Salin Artikel

Kebun Raya Bedugul Bali, Ada Pohon Berusia Lebih dari 100 Tahun

KOMPAS.com - Kebun Raya Bali merupakan kebun raya terluas dari total empat kebun raya yang dikelola oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Selain Kebun Raya Bali, kita juga mengenal Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Cibodas, dan Kebun Raya Purwodadi. 

Berdasarkan informasi dari laman Kebun Raya Bali LIPI, luas Kebun Raya Bali mencapai 157,5 hektar. Lebih luas dibandingkan Kebun  Raya Cibodas (84,99 hektar), Kebun Raya Bogor (87 hektar), dan Kebun Raya Purwodadi (85 hektar). 

Jika kamu berkunjung ke Bali, Kebun Raya Bali bisa menjadi alternatif destinasi wisata selain pantai. Keunikan wisata alam ini adalah memadukan penelitian botani, pelestarian tumbuhan, konservasi, pendidikan, dan rekreasi. 

Jadi, pengunjung bisa berwisata di alam sambil mempelajari aneka macam tumbuhan. Kamu bisa menemukan tanaman langka yang tidak didapati di sembarang tempat hingga pohon yang usianya lebih dari seratus tahun. 

Sejarah Kebun Raya Bali

Kebun Raya Bali berawal dari gagasan Kusnoto Setyodiwiryo dan I Made Taman yang berkeinginan mendirikan cabang kebun raya di luar Jawa, tepatnya di Bali.

Setelah melalui berbagai proses, akhirnya Kebun Raya Bali diresmikan pada 15 Juli 1959 dengan nama Kebun Raya Eka Karya Bali.

Nama Eka Karya diusulkan oleh I Made Taman. Eka berarti satu dan karya berarti hasil kerja. Jadi, Eka Karya diartikan sebagai kebun raya pertama yang merupakan hasil kerja bangsa Indonesia setelah merdeka. 

Pada awal peresmiannya, luas kebun raya baru 50 hektar, kemudian bertambah secara bertahap hingga saat ini mencapai 157,5 hektar.

Koleksi tanaman pertamanya, banyak didatangkan dari Kebun Raya Bogor dan Kebun Raya Cibodas.

Masyarakat juga kerap menyebut Kebun Raya Eka Karya Bali sebagai Kebun Raya Bali atau Kebun Raya Bedugul.

Sebab, lokasinya berada di kawasan wisata Bedugul tepatnya di Jalan Kebun Raya, Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.


Koleksi Kebun Raya Bedugul, Ada Pohon Lebih dari 100 Tahun 

Kebun raya yang terletak di ketinggian 1250-1450 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini, mempunyai banyak koleksi tanaman, bunga, dan pohon. Bahkan, ada pohon yang usianya lebih dari 100 tahun. 

Berikut contoh koleksi tanaman di Kebun Raya Bali seperti dikutip dari laman Kebun Raya Bali. 

1. Giant Ficus Tree 

Ficus adalah genus tumbuh-tumbuhan yang secara alami tumbuh di daerah tropis. Giant Ficus Tree sudah berusia lebih dari 100 dan menjadi salah satu pohon tertua di Kebun Raya Bali. Pohon ini terletak di Hutan Rasamala Kebun Raya Bali. 

2. Taman Usada

Taman ini berisi tumbuhan yang digunakan untuk pengobatan tradisional Bali. Pengobatan tradisional Bali dikenal sebagai usada yang berasal dari Bahasa Sansekerta ausadhi, artinya tumbuhan yang mengandung khasiat obat. 

Lebih dari 300 jenis tanaman obat dapat ditemukan di taman seluas 1.600 meter persegi ini. Tanaman tersebut, berasal dari berbagai kabupaten di Bali. 

3. Taman Surya Nirwana

Taman ini terletak di sisi timur kawasan Kebun Raya Bali. Beda dengan taman kompleks taman lainnya, taman ini menawarkan keindahan pemandangan Danau Beratan dan Bukit Pengelengan.

Dasin taman mengedepankan konsep keindahan, serta dilengkapi dengan panggung dan tempat duduk.

Taman Surya Nirwana dapat digunakan sebagai tempat pertunjukan atau panggung terbuka dengan latar belakang pemandangan Danau Beratan dan Bukit Pengelengan.

4. Taman Rhododendron

Rhododendron memiliki bunga yang eksotis, harum, dan berwarna cerah. Kebun Raya Bali saat ini memiliki koleksi Rhododendron dan Azalea sebanyak 59 nomor koleksi, 20 jenis, dan 155 spesimen. 

Bunga tersebut yang berasal dari Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Papua, serta hasil seed exchange dari Taiwan, Jerman, AS, dan Jepang.


5. Taman Paku atau Taman Cyathea

Kebun Raya Bali memiliki koleksi tumbuhan paku yang disebut sebagai Taman Cyathea. Nama ini berasal dari nama marga tumbuhan paku yang mendominasi kawasan seluas 2 hektar tersebut. 

Jenis tumbuhan paku di taman ini dilindungi dengan aturan perdagangan yang diawasi oleh undang-undang internasional. Selain sebagai tanaman hias, tumbuhan paku juga dimanfaatkan sebagai bahan baku kerajinan, sayuran, dan obat tradisional

6. Taman Mawar

Selain jenis bunga mawar yang umum ditemukan, Kebun Raya Bali memiliki mawar hijau. Bunga mawar hijau ini terbilang unik bunganya mekar tanpa tergantung musim.

Sejauh ini tanaman tersebut baru dikoleksi oleh Kebun Raya Bali dan Kebun Raya Cibodas, Jawa Barat.

Kebun Raya Bali memiliki 58 jenis koleksi bambu. Dari jumlah tersebut, enam jenis di antaranya merupakan bambu endemik Bali. 

8. Taman Aquatik 

Taman Aquatik berisi koleksi tanaman air yang ditata dalam sebuah kolam bertingkat enam. Salah satu tanaman yang digemari pengunjung adalah teratai. 

Taman ini merupakan tempat koleksi tanaman yang digunakan untuk upacara adat Hindu Bali Yadnya. Upacara adat ini melibatkan tiga unsur yaitu bunga, api dan air. 

Koleksi tanaman di taman ini terdiri dari 580 tanaman yang berasal dari 42 suku, 81 marga dan 130 jenis. Selain bunga, bagian-bagian lain dari tanaman seperti batang, daun, buah, umbi juga biasa digunakan untuk upacara adat tersebut. 


10. Rumah Kaca Kaktus

Selain di tempat kering, ternyata kaktus juga mampu tumbuh dan berkembang di dataran tinggi berhawa dingin seperti Kebun Raya Bali.

Bahkan, Kebun Raya Bali memiliki beberapa jenis kaktus yang dapat tumbuh tinggi lebih dari 5 meter. Kebun Raya Bali memiliki koleksi kaktus sebanyak 68 jenis. 

Semua kaktus tersebut ditata dalam sebuah rumah kaca seluas 500 meter persegi untuk mencegah dari kelembapan yang berlebihan. Selain dari Bali, koleksi kaktus yang terdapat di Rumah Kaca Kaktus juga berasal dari Meksiko, Jerman, Selandia Baru, dan  Argentina. 

11. Rumah Kaca Begonia

Keunikan  tanaman ini terletak pada bentuk daunnya yang tidak simetris (asimetris), Diperkirakan jumlah Begonia yang ada di dunia lebih dari 1.700 jenis, dan total jumlah Begonia yang ada di Indonesia sebanyak 213 jenis.

Berdasarkan data koleksi Kebun Raya Bali, tercatat sebanyak 920 spesimen dari 94 jenis koleksi Begonia per Mei 2015. Semua tanaman tersebut tertata rapi di sebuah rumah kaca. 

12. Ramayana Boulevard

Ramayana Boulevard merupakan jalan utama menuju area Kebun Raya Bali.  Daya tarik jalan ini adalah keberadaan pahatan patung bercorak Bali yang mengisahkan mahakarya epos Ramayana.

Terdapat enam patung di Ramayana Boulevard. Setiap patung tersebut memiliki nama dan makna tersendiri. Lokasi ini merupakan salah satu spot foto favorit wisatawan.

Selain taman-taman di atas, wisatawan juga bisa mengunjungi taman lainnya seperti Taman Anggrek, area konservatori, dan lainnya.

Pihak pengelola Kebun Raya Bali juga menyewakan sejumlah sarana bagi wisatawan untuk mengelilingi area kebun raya. Mulai dari penyewaan shuttle bus, sepeda, skuter, dan mobil golf

https://travel.kompas.com/read/2022/05/29/090900127/kebun-raya-bedugul-bali-ada-pohon-berusia-lebih-dari-100-tahun

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Tiket Pesawat Melambung, Bus Jakarta-Bali Jadi Opsi

Harga Tiket Pesawat Melambung, Bus Jakarta-Bali Jadi Opsi

Travel Update
Dongkrak Sektor Pariwisata, STB Hubungkan Agen Travel Indonesia dengan Pelaku Wisata Singapura

Dongkrak Sektor Pariwisata, STB Hubungkan Agen Travel Indonesia dengan Pelaku Wisata Singapura

Travel Update
Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo Jangan Cuma Ditunda, Harus Dibahas Ulang

Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo Jangan Cuma Ditunda, Harus Dibahas Ulang

Travel Update
Meski Ditunda, Pelaku Wisata di Labuan Bajo Tetap Tolak Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo

Meski Ditunda, Pelaku Wisata di Labuan Bajo Tetap Tolak Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo

Travel Update
Istana Potala di Tibet Ditutup Akibat Pandemi Covid-19

Istana Potala di Tibet Ditutup Akibat Pandemi Covid-19

Travel Update
5 Kegiatan Wisata Baru di Australia, Terbang di Atas Danau Eyre

5 Kegiatan Wisata Baru di Australia, Terbang di Atas Danau Eyre

Jalan Jalan
Naik Kereta Zombie di Jakarta: Harga, Jadwal, dan Cara Pesan Tiket

Naik Kereta Zombie di Jakarta: Harga, Jadwal, dan Cara Pesan Tiket

Travel Tips
Pulau Paskah Buka Lagi Kunjungan Wisata Setelah Tutup 2 Tahun

Pulau Paskah Buka Lagi Kunjungan Wisata Setelah Tutup 2 Tahun

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Puncak World Tourism Day 2022 Bulan September

Bali Jadi Tuan Rumah Puncak World Tourism Day 2022 Bulan September

Travel Update
Tempat Wisata Pecinan Kya-kya di Kota Surabaya Akan Dibuka

Tempat Wisata Pecinan Kya-kya di Kota Surabaya Akan Dibuka

Travel Update
Syarat Melihat Ikan Mola-mola di Nusa Penida Bali, Jangan Sentuh

Syarat Melihat Ikan Mola-mola di Nusa Penida Bali, Jangan Sentuh

Travel Tips
Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Tampilkan Keunggulan Kopi Colol

Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Tampilkan Keunggulan Kopi Colol

Travel Update
Festival Kuliner dan Budaya Minangkabau Digelar di Bekasi Akhir Agustus 2022

Festival Kuliner dan Budaya Minangkabau Digelar di Bekasi Akhir Agustus 2022

Travel Update
Rekomendasi 10 Destinasi Wisata di Trenggalek yang Wajib Dikunjungi

Rekomendasi 10 Destinasi Wisata di Trenggalek yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Liburan 2 Hari 1 Malam ke Sumatera Barat, Ini Total Biayanya

Liburan 2 Hari 1 Malam ke Sumatera Barat, Ini Total Biayanya

Travel Tips
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.