Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Kebun 123, Wisata Tanaman Hias di Kabupaten Malang yang Instagramable

MALANG, KOMPAS.com - Masyarakat yang gerah dengan kehidupan kota dan ingin menikmati suasana segar pemandangan tumbuh-tumbuhan hijau, kebun 123 di Desa Kemulan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur mungkin bisa jadi salah satu pilihan.

Kebun seluas kurang lebih 250 meter persegi itu menawarkan wisata keindahan ribuan jenis tanaman hias yang tertata secara rapi, sehingga terlihat instagramable untuk berswafoto.

Ditambah, hiasan kolam ikan di beberapa sisi taman membuat pemandangan kebun itu terasa makin segar.

"Jenis-jenis bungan di kebun ini, di antaranya anggrek, kaktus, aglonema, dan monstera," kata pemilik Kebun 123 Rohmatul Jannah kepada Kompas.com, Selasa (9/8/2022).

Jumlah kunjungan wisata yang datang kesana untuk menikmati keindahan berbagai tanaman hias.

Menurut Jannah, jumlah kunjungan wisata ke Kebun 123 setidaknya mencapai 150 orang per hari.

"Kalau akhir pekan bisa mencapai 500 orang per hari," jelasnya.

Para pengunjung yang datang menurut Jannah berasal dari berbagai daerah, seperti Surabaya, Sidoarjo, dan Madura.

"Mayoritas pengunjung yang datang ke sini dari luar kota. Sembari berwisata ke pantai yang ada di Kabupaten Malang, mereka sekalian mampir ke sini," ujarnya.

Indahnya pemandangan Kebun 123 juga membuat sejumlah calon pengantin datang dalam rangka pengambilan foto pre-wedding.

Selain itu, para siswa dari berbagai sekolah juga kerap datang untuk membuat kegiatan pelatihan budidaya tanaman hias. Kunjungan juga dari para mahasiswa yang ingin melakukan penelitian akademis.

Tiket masuk Kebun 123 Malang yang gratis

Meski memiliki banyak jenis tanaman dan bisa digunakan untuk foto instagramable, tiket masuk ke Kebun 123 ternyata gratis.

"Semua fasilitas yang ada di sini bisa dinikmati secara gratis. Kami hanya mengambil pemasukan dari hasil penjualan tanaman hias," pungkasnya.

"Jenis tanaman yang tersedia di sini berasal dari berbagai daerah hingga mancanegara. Seperti Anggrek Bulan ini berasal dari negara Thailand," pungkasnya.

https://travel.kompas.com/read/2022/08/09/180600127/kebun-123-wisata-tanaman-hias-di-kabupaten-malang-yang-instagramable

Terkini Lainnya

Pertemuan Asosiasi Pemda di Asia Pasifik Digelar Bersama Likupang Tourism Festival 2024

Pertemuan Asosiasi Pemda di Asia Pasifik Digelar Bersama Likupang Tourism Festival 2024

Travel Update
Desainer Indonesia Akan Pamer Kain dan Batik di Italia Bulan Depan

Desainer Indonesia Akan Pamer Kain dan Batik di Italia Bulan Depan

Travel Update
4 Tips Berkunjung ke Pasar Antik Cikapundung, Siapkan Uang Tunai

4 Tips Berkunjung ke Pasar Antik Cikapundung, Siapkan Uang Tunai

Jalan Jalan
Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Pasar Antik Cikapundung, Tempat Pencinta Barang Lawas di Bandung

Jalan Jalan
KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

KONI Dorong Kota Malang Menjadi Destinasi Sport Tourism

Travel Update
Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Koryu Space Japan Foundation: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Masuk

Travel Tips
Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Koryu Space Japan Foundation, Working Space Gratis di Jakarta

Travel Update
 Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Legaran Svarnadvipa di Tanah Datar Sumbar, Pertunjukkan Seni untuk Korban Bencana

Travel Update
Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Pengalaman ke Hutan Kota Babakan Siliwangi Bandung, Menyejukkan Mata

Jalan Jalan
Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Taman Sejarah Bandung: Daya Tarik, Jam Buka, dan Tiket Masuk

Jalan Jalan
Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Cara ke Pasar Antik Cikapundung di Bandung Naik DAMRI dan Angkot

Travel Tips
Larangan 'Study Tour' Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Larangan "Study Tour" Disebut Tak Berdampak pada Pariwisata Dieng

Travel Update
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Juni 2024, Bisa Libur 4 Hari

Travel Update
Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Ada Anggapan Bali Dijajah Turis Asing, Menparekraf Tidak Setuju

Travel Update
Ada Kecelakaan Bus 'Study Tour' Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Ada Kecelakaan Bus "Study Tour" Lagi, Sandiaga: Akan Ada Sanksi Tegas

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke