Hidupkan Lagi Festival Danau Toba!

Kompas.com - 04/10/2010, 18:56 WIB
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berupaya membangkitkan pariwisata di wilayahnya melalui Pesta Danau Toba 2010. "Konsep saya sebagai orang Batak adalah menghidupkan kembali Danau Toba," kata Gubernur Provinsi Sumut, Syamsul Arifin, dalam Launching Pesta Danau Toba di Jakarta, Senin (4/10/2010).

Pesta Danau Toba digelar salah satunya untuk mengembalikan citra Danau Toba sebagai salah satu tujuan wisata nasional dan diharapkan menjadi ikon atau simbol dalam mempromosikan potensi Sumut, khususnya kabupaten/kota kawasan Danau Toba.

Dalam Pesta Danau Toba itu akan ditampilkan berbagai atraksi meliputi pawai budaya, pagelaran seni budaya, atraksi permainan rakyat, dan olah raga. "Ini dilakukan guna meningkatkan gairah kepariwisataan di Sumut dalam rangka meningkatkan arus kunjungan wisatawan mancanegara maupun nusantara sekaligus memacu perkembangan perekonomian daerah," katanya.

Gubernur Sumut mengatakan, pihaknya merencanakan acara serupa tahun depan lebih besar lagi. Bila tahun ini hanya empat hari maka tahun depan minimal tiga bulan karena didukung oleh tujuh kabupaten di Sumut.

Menurut Syamsul, Dana Toba harus kembali menjadi ikon pariwisata Sumut yang mampu mendatangkan manfaat bagi masyarakat di daerahnya. "Dukung kami dengan doa, turis itu senang aman dan nyaman, tolong bantu kami untuk mempromosikan Sumut sebagai wilayah yang aman," katanya.

Ia menggambarkan, Sumut itu separuh negara-negara jazirah Arab, Serdang Bedagai lebih besar dari DKI Jakarta, dan Samosir tiga kali lebih besar dari Singapura, sehingga bila terjadi penembakan teroris di satu tempat tidak lantas seluruh Sumut tidak aman.

Sementara itu, Ketua Panitia Pesta Danau Toba 2010, Parlindungan Purba, mengatakan, pesta itu merupakan bentuk kepedulian masyarakat Sumut terhadap lingkungan hidup yang berada di sekitar Danau Toba. "Ini sekaligus pesta yang akan memperkenalkan budaya-budaya yang ada di Sumut," katanya.

Kepala Badan Pengembangan SDM Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, I Gde Pitana, dalam sambutannya mewakili Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, mengatakan, Danau Toba sempat menjadi ikon pariwisata Indonesia tetapi dalam beberapa tahun terakhir seakan terlupakan dan menjadi "The Forgotten Beauty".

"Melalui Pesta Danau Toba 2010, kami harapkan akan bisa tercapai kebangkitan Danau Toba," katanya.

Kemenbudpar sudah melihat indikasi kebangkitan Danau Toba sebagai ikon pariwisata tampak dari antusiasnya 7 kabupaten di sekitarnya mendukung pelaksanaan Pesta Danau Toba.

Pitana menambahkan, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan pariwisata RI pada semester 1 2010 mencapai rata-rata 13 persen. Pertumbuhan pariwisata Sumut sendiri hanya 7,3 persen sampai semester 1 2010. "Fakta itu menjadi tantangan tersendiri bagi pihaknya untuk kembali menggairahkan potensi Danau Toba sebagai ikon pariwisata Sumatera Utara," katanya.

Tokoh Sumut, Cosmas Batubara, mengatakan, Pesta Danau Toba harus dilihat dari sisi pemeliharaan pemasyarakatan budaya sehingga sangat berperan dalam hal pengembangan daerah wisata.

"Di Bali, misalnya, wisata dititikberatkan pada budaya sehingga kita merasa sangat nyaman dan tenang berada di sana. Sumut sendiri sangat kaya dan berpotensi untuk dikembangkan menjadi tujuan wisata berbasis budaya," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Jalan Jalan
Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Travel Update
Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Jalan Jalan
Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Travel Tips
Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Jalan Jalan
Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Travel Tips
Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Jalan Jalan
147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

Travel Update
10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

Jalan Jalan
Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Travel Update
Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Travel Update
6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

Jalan Jalan
Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Travel Update
Info Shalat Idul Adha 2022 di Masjid Istiqlal, Jam Mulai sampai Tips

Info Shalat Idul Adha 2022 di Masjid Istiqlal, Jam Mulai sampai Tips

Travel Update
Tari Ja'i Meriahkan Turnamen Sepak Bola HUT ke-76 Bhayangkara di Manggarai Timur

Tari Ja'i Meriahkan Turnamen Sepak Bola HUT ke-76 Bhayangkara di Manggarai Timur

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.