Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Semakin Dekat, Langkah Geopark Ijen Diakui Jadi UNESCO Global Geopark

KOMPAS.com - Geopark Ijen di Banyuwangi, Jawa Timur tengah diupayakan menjadi UNESCO Global Geopark (UGG).

Bertepatan dengan hal tersebut, tim asesor UGG, Martina Paskova dan Jacob Walloe mengunjungi Geopark Ijen beberapa waktu lalu.

Dikutip Kompas.com dari Antara, dalam kunjungan selama lima hari, yakni 9-13 Juni, tim asesor melakukan serangkaian validasi terkait kelengkapan geopark, mulai dari warisan geologi, keanekaragaman hayati, hingga warisan budaya, baik yang ada di Banyuwangi mau pun Bondowoso.

"Semoga kerja keras kita membuahkan hasil. Insya Allah kami semua optimistis Geopark Ijen bisa segera menyandang status UGG, dan ini akan bermanfaat bagi Indonesia, khususnya daerah. Mohon dukungannya," ucap Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Senin (13/06/2022), seperti dikutip Antara.

Adapun tim asesor mengunjungi Taman Gandrung Terakota pada hari terakhir di Banyuwangi. Dikutip dari situs resminya, Taman Gandrung Terakota adalah situs budaya yang melestarikan ikon seni budaya Banyuwangi, yakni Tari Gandrung.

Di sana, terdapat 1.000 patung penari Gandrung yang dibuat menggunakan tembikar atau terakota.

Tim asesor mengungkapkan kekagumannya akan kawasan tersebut, tak hanya terhadap keindahan alamnya, tetapi juga budaya dan masyarakatnya.

"Sungguh pengalaman yang luar biasa di Banyuwangi. Saya kagum dengan semua tempat yang saya kunjungi di sini," ucap Martina, salah satu tim asesor, saat melakukan penyampaian hasil validasi.

"Kalian memiliki sesuatu yang sangat menjanjikan. Ini titik awal yang sangat baik dan sangat menginspirasi. Kami akan laporkan pada UNESCO yang memiliki otoritas, kami sangat mendukung masuk dalam jaringan Geopark Global," tuturnya.

Adapun Geopark Ijen berlokasi di dua kabupaten, yakni Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso.

Dikutip dari Kompas.com, (07/06/2022), geopark ini diambil dari Gunung Ijen yang memiliki 21 situs geologi, salah satunya Kawah Ijen, danau kawah paling asam di bumi dengan api di daerah solfatara.

Kawasan Ijen juga memiliki 14 jenis flora, 27 jenis fauna, dengan enam jenis mamalia.

Adapun kriteria penilaian geopark menjadi UGG antara lain 35 persen geologi dan landskap (teritorial, geo-konservasi, warisan alam, dan budaya), dan 25 persen struktur pengelolaan atau manajemen.

Lalu, 15 persen pendidikan interpretasi dan lingkungan, 15 persen geowisata, serta 10 persen pembangunan ekonomi wilayah yang berkelanjutan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, sebelumnya juga mengungkapkan bahwa pemerintah mendorong agar destinasi tersebut dapat ditetapkan sebagai UGG.

Menurutnya, Geopark Ijen dapat melengkapi sejumlah UGG yang ada di Indonesia.

Seperti Geopark Batur yang ditetapkan pada 2012, Geopark Gunung Sewu pada 2015, Geopark Ciletuh pada 2018, Geopark Rinjani pada 2018, Geopark Kaldera Toba pada 2020, dan Geopark Belitung pada 2020.

“Saya harapkan semua pihak mendukung untuk ditetapkannya Ijen sebagai taman bumi dunia,” tutur Sandiaga dalam Weekly Press Briefing, Senin (06/06/2022).

https://travel.kompas.com/read/2022/06/16/183042727/semakin-dekat-langkah-geopark-ijen-diakui-jadi-unesco-global-geopark

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+