Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Jepang Akan Terima Kembali Kapal Pesiar Setelah 2,5 Tahun

KOMPAS.com - Jepang berencana menerima kembali kapal pesiar internasional dengan menerapkan sejumlah syarat, setelah melarang pelayaran kapal tersebut selama 2,5 tahun akibat pandemi Covid-19.

"Jepang saat ini siap untuk mulai menerima kembali kapal pesiar. Kami akan menciptakan lingkungan yang memungkinkan wisatawan untuk menikmati pelayaran mereka tanpa kekhawatiran saat berada di Jepang," kata Menteri Transportasi dan Pariwisata Jepang, Tetsuo Saito, dikutip dari AP News, Rabu (16/11/2022).

  • Batik Air Buka Rute ke Jepang, Berangkat dari 5 Kota Ini
  • Mau Liburan ke Jepang, Segini Kisaran Biayanya

Pemerintah Jepang berharap penerimaan kembali kapal pesiar dapat membantu memulihkan sektor pariwisata inbound Negeri Sakura seperti sebelum pandemi pada tahun 2025. Namun, jadwal penerapan dari penerimaan kapal pesiar ini belum diumumkan.

Adapun salah satu kapal pesiar pertama yang akan berlayar rencananya kapal asal Jepang yang berangkat dari Yokohama ke Mauritania pada Desember-Januari.

Penumpang kapal pesiar harus divaksinasi dua dosis

Pelaku usaha kapal pesiar diimbau untuk berdiskusi terlebih dahulu dengan otoritas setempat terkait pelabuhan masuk mereka. 

Dilansir dari Kyodo News, seluruh awak kapal wajib divaksinasi tiga dosis, sedangkan lebih dari 95 persen penumpang kapal harus divaksinasi sedikitnya dua dosis. 

Tidak hanya itu, ventilasi di dalam kapal, proses disinfeksi di area publik, dan ketentuan jaga jarak juga harus diterapkan dengan baik. 

Penumpang yang bergejala wajib menjalani tes, sedangkan penumpang yang hasil tesnya positif dan kontak terdekat mereka akan dikarantina.

  • 18 Kapal Pesiar Angkut Wisman ke Bali Selama 2022
  • Targetkan Peningkatan Jumlah Kunjungan Kapal Pesiar di Sabang, BPKS Gelar FGD Bersama Stakeholders Pariwisata

Bila pandemi melanda, kapal pesiar dapat lanjut berlayar selama dokter yang ada di kapal bisa memutuskan apakah virus bisa dikendalikan. Akan tetapi, bila lebih dari 10 persen penumpang kapal terinfeksi, maka jadwal pelayaran akan diperpendek.

Jepang telah melarang berlayarnya kapal pesiar sejak bulan Maret 2020, tepatnya setelah pandemi melanda kapal pesiar Diamond Princess.

Dilansir dari Kompas.com, Rabu (19/2/2020), sebanyak 3.711 penumpang terjebak dan terpaksa dikarantina di kapal tersebut selama dua minggu.

https://travel.kompas.com/read/2022/11/16/173500927/jepang-akan-terima-kembali-kapal-pesiar-setelah-2-5-tahun

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Negara Anggota ASEAN, Berikut Daftar Lengkapnya

11 Negara Anggota ASEAN, Berikut Daftar Lengkapnya

Jalan Jalan
Semesta's Gallery di Jakarta Selatan, Bisa Mampir Sekaligus Healing

Semesta's Gallery di Jakarta Selatan, Bisa Mampir Sekaligus Healing

Jalan Jalan
Main ke Skywalk Kebayoran Lama, Bisa Mampir 7 Spot Wisata Ini

Main ke Skywalk Kebayoran Lama, Bisa Mampir 7 Spot Wisata Ini

Jalan Jalan
Lion Air Tambah Frekuensi Penerbangan Umrah dari Padang-Arab Saudi

Lion Air Tambah Frekuensi Penerbangan Umrah dari Padang-Arab Saudi

Travel Update
Skywalk Kebayoran Lama Terpanjang di Jakarta, Ketahui 3 Faktanya

Skywalk Kebayoran Lama Terpanjang di Jakarta, Ketahui 3 Faktanya

Jalan Jalan
Event Makin Banyak, Menparekraf Ingatkan Penyelenggara Dapat Vaksin Booster Kedua

Event Makin Banyak, Menparekraf Ingatkan Penyelenggara Dapat Vaksin Booster Kedua

Travel Update
Naik Kereta Api Pertama di Sulawesi, Bisa Mampir ke Tempat Wisata IniĀ 

Naik Kereta Api Pertama di Sulawesi, Bisa Mampir ke Tempat Wisata IniĀ 

Jalan Jalan
[POPULER TRAVEL] Solo Safari Dibuka | Lokasi Syuting The Last of Us

[POPULER TRAVEL] Solo Safari Dibuka | Lokasi Syuting The Last of Us

Travel Update
Shirakawa Go, Desa Tradisional di Jepang yang Jadi Warisan Budaya UNESCO

Shirakawa Go, Desa Tradisional di Jepang yang Jadi Warisan Budaya UNESCO

Travel Update
Kondisi Terkini Pantai Gesing di Gunungkidul, Tak Ada Lagi Pasir Putih

Kondisi Terkini Pantai Gesing di Gunungkidul, Tak Ada Lagi Pasir Putih

Travel Update
Panduan Bersepeda di Shimanami Kaido, Jepang yang Banyak Digemari Turis Indonesia

Panduan Bersepeda di Shimanami Kaido, Jepang yang Banyak Digemari Turis Indonesia

Jalan Jalan
15 Daftar Negara Paling Bahaya untuk Penerbangan di Dunia

15 Daftar Negara Paling Bahaya untuk Penerbangan di Dunia

Travel Tips
5 Tips Berkunjung ke Solo Safari, Bawa Kamera atau Lensa Zoom

5 Tips Berkunjung ke Solo Safari, Bawa Kamera atau Lensa Zoom

Travel Tips
Cara Naik Kereta Panoramic Keberangkatan Bandung dan Surabaya Gubeng

Cara Naik Kereta Panoramic Keberangkatan Bandung dan Surabaya Gubeng

Travel Update
Jalan ke Kafe Viral di Bromo Rawan Kecelakaan, Polisi: Jangan Pakai Matik

Jalan ke Kafe Viral di Bromo Rawan Kecelakaan, Polisi: Jangan Pakai Matik

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+