Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Tips Snorkeling di Karimunjawa, Jangan Sampai Rusak Terumbu Karang

KOMPAS.com – Wisatawan yang berkunjung ke Karimunjawa, seolah wajib untuk menjajal pengalaman snorkeling.

Itu karena pemandangan alam bawah laut Karimunjawa sangatlah indah dengan banyak terumbu karang dan ikan.

Kompas.com menjajal sendiri pengalaman snorkeling di Karimunjawa dan menyaksikan langsung keindahan bawah laut.

Tips snorkeling di Karimunjawa

Berikut ini adalah tips snorkeling di Karimunjawa:

1. Reservasi dulu di biro atau tour guide lokal

Wisatawan yang ingin menjajal pengalaman snorkeling di Karimunjawa, ternyata wajib melakukan reservasi di biro atau tour guide lokal.

“Minimal 2 orang bisa gabung ke rombongan wisata lain (kecuali tour privat),” kata pemandu wisata dari Tamasya Karimunjawa bernama Aldi Wiguna kepada Kompas.com, Sabtu (17/9/2022).

Pengunjung yang datang rombonga juga bisa memesan paket privat, sehingga peserta khusus rombongannya saja.

“Tergantung jumlah orangnya dan beda-beda harganya,” sambung dia.

2. Sampaikan ukuran sepatu katak

Saat snorkeling, wisatawan akan mendapat fasilitas perlengkapan, muilai dari kacamata snorkel, pelampung, dan sepatu katak.

Agar nyaman, kamu sebaiknya menginfokan kepada biro atau tour guide lokal seputar ukuran sepatu katak saat melakukan pemesanan.

Adapun ukuran sepatu katak yang disarankan adalah satu angka lebih kecil dibanding ukuran normal agar tidak sampai lepas saat dipakai berenang.

3. Jangan injak terumbu karang

Wisatawan tidak boleh sampai menginjak terumbu karang saat snorkeling. Itu karena terumbu karang cukup rapuh dan bisa patah.

“Kalau patah, terumbu karang hanya tumbuh 1 centimeter (cm) satu tahun,” kata pemandu snorkeling bernama Muna kepada Kompas.com, Selasa (23/8/2022).

Oleh karena itu, wisatawan sebaiknya memilih tempat yang agak dalam dan cukup mengapung dengan pelampung agar tidak sampai menginjak terumbu karang.

4. Jangan sentuh terumbu karang dan biota laut

Saat snorkeling, wisatawan akan mendapat kesempatan untuk berfoto dengan biota laut, salah satunya ikan badut.

Meski begitu, wisatawan dilarang menyentuh terumbu karang atau biota laut lainnya saat snorkeling.

“Biota laut ada yang berbahaya kalau disentuh, seperti bulu babi. Ada pula karang api yang kalau sampai disentuh, bisa gatel,” ujar Muna.

5. Belajar berenang dan menyelam sebelum berangkat

Jika sudah berencana untuk berangkat ke Karimunjawa, kamu sebaiknya mempersiapkan diri dengan belajar berenang atau menyelam.

Agar serupa dengan snorkeling, kamu bisa mencoba tempat wisata yang juga menyediakan perlengkapan, seperti kacamata snorkel, pelampung, dan sepatu katak.

Salah satu tempat wisata yang menyediakan perlengkapan seperti itu adalah Umbul Ponggok di Klaten, Jawa Tengah.

https://travel.kompas.com/read/2022/09/18/103946427/tips-snorkeling-di-karimunjawa-jangan-sampai-rusak-terumbu-karang

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke