Tak Perlu Tes Covid-19

Travel Update
Kain Tenun Motif Puncatiti, Kekayaan Budaya Masyarakat Congkar di Manggarai Timur

Kain Tenun Motif Puncatiti, Kekayaan Budaya Masyarakat Congkar di Manggarai Timur

Jalan Jalan
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.