Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Bali Punya 238 Desa Wisata, Terbanyak di Buleleng

KOMPAS.com - Provinsi Bali memiliki sedikitnya 238 desa wisata. Jumlahnya meningkat selama pandemi Covid-19.

Dikutip dari Tribun Bali, jumlah desa wisata terbanyak ada di Kabupaten Buleleng dengan 75 desa, sementara di Tabanan 25 desa, Badung 17 desa, Gianyar 32 desa, Klungkung 19 desa, Bangli 31 desa, Karangasem 26 desa, Denpasar enam desa, dan Jembrana tujuh desa.

Di antara jumlah tersebut, sebanyak 101 merupakan desa wisata kategori rintisa, 107 merupakan desa kategori berkembang, 27 merupakan desa kategori maju, dan baru tiga desa yang masuk kategori mandiri.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun mengatakan, tidak semua desa bisa dikembangkan menjadi desa wisata.

Diperlukan kajian terlebih dahulu, misalnya bersama pihak kampus atau tokoh masyarakat, untuk memastikan kekuatan dan kelemahan sebuah desa untuk menjadi desa wisata. Hasilnya akan didiskusikan bersama masyarakat setempat, sebelum diajukan surat keputusan kepada bupati.

"Nanti kan tim dari bupati turun, bagaimana nanti kajiannya sehingga kami dari provinsi membantu untuk mempromosikan juga potensi apa yang ada di sana," ujar Tjok Bagus, seperti dikutip dari Tribun Bali, Rabu (7/12/2022).

Di setiap desa wisata, lanjut dia, harus memiliki keunikan tersendiri untuk mengundang wisatawan berkunjung.

Tidak semua desa harus memiliki homestay terlebih dahulu untuk dapat menjadi desa wisata. Hal itu akan dikembangkan seiring dengan turunnya SK dari bupati.

"Biar tidak salah konsepnya dan tidak semua desa wisata harus ada homestay-nya. Yang sudah ada akan kami gali, sebagian kamar yang ada kami manfaatkan untuk homestay," tuturnya.

Di antara ratusan desa wisata di Bali, beberapa di antaranya sudah populer di kalangan wisatawan. Bahkan, ada desa wisata yang sudah mendunia, seperti Desa Wisata Penglipuran.

Ada pula dua desa wisata di Bali yang masuk ke dalam daftar 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022 (ADWI 2022).

Berikut sejumlah desa wisata terkenal di Bali yang dapat dikunjungi:

1. Desa Penglipuran

Desa yang berada di Kelurahan Kubu, Kabupaten Bangli ini memiliki suasana yang tenang dan asri.

Dikutip dari Kompas.com (12/9/2020), bentuk bangunan setiap rumah di salah satu desa terbersih di dunia ini tampak seragam dan saling terhubung melalui lorong jalan yang menjadi perhatian para wisatawan. Hal itu menandandakan kehidupan yang harmonis dan berdampingan di antara masyarakat.

Pengunjung yang datang bisa mempelajari aturan adat dan tradisi unik yang dilakukan masyarakat setempat.

Desa ini merupakan salah satu desa tua di Buleleng. Salah satu tradisi unik di desa ini adalah tidak adanya pembakaran mayat dalam Upacara Ngaben, melainkan mayat akan dikubur dan dibungkus menggunakan kain batik.


3. Desa Sidatapa

Di desa yang terletak di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng ini pengunjung bisa melihat rumah adat kuno bernama Bale Gajah Tumpang Salu yang sudah ada sejak sekitar 785 M.

Rumah unik ini membelakangi jalan, serta memiliki tembok terbuat dari tanah dengan 12 tiang penyangga dari kayu. Salah satu bagian dari rumah tersebut berfungsi untuk kegiatan sehari-hari atau tempat sembahyang.

Desa yang juga terletak di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng ini adalah salah satu desa tua dengan sejarah, kebudayaan, dan tradisi yang kaya. Desa ini juga memiliki tarian sakral yang menjadi daya tarik bagi wisatawan.

Beberapa tarian yang bisa dilihat seperti tari jangkang, tari baris, tari pendet, dan tari rejang.

5. Desa Tenganan

Desa yang berada di Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem ini masih mempertahankan adat yang sudah dijalankan sejak abad ke-11, yang kemudian diperbarui pada tahun 1824. Aturan adat yang sangat kuat itu disebut sebagai awig-awig.

Rumah-rumah adat yang masih mempertahankan bentuk aslinya juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

6. Desa Undisan

Undisan berlokasi di Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli dan menjadi salah satu desa yang masuk daftar 50 besar ADWI 2022.

Dikutip dari Kompas.com (13/8/2022), profesi warga desa ini kebanyakan menjadi petani, peternak, dan perajin kerajinan bunga emas serta perak. Semuanya dikemas menjadi daya tarik untuk mengundang wisatawan.

Di sana, wisatawan juga bisa menjajal beragam jenis aktivitas wisata, seperti trekking, bersepeda, dan membuat minyak kelapa secara tradisional.

Desa wisata satu ini berlokasi di Kabupaten Buleleng dan merupakan salah satu desa tua. Desa Sudaji mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat yang mengedepankan aktivitas healing alias pemulihan. Mereka memiliki hutan buatan bernama Hutan Namaste yang dapat digunakan wisatawan dan masyarakat untuk meditasi.

https://travel.kompas.com/read/2022/12/07/145726727/bali-punya-238-desa-wisata-terbanyak-di-buleleng

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke