Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

7 Fakta Stade de France, Tempat Final Liga Champions 2022

KOMPAS.com -  Laga final Liga Champions 2022 telah selesai digelar pada Minggu (29/5/2022). Klub sepak bola Real Madrid keluar sebagai juara setelah mengalahkan Liverpool dengan skor 1-0.

Perhelatan final Liga Champions 2022 digelar di Stade de France, Perancis. Berdasarkan informasi dari Kompas.com (28/5/2022), stadion ini terhitung tiga kali menjadi tuan rumah partai final Liga Champions. 

Pada 2000, Stade de France menggelar partai final Liga Champions yang mempertemukan Real Madrid vs Valencia. Kemudian pada 2006, Stade de France kembali didapuk menjadi tuan rumah yang mempertemukan Barcelona vs Arsenal.

Berikut fakta-fakta mengenai Stadion Stade de France seperti dihimpun Kompas.com:

1. Lokasi Stade de France

Stade de France merupakan stadion nasional Perancis, yang terletak di bagian utara. Tepatnya beralamat di ZAC du Cornillon Nord, Saint-Denis, Perancis. 

Jaraknya dari pusat Kota Paris, Perancis sekitar 8 kilometer dengan waktu tempuh 21 menit. 

2. Sejarah Stade de France

Stade de France diresmikan pada 1998, berdasarkan informasi dari laman resminya, Stade de France. Mulanya, pada 2 Juli 1992, Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) memilih Perancis untuk menyelenggarakan Piala Dunia FIFA 1998.

Namun kala itu, tidak ada stadion olahraga yang mampu menyelenggarakan acara berkapasitas lebih dari 45.000 orang. A

khirnya, pemerintah Perancis menyetujui untuk membangun stadion berkapasitas 80.000 kursi sehingga mampu menyelenggarakan acara olahraga internasional terbesar.

3. Desain Stade de France

Stadion ini memiliki desain arsitektur yang unik. Atapnya berbentuk piringan terbang yang terlihat mencolok. 

Berdasarkan informasi dari Kompas.com (28/5/2022), desain Stade de France itu terinspirasi dari Terminal Pan Am di Bandara Internasional John F Kennedy (JFK), New York, Amerika Serikat.

Perimeter eksterior piringan sepanjang 1 kilometer, sementara perimeter interiornya 400 meter. 

Stadion ini ditopang 18 tiang baja dengan interval 40 meter. Penggunaan 18 tiang itu dirancang untuk menahan angin hingga 145 kilometer per jam, lebih kuat dari kecepatan angin tertinggi yang pernah tercatat di atau sekitar Paris. 

Kemudian, Stade de France menggunakan penutup kaca sedikit buram untuk mengurangi kontras, memastikan kenyamanan penonton dan memberikan sinar matahari yang cukup bagi rumput untuk tumbuh. 

Desain Stade de France merupakan karya firma arsitektur MZRC dan dibangun oleh konsorsium Bouygues–Dumez–SGE (VINCI). 

4. Kapasitas Stade de France

Stade de France memiliki kapasitas lebih dari 80.000 kursi. Dari jumlah tersebut, 25.000 kursi di antaranya dapat dipindahkan, sehingga memungkinkan berbagai konfigurasi.

Dengan kapasitas tersebut, Stade de France merupakan stadion olahraga terbesar di Perancis. 

5. Tuan rumah ajang olahraga bergengsi

Sejak diresmikan pada 1998, Stade de France menjadi tuan rumah sejumlah ajang olahraga bergengsi. Meliputi, Piala Dunia FIFA 1998, Kejuaraan Atletik Dunia 2003, Piala Dunia Rugbi 2007, dan tiga final Liga Champions pada 2000, 2006 dan 2022. 

Kemudian, ada final Piala Heineken 2010 (saat ini bernama Piala Champions Rugbi Eropa) dan UEFA Euro 2016. 

Stade de France juga akan menjadi tuan rumah sepuluh pertandingan selama Piala Dunia Rugbi 2023, yang berlangsung di Perancis dan akan menjadi tuan rumah beberapa acara selama Olimpiade dan Paralimpiade 2024 yang juga berlangsung di Perancis.

Tak hanya gelaran olahraga, Stade de France juga menjadi penyelenggara sejumlah perrtunjukan legendaris.

Sebut saja, konser The Rolling Stones, AC/DC, Madonna, Black Eyed Peas, Johnny Halliday, U2, Coldpay, Red Hot Chili Peppers, dan artis papan atas dunia lainnya. 

Setidaknya, lebih dari 500 acara telah digelar di Stade de France yang dihadiri sekitar 35 juta penonton sejak peresmiannya. 

6. Pengelola Stade de France

Saat ini, pengelola stadion olahraga terbesar di Perancis tersebut adalah Konsorsium Stade de France. Konsorsium bertanggung jawab atas pengoperasian dan pemeliharaan stadion hingga 2025 mendatang. 

Dalam konsorsium itu, VINCI Group menjadi pemegang saham terbesar, seperti dikutip dari laman VINCI. 

VINCI Group telah merancang, membiayai, dan membangun Stade de France sejak pendiriannya hingga diresmikan pada 1998 lalu. 

7. Tur Stade de France

Pihak pengelola menyediakan tur keliling stadion bagi wisatawan. Berdasarkan informasi dari laman Stade de France, peserta tur akan diajak melihat lokasi yang biasa disinggahi atlet-atlet olahraga dunia di dalam stadion. 

Mulai dari ruang ganti, tempat istirahat, area lapangan, dan lainnya. Wisatawan bisa merasakan sensasi saat pertandingan olahraga terbesar digelar di Stade de France. 

Durasi tur kurang lebihs atu jam. Mengingat stadion ini menjadi lokasi penyelenggaraan sejumlah acara, maka jadwal tur bervariasi menyesuaikan dengan jadwal acara. 

https://travel.kompas.com/read/2022/05/29/101233427/7-fakta-stade-de-france-tempat-final-liga-champions-2022

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke