Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Kenaikan Harga BBM Diprediksi Pengaruhi Kunjungan ke Gunungkidul

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) diprediksi memengaruhi kunjungan wisatawan ke Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"(kenaikan harga BBM) Tentu akan memengaruhi tingkat kunjungan wisatawan ke Gunungkidul," kata Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Mohamad Arif Aldian, saat dihubungi wartawan melalui telepon, Jumat (9/9/2022).

  • 34 Wisata Yogyakarta yang Pas Dikunjungi Saat Libur Panjang
  • Harga BBM Naik, Pelaku Wisata di Yogyakarta Tombok

Ia melanjutkan, sebagian besar wisatawan yang berkunjung ke Gunungkidul menggunakan moda transportasi darat, sehingga dapat terdampak oleh naiknya harga BBM. Meski demikian, sejauh ini dampak penurunan tersebut belum terlihat.

"Mungkin baru akan terlihat (penurunan) saat akhir pekan," kata Arif.

Pihaknya, lanjut Arif, terus melakukan sosialiasi ke warga jika tarif retribusi tidak naik.

Saat ini pihaknya juga tengah melakukan evaluasi terkait bagaimana dampak kenaikan harga BBM subsidi terhadap angka kunjungan wisatawan di Gunungkidul.

Sebelumnya, harga BBM yang naik juga dikhawatirkan akan berdampak terhadap berbagai sisi dari sektor pariwisata. 

"Dapat kabar dari beberapa biro wisata, jika ada perubahan harga pada tiket angkutan darat," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gunungkidul, Sunyoto, saat dihubungi wartawan, Minggu (4/9/2022).

Ia menambahkan bahwa situasi ini cukup sulit bagi para pelaku wisata, yang sudah dua tahun terdampak pandemi dan belum stabil. Kini mereka menghadapi efek domino kenaikan harga BBM bersubisidi pada transportasi atau biaya perjalanan hingga paket wisata.

  • Harga BBM Naik Bikin Industri Perhotelan Tertekan
  • Harga BBM Naik dan Tiket Pesawat Mahal Pengaruhi Pariwisata, Ini Saran Asita

Selain itu, tarif penginapan dan harga menu makanan di restoran juga berpotensi terkena imbasnya.

"Agak sulit untuk menaikkan tarif hingga harga menu, mengingat daya beli masyarakat juga belum stabil," kata Sunyoto.

Ia pun menyayangkan keputusan pemerintah menaikkan harga BBM. Namun, di sisi lain, dirinya memahami alasan di balik keputusan tersebut.

https://travel.kompas.com/read/2022/09/09/190400727/kenaikan-harga-bbm-diprediksi-pengaruhi-kunjungan-ke-gunungkidul

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+