Jajaki Tawaran Waralaba Kursus Kreatif Anak

Kompas.com - 25/06/2008, 10:34 WIB
Editor

Sebagian besar kursus anak-anak bertujuan mendukung prestasi di sekolah formal seperti bahasa Inggris, matematika, dan lain-lain. Tapi, sekarang, ada jenis kursus non akademis baru, selain kursus musik. Kaitan kursus ini dengan pelajaran di sekolah, terlalu jauh. Malah, sebagian lokasinya di pusat perbelanjaan.

PT Digital Studio Crative Education menawarkan program belajar nonformal semacam itu. Lewat anak perusahaannya, PT Kidspiration, perusahaan ini menawarkan kursus seni kreatif dan teknologi bernama XTion. "Soalnya, minat anak-anak ke dunia gambar dan teknologi begitu besar," jelas Ira Kania Defira, Manajer Operasi Xtion.

Target konsumen XTion yang aslinya berasal dari Australia ini adalah pelajar. "Sasaran kami anak sekolah dari TK, SD dan SMP," ujar Ira di kantornya di Graha SMKG, Kelapa Gading. Atau, usia sekolah berumur 5-12 tahun. Dan memang, murid di XTion kebanyakan para siswa dari sekolah yang ada di sekitar Kelapagading, Rawamangun, Sunter, dan Bekasi.

XTion ingin tampil beda dari yang kursus lain. Mereka menawarkan konsep pembelajaran seni, kreativitas, dan teknologi dengan metode yang mudah dan menyenangkan bagi anak-anak. Nah, agar bisa tercatat sebagai siswa di XTion, Kidspiration mewajibkan uang pendaftaran sebesar Rp 200.000.
Program yang ada di XTion antara lain Artistic Drawing. Anak-anak diajari teknik menggambar melalui konsep bentuk, warna, proporsi, pencahayaan, penambahan imajinasi, dan story telling.

Ada dua tingkatan kelas kursus: Picasso 1 untuk anak usia 5 tahun - 8 tahun serta Picasso 2 untuk usia 8 tahun - 12 tahun. Frekuensi pertemuan masing-masing kelas 12 kali selama tiga bulan. Masing-masing pertemuan selama satu jam. Biaya kelas Picasso dari Rp 250.000 hingga Rp 300.000 per bulan. "Tergantung tingkat kelasnya," ujar Ira.

Ada pula program Manga Drawing bagi penyuka komik Jepang. Di program ini murid belajar teknik dasar membuat karakter, ekspresi, dan menggambar komik secara manual dan komputer. Ada enam level di program ini, mulai tingkat menggambar karakter dasar seperti muka, kepala, kostum dan perabotan hingga mendisain karakter dan komik sendiri.

Frekuensi pertemuan sebanyak 16 kali per level selama empat bulan. Setiap kali pertemuan berlangsung selama 1,5 jam. Biaya pendidikan mulai Rp 300.000 sampai Rp 350.000 per bulan. Program terakhir adalah Computer for Kids, belajar komputer dalam lima level. "Biayanya mulai dari Rp 300.000 hingga Rp 400.000," sebutnya.

Membuka waralaba

Nah, mulai tahun ini Kidspiration menawarkan kerjasama mendirikan XTion Station dengan sistem waralaba yang terdiri dari dua jenis produk. Untuk Artistic Drawing, program diadaptasi dari CreARTive Kids Australia. "Untuk wilayah Indonesia, kami menjadi master franchisenya," ujar Ira.

Sementara, untuk program Manga Drawing dan Computer for Kids merupakan hasil olahan Kidspiration sendiri. XTion menargetkan bisa membuka outlet di sekitar Jabodetabek. "Seperti Bekasi, Kemang Pratama, Pluit, Manggadua, Daan Mogot, dan BSD," papar Ira. Lalu, tahun depan, baru menyasar pasar di luar Jabodetabek. "Sudah banyak peminat yang berasal dari luar DKI," jelas Ira.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X