Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Tiwu Empo dan Gua Liang Rodak, Tempat Camping Baru di Labuan Bajo

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak hanya memiliki pantai tapi juga lokasi berkemah atau camping ground. Namanya Tiwu Empo dan Gua Liang Rodak.

Berlokasi di Golo Sepang di Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, dua camping ground baru ini pas dikunjungi oleh wisatawan pencinta alam.

  • 6 Tips Liburan ke Labuan Bajo untuk Pemula, Open Trip atau Solo Trip?
  • Kisaran Biaya ke Labuan Bajo; Transportasi, Penginapan, dan Makan

"Tempat ini memiliki suasana panorama alam yang sejuk dan bersih," kata Ketua OMK Stasi Paulus Terang, Benyamin Ewa, kepada Kompas.com, Selasa (31/1/2023).

Ia menambahkan, area berkemah ini memiliki panorama indah yang masih asri lantaran belum banyak disentuh tangan manusia.

Wisatawan bisa berkemah di area yang luas dikelilingi pepohonan rimbun. Ada pula gua yang menjadi tempat tinggal dan tiwu (kolam) yang berair jernih nan segar. Wisatawan bisa berenang sepuasnya di kolam tersebut.

Tidak hanya itu, kata dia, tempat ini juga pernah dikunjungi wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara.

  • Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, Ini 4 Tips untuk Antisipasi
  • Antisipasi Penipuan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Bisa Cek Situs Resmi

Khususnya mahasiswa Poltek Labuan Bajo didampingi dosen, siswa SMK 3 Kaper, kelompok milenial Wae Bobok, dan perwakilan dari Dinas Kesatuan Pengelolaan Hutan Manggarai Barat.

"Kunjungan tersebut terasa lengkap karena salah satu tamu asing dari Amerika Serikat namanya Riley. Mereka datang camping bersama di Tiwu Empo dan Gua Liang Rodak kemarin," terangnya.

https://travel.kompas.com/read/2023/01/31/120800427/tiwu-empo-dan-gua-liang-rodak-tempat-camping-baru-di-labuan-bajo

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Aktivitas di Desa Wisata Welora Maluku, Cuci Mata di Bawah Laut

5 Aktivitas di Desa Wisata Welora Maluku, Cuci Mata di Bawah Laut

Jalan Jalan
Mengapa Idul Adha di Kudus Tidak Menyembelih Sapi? Simak Sejarahnya

Mengapa Idul Adha di Kudus Tidak Menyembelih Sapi? Simak Sejarahnya

Jalan Jalan
4 Tempat Beli Oleh-oleh Haji di Surabaya, Ada Beragam Jenis Kurma

4 Tempat Beli Oleh-oleh Haji di Surabaya, Ada Beragam Jenis Kurma

Jalan Jalan
Desa Wisata Bakal Jadi Andalan Baru Labuan Bajo untuk Gaet Wisatawan

Desa Wisata Bakal Jadi Andalan Baru Labuan Bajo untuk Gaet Wisatawan

Travel Update
Ekowisata Sungai Mudal di Kulon Progo Tutup pada Rabu, 7 Juni 2023

Ekowisata Sungai Mudal di Kulon Progo Tutup pada Rabu, 7 Juni 2023

Travel Update
Rute ke Padukuhan Wotawati dari Pantai Sadeng, Permukiman di Dasar Bengawan Solo Purba

Rute ke Padukuhan Wotawati dari Pantai Sadeng, Permukiman di Dasar Bengawan Solo Purba

Travel Tips
Panduan Lengkap ke OMAH Library, Hidden Gem di Tangerang

Panduan Lengkap ke OMAH Library, Hidden Gem di Tangerang

Travel Update
7 Tempat Beli Oleh-oleh Haji dan Umrah di BandungĀ 

7 Tempat Beli Oleh-oleh Haji dan Umrah di BandungĀ 

Jalan Jalan
Ada Aturan Baru untuk Turis Asing di Bali, Catat 5 Penting Ini

Ada Aturan Baru untuk Turis Asing di Bali, Catat 5 Penting Ini

Travel Update
Kunjungan Wisman ke Sulsel 69 Persen pada April 2023

Kunjungan Wisman ke Sulsel 69 Persen pada April 2023

Travel Update
Nyulo, Aktivitas Berburu Hewan Laut Saat Malam Hari di  Belitung

Nyulo, Aktivitas Berburu Hewan Laut Saat Malam Hari di Belitung

Jalan Jalan
Kompleks Taman Dadaha di Tasikmalaya Akan Direvitalisasi Jadi Wisata Baru

Kompleks Taman Dadaha di Tasikmalaya Akan Direvitalisasi Jadi Wisata Baru

Travel Update
INDOFEST 2023 Dikunjungi Lebih dari 48.000 Orang, Lampaui Target Awal

INDOFEST 2023 Dikunjungi Lebih dari 48.000 Orang, Lampaui Target Awal

Travel Update
Sejarah Idul Adha, Mengapa Disebut Lebaran Haji dan Kurban?

Sejarah Idul Adha, Mengapa Disebut Lebaran Haji dan Kurban?

Jalan Jalan
Bali Terbitkan Aturan Baru untuk Turis Asing, Cegah Pelanggaran Terulang

Bali Terbitkan Aturan Baru untuk Turis Asing, Cegah Pelanggaran Terulang

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+