Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

5 Tips ke Museum iMuseum IMERI FKUI di Jakarta, Reservasi Dulu

JAKARTA, KOMPAS.com - iMuseum IMERI FKUI berlokasi di daerah Senen, Jakarta Pusat. Museum ini bisa dikunjungi bila ingin tahu lebih jauh soal tubuh manusia dan kesehatan. 

Museum ini berada di bawah naungan Indonesian Medical Education and Research Institute (IMERI), khususnya di klaster pendidikan. 

Koleksi, teknologi, dan modul pembelajarannya yang lengkap membuatnya juga cocok dikunjungi bila tengah melakukan penelitian soal topik terkait. 

Sebelum berkunjung, ada sejumlah hal yang wajib diketahui. Simak selengkapnya:

Sekretaris iMuseum IMERI FKUI, Sasanthy Kusumaningtyas menyampaikan, kunjungan ke museum ini akan lebih maksimal bila calon pengunjung datang bersama rombongan. 

Selain itu, lakukanlah reservasi terlebih dahulu yang tautannya bisa dicek di akun Instagram @imuseum.imeri.fkui.

Sebab, ada ruangan bernama ruang spesimen atau Medical Collection Area (Area Koleksi Medis) yang berisi koleksi spesimen anatomi tubuh manusia, baik yang dalam kondisi normal maupun kondisi patologis.

Ada pula koleksi model lilin embriologi karya Adolf Ziegler, hasil hibah dari University of California San Francisco untuk Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 1955.

Namun, akses ke ruangan ini terbatas untuk rombongan yang sudah melakukan reservasi.

Mereka juga nantinya bisa didampingi pemandu sehingga bisa mengetahui informasi dengan lebih jelas. Tarifnya mulai Rp 120.000.

"Kalau pakai pemandu bisa, jadi ruangan ini bisa diakses pengunjung sekolah dan mahasiswa, tapi tur rombongan. Perseorangan enggak (bisa) karena tujuannya edukasi," tutur Santhy kepada Kompas.com di Jakarta Pusat, Selasa (19/3/2024).

Adapun jumlah maksimal rombongan adalah 25 orang, sedangkan jumlah minimalnya 10 orang. 

"Untuk umum yang ingin tahu struktur tubuh manusia yang normal dan patologinya bisa, dengan (jumlah) kunjungan minimal," tambahnya. 

Adapun sesungguhnya pengunjung bisa mendatangi museum ini secara individu, tapi mereka tak bisa mengakses ruang spesimen tersebut. 

Sebagai informasi, iMuseum IMERI FKUI buka dari pukul 09.00 WIB sampai 15.00 WIB, dari Selasa sampai Jumat. Sebisa mungkin jangan berkunjung saat jam istirahat yakni dari pukul 12.00 WIB sampai 13.00 WIB.

Harga tiket masuknya mulai Rp 25.000. Bawalah uang tunai untuk membeli tiket di lokasi.

Hal ini karena transaksi non-tunai saat ini ditujukan untuk pembelian merchandise dan reservasi daring.

iMUSEUM IMERI FKUI berada di lingkungan Universitas Indonesia. Oleh sebab itu, kenakanlah pakaian yang rapi. 

Kamu tidak perlu mengenakan celana bahan dan batik, cukup pakai celana panjang dan kaus. Sebaiknya jangan pakai sandal jepit dan celana pendek. 

iMuseum IMERI FKUI punya Edutainment Area yang dikhususkan untuk pengunjung anak. 

Di area tersebut, buah hati bisa mencoba bermain puzzle tentang organ tubuh manusia, mengetahui cara menyikat gigi dengan benar, dan mengakses permainan lainnya di komputer yang ada. 

Mereka juga bisa menyentuh alat peraga yang disediakan sehingga lebih interaktif. 

Terdapat sejumlah aturan yang harus dipatuhi pengunjung museum, di antaranya dilarang makan dan dilarang merokok.

Selain itu, ada aturan terkait pengambilan foto di ruang spesimen yang harus diperhatikan pengunjung dan bertanyalah terlebih dahulu apakah sebuah koleksi bisa disentuh atau tidak.

Jangan berhenti hanya di dalam area museum. Pasalnya, di area luar di sekitar museum masih ada sejumlah koleksi yang bisa dilihat.

Koleksi tersebut cukup beragam, mulai dari tulang gajah, model wajah manusia yang terkena lepra, foto-foto mahasiswa kedokteran zaman dahulu, sampai alat kedokteran zaman dahulu.

Terdapat pula penjelasan soal iMuseum IMERI FKUI yang bisa diketahui. 

https://travel.kompas.com/read/2024/05/02/125108727/5-tips-ke-museum-imuseum-imeri-fkui-di-jakarta-reservasi-dulu

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke