Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Panduan ke Masjid Istiqlal: Jam Buka, Aturan Berkunjung, dan Rute

KOMPAS.com - Masjid Istiqlal merupakan masjid negara yang proses pembangunannya sudah dimulai sejak era pemerintahan Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta.

"Bung Karno dulu mengatakan akan membangun masjid bukan untuk tiga abad, melainkan untuk 3.000 tahun yang akan datang," kata Imam Besar Masjid Istiqlal Nazaruddin Umar saat ditemui di Masjid Istiqlal, Selasa (14/2/2023). 

  • 45 Tahun Masjid Istiqlal, Masjid Terbesar di Asia Tenggara
  • Sejarah Masjid Istiqlal, Masjid Terbesar di Asia Tenggara

Nazaruddin mengatakan bahwa Masjid Istiqlal tidak hanya berfungsi sebagai rumah ibadah umat islam semata, tetapi juga bisa dijadikan sebagai destinasi wisata religi dan tempat diskusi antar umat beragama.

Usai direnovasi saat pandemi, ada beberapa perubahan dari sisi tatanan bangunan dan alur masuk ke Masjid Istiqlal.

Simak panduan lengkap ke Masjid Istiqlal berikut.

Panduan lengkap ke Masjid Istiqlal

Jam buka

Masjid Istiqlal buka setiap hari mulai pukul 03.30 WIB hingga pukul 22.00 WIB.

"Masjid ditutup saat jsmaah sudah tidak ada lagi di area masjid, setelah itu kami akan clear area," kata petugas keamanan Masjid Istiqlal Ahmad Rafif saat ditemui di Masjid Istiqlal, Selasa (14/2/2023). 

Pada aturan kunjungan yang dipasang di kawasan Masjid Istiqlal, tertulis bahwa setiap pengunjung yang memasuki kawasan Masjid Istiqlal wajib mengenakan pakaian yang sopan.

Khusus untuk pengunjung perempuan yang tidak mengenakan pakaian muslim seperti pakaian panjang dan kerudung, dapat menuju ke ruang humas untuk meminjam pakaian tertutup dan kerudung.

Ruang humas Masjid Istiqlal berada di dekat pintu masuk khusus perempuan, yakni dari gerbang 5 (Al-Fattah).

"Biasanya kalau turis-turis yang ke sini buat tur, bisa ke ruang humas, nanti di sana registrasi lalu dipinjamkan pakaian khusus," kata Ahmad.

Pakaian yang dipinjamkan berupa jubah panjang yang bisa dipakai oleh laki-laki dan perempuan, serta kerudung untuk menutup rambut bagi pengunjung perempuan.

Rute transportasi ke Masjid Istiqlal

Masjid Istiqlal memiliki tujuh gerbang, gerbang 1 (Al-Malik) khusus untuk tamu VVIP  (Very Very Important Person) seperti Presiden, dan gerbang 2 (Al-Gofar) khusus untuk tamu karyawan masjid.

"Kalau untuk yang pejalan kaki bisa masuk lewat gerbang 3 (Al-Aziz), gerbang 5 (Al-Fattah), dan gerbang (As-Salam)," katanya.

Khusus pengunjung yang membawa kendaraan pribadi bisa masuk lewat gerbang 3 (Al-Aziz) dan gerbang 6 (Al-Mu'min). Sementara akses lewat gerbang 4 (Al-Jabbar) saat ini ditutup.

Saat akan memasuki kawasan Masjid Istiqlal, semua pengunjung diminta untuk melepas alas kaki dan menitipkannya di tempat penitipan yang sudah disediakan.

Tempat penitipan alas kaki ini gratis, lokasinya ada di gerbang 5 (Al-Fattah), tepatnya di depan gerbang yang langsung berhadapan dengan gerbang Gereja Katedral.

  • Cara ke Masjid Istiqlal naik KRL Commuter Line

Pengunjung yang datang ke Masjid Istiqlal dengan menumpangi KRL Commuter Line bisa turun di Stasiun Juanda. 

Jarak antara pintu keluar Stasiun Juanda dan gerbang Masjid Istiqlal yakni sekitar 650 meter, dengan waktu tempuh jalan kaki sekitar 8 menit.

  • Cara ke Masjid Istiqlal naik Transjakarta

Pengunjung yang datang ke Masjid Istiqlal dengan menumpangi Transjakarta bisa turun di halte dekat kawasan Istiqlal.

Beberapa rute Transjakarta yang berhenti di halte dekat Istiqlal yakni Transjakarta rute Pulo Gadung 1-Harmoni (2), rute Blok M-Senen (1P), dan rute Lebak Bulus-Senen (6H).

https://travel.kompas.com/read/2023/02/19/125039127/panduan-ke-masjid-istiqlal-jam-buka-aturan-berkunjung-dan-rute

Terkini Lainnya

Tanggapi Larangan Study Tour, Menparekraf: Boleh Asal Tersertifikasi

Tanggapi Larangan Study Tour, Menparekraf: Boleh Asal Tersertifikasi

Travel Update
Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Ada Rencana Kenaikan Biaya Visa Schengen 12 Persen per 11 Juni

Travel Update
Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, Tidak ada Larangan Wisata ke Indonesia

Travel Update
Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Bisu Semangat Pelajar STOVIA

Travel Update
World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

World Water Forum 2024 Diharapkan Dorong Percepatan Target Wisatawan 2024

Travel Update
Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Tebing di Bali Dikeruk untuk Bangun Hotel, Sandiaga: Dihentikan Sementara

Travel Update
Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Garuda Indonesia dan Singapore Airlines Kerja Sama untuk Program Frequent Flyer

Travel Update
5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

5 Alasan Pantai Sanglen di Gunungkidul Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Pantai Lakey, Surga Wisata Terbengkalai di Kabupaten Dompu

Travel Update
Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Bali yang Pas untuk Pencinta Liburan Slow Travel

Travel Tips
Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Turis Asing Beri Ulasan Negatif Palsu ke Restoran di Thailand, Berakhir Ditangkap

Travel Update
19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

19 Larangan dalam Pendakian Gunung Lawu via Cemara Kandang, Patuhi demi Keselamatan

Travel Update
Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Harga Tiket Camping di Silancur Highland, Alternatif Penginapan Murah

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Harga Tiket dan Jam Buka Terkini Silancur Highland di Magelang

Travel Update
Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Awas Celaka! Ini Larangan di Waterpark...

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke