Musikal Laskar Pelangi: West End, Broadway, dan Melayu

Kompas.com - 27/08/2010, 20:13 WIB
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Mira Lesmana dan Riri Riza kembali akan membuat gebrakan. Setelah sukses memfilmkan dua dari novel tetralogi karya Andrea Hirata, Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi, kini mereka menggarap pertunjukan Musikal Laskar Pelangi.

"Pasti, ini jelas sesuatu yg baru. Saya, yang biasanya di film, ini tantangan buat saya turun ke panggung," kata Mira dalam jumpa pers Musikal Laskar Pelangi, di Jakarta, Jumat (27/8/2010).

Tak tanggung-tanggung, duo itu--Mira selaku produser dan Riri sebagai sutradara--menggandeng sederet orang penting dalam bidang bersangkutan untuk pergelaran tersebut. Toto Arto menjadi produser bersama Mira; Erwin Gutawa menangani musik; Hartati memegang koreografi; dan Jay Subiakto menangani desain visual.

"Saya didukung oleh orang-orang yang berkelas di bidang seni. Karena kami sama, jadi cepat sekali nyambung. Selain itu, mungkin juga karena mereka sudah terbiasa dengan hal-hal kesenian," ujar Mira.

Menurut Mira, Musikal Laskar Pelangi menerapkan tata cara musikal seperti  teater-teater musikal di West End, London, dan di Broadway, New York City. Namun, lanjut Mira, Musikal Laskar Pelangi tetap memasukkan unsur lokal Indonesia yang kuat. Penyutradaraan, musik, desain pentas, dan koreografinya mengandung unsur Melayu yang kental.

Sementara itu, benang merah cerita pertunjukan yang berdurasi dua jam dan terdiri dari dua babak tersebut sama dengan yang ada dalam novel dan filmnya. "Napasnya sama, tapi akan berbeda dari intensitas dan emosi di film. Akan ada adegan yang ada di film, tapi tidak ada di musikal. Ada juga adegan yang tidak ada di film, tapi akan ada di musikal. Tapi, benang merahnya masih sama serti novel dan filmnya," jelas Mira.

Musikal Laskar Pelangi akan digelar perdana pada 17 Desember 2010 di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, sebagai tanda peresmian teater tersebut. Pementasan itu akan diadakan selama tiga minggu berturut-turut untuk umum. 

Mira mengaku bangga diberi kesempatan untuk menjajal teater tersebut untuk yang pertama kali. "Senang banget. Ini satu kebanggaan tersendiri. Karena itu, dari jauh-jauh hari harus dipersiapkan sebaik-baiknya," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.