Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

6 Wisata Sejarah Dekat Pusat Kota Bandung, Ada Museum dan Monumen

KOMPAS.com - Terdapat beragam wisata yang bisa dilakukan di Kota Bandung, Jawa Barat, antara lain wisata kuliner dan wisata alam.

Wisatawan pun juga bisa mengetahui peristiwa bersejarah dengan mengunjungi sejumlah tempat wisata dekat pusat Kota Bandung. Titik yang menjadi patokan kali ini adalah Tugu Titik Nol Kilometer (0 KM) Bandung di Jalan Braga.

  • 30 Wisata Bandung untuk Libur Panjang, Banyak Tempat Asri Bernuansa Alam
  • 42 Tempat Wisata di Lembang, Lihat Pemandangan Kota dari Ketinggian

Berikut daftar tempat wisata yang bisa dicapai dari pusat Kota Bandung yang Kompas.com rangkum, Sabtu (10/9/2022):

Tugu Titik Nol (0 KM) Bandung berada di Jalan Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung.

Tugu yang kerap dijadikan latar foto Instagramable ini berlokasi di depan kantor Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat.

Dilansir dari laman dbmtr.jabarprov.go.id, tugu ini merupakan tempat Gubernur Jenderal Hindia-Belanda waktu itu, H.M. Daendels, menancapkan tongkatnya dan berkata, "Coba usahakan, bila aku datang kembali di tempat ini telah dibangun sebuah kota." 

Momen tersebut juga berhubungan dengan kelahiran Kota Bandung. 

Museum Konperensi Asia Afrika atau Museum KAA berada tidak jauh dari pusat Kota Bandung, yakni 220 meter dengan lama berjalan kaki kira-kira tiga menit. Alamatnya di Jalan Asia Afrika Nomor 65, Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung

Sesuai namanya, museum ini didirikan untuk mengenang Konferensi Asia-Afrika yang menginspirasi bangsa di Benua Asia dan Benua Afrika. Dilaporkan oleh Kompas.com, Kamis (31/3/2022), wisatawan bisa melihat koleksi yang berhubungan dengan konferensi tersebut, antara lain foto dan diorama.

Wisatawan harus melakukan reservasi dan menentukan waktu berkunjung secara online terlebih dahulu. Waktu kunjungannya pukul 09.00-10.00 WIB, 11.00-12.00 WIB, 13.00-14.00 WIB, dan 15.00-16.00 WIB.

Museum ini tutup setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan hari libur nasional.

Gedung Sate dibangun pada 27 Juli 1920, sehingga usianya pun sudah lebih dari satu abad. Alamatnya di Jalan Diponegoro Nomor 22, Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung.

Dari pusat Kota Bandung, wisatawan bisa berkendara sejauh 3,6 kilometer selama kira-kira 15 menit.

Bangunan yang kini menjadi kantor pemerintahan Jawa Barat ini dulunya memiliki banyak peran, dikutip dari Kompas.com, Senin (27/7/2020).

Antara lain sebagai Kantor Jawatan Pekerjaan Umum dan Pengairan pada era Hindia Belanda dan Pusat Pemerintahan (Shucho) Wilayah Jawa Barat pada masa pendudukan Jepang.

Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat memiliki bentuk seperti bambu runcing dengan gaya modern. Letaknya di satu garis lurus dengan Gedung Sate dan Lapangan Gasibu, serta dekat dengan tempat wisata sejarah lainnya, antara lain Museum Geologi dan Museum Pos. 

Dikutip dari laman kebudayaan.kemdikbud.go.id, monumen yang juga dikenal sebagai Monpera atau Monju ini menggambarkan karakter perjuangan rakyat Jawa Barat dari waktu ke waktu.

Monumen ini berada di Jalan Dipati Ukur Nomor 48, Lebakgede, Kecamatan Coblong, Kota Bandung. Jaraknya dari pusat Kota Bandung adalah 4,5 kilometer dengan durasi berkendara sekitar 22 menit.

Museum Sri Baduga dibangun pada tahun 1974 dan awalnya dinamai Museum Negeri Provisi Jawa Barat oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Dr Daud Yusuf. 

Dikutip dari laman bandung.go.id, bangunan ini kemudian berganti nama menjadi Museum Negeri Provinsi Jawa Barat Sri Baduga pada tahun 1990. Adapun Sri Baduga merupakan nama seorang raja di Jawa Barat.

Museum ini mengoleksi beragam benda bersejarah, di antaranya naskah kuno, lukisan Prabu Siliwangi, dan kapak sepatu, dilansir dari laman resminya.

Museum Sri Baduga buka pukul 08.00-16.00 WIB pada hari Selasa-Jumat, serta tutup pada akhir pekan.

Jaraknya dari pusat Kota Bandung adalah tiga kilometer dengan waktu tempuh sekitar 10 menit. Alamatnya di Jalan BKR Nomor 185, Pelindung Hewan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung.

Monumen Bandung Lautan Api yang setinggi 45 meter ini berada di Jalan BKR, Ciateul, Kecamatan Regol, Kota Bandung.

Jaraknya 2-3 kilometer dari pusat Kota Bandung dengan waktu tempuh hampir 10 menit.

Di tempat ini, wisatawan bisa mengenang peristiwa Bandung Lautan Api yang terjadi pada tahun 1946. Pada waktu itu, dilansir dari Tribunnewswiki.com, rakyat Bandung melawan Agresi Militer Belanda II.

https://travel.kompas.com/read/2022/09/10/221100627/6-wisata-sejarah-dekat-pusat-kota-bandung-ada-museum-dan-monumen

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+