Film 'Eat, Pray, Love' Untungkan Bali

Kompas.com - 22/10/2010, 20:46 WIB
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com — Kasus rabies di Bali yang semakin mengganas dan sudah lebih dari 110 orang meninggal dalam dua tahun terakhir agak tertutupi akhir-akhir ini oleh dampak positif pemutaran film Eat, Pray, Love yang membuat para penonton di Amerika, Eropa, dan Jepang terkesima. Film yang dibintangi Julia Roberts dengan penggambaran Bali yang sangat indah itu mendorong wisatawan berkunjung ke Bali.

Wakil Ketua Umum ASITA Pusat Asnawi Bahar mengatakan hal itu dalam menjawab Kompas soal rabies di Bali yang terus memakan korban jiwa. Jumlah kunjungan wisatawan ke Bali terus naik. Hal tersebut merupakan dampak positif dari film Eat, Pray, Love sehingga dampak rabies menjadi tak kelihatan. "Namun, dampak rabies itu akan menjadi nyata apabila Pemerintah Provinsi Bali tidak merespons dengan baik," kata Asnawi Bahar, Jumat (22/10/2010) di sela-sela Rapimnas ASITA di Pontianak, Kalimantan Barat.

Asnawi Bahar menjelaskan, menurut laporan ASITA Bali, Pemprov Bali sudah melakukan banyak upaya pencegahan dan itu akan dicermati oleh pemerintah asing dan wisatawan secara positif. Secara umum, kasus rabies di Bali tidak memengaruhi kunjungan wisatawan ke Bali.

Akan tetapi, bila tidak segera dibenahi, maka diakui hal tersebut akan berdampak negatif untuk jangka panjang. Karena jumlah korban rabies yang melebihi 110 orang terjadi dalam rentang waktu dua tahun belakangan dan tidak terjadi secara bersamaan, pemberitaannya kurang begitu mempengaruhi wisatawan.

"Saya minta informasi ke Dinas Kesehatan Bali. Kondisinya dikatakan tidaklah dalam tahap membahayakan, apalagi terus dilakukan upaya antisipasi, pencegahan," tandasnya.

Wakil Ketua Umum ASITA Pusat itu berharap agar rabies tidak berdampak pada kunjungan wisatawan ke Bali. Ia juga berharap agar anjing-anjing yang berkeliaran dan tanpa pemilik yang jelas di kawasan wisata dieliminasi (dimusnahkan). Sementara itu, anjing-anjing piaraan diberi vaksin.

Sebagai informasi, kasus rabies sangat sensitif bagi wisatawan asing. Namun, Bali diuntungkan karena kasusnya bukan kategori kejadian luar biasa (KLB). Belakangan, Bali juga diuntungkan karena dampak postif film Eat, Pray, Love.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Travel Promo
Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Jalan Jalan
Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jalan Jalan
6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

Jalan Jalan
Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film 'House of Gucci' di Italia

Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film "House of Gucci" di Italia

Jalan Jalan
Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Travel Update
Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Travel Update
Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Travel Update
Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Travel Update
Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Travel Update
Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Travel Update
Polres Semarang Bentuk Satgas Jalur Wisata Saat Nataru, Antisipasi Lonjakan Pengunjung

Polres Semarang Bentuk Satgas Jalur Wisata Saat Nataru, Antisipasi Lonjakan Pengunjung

Travel Update
Wow! Ubud Jadi Kota Ke-4 Terbaik Sedunia, Kalahkan Kyoto dan Tokyo

Wow! Ubud Jadi Kota Ke-4 Terbaik Sedunia, Kalahkan Kyoto dan Tokyo

BrandzView
Per 1 Desember 2021, WNI Bisa Terbang Langsung ke Arab Saudi Tanpa Karantina 14 Hari di Negara Ketiga

Per 1 Desember 2021, WNI Bisa Terbang Langsung ke Arab Saudi Tanpa Karantina 14 Hari di Negara Ketiga

Travel Update
PPKM Level 3 Serentak, Taman Rekreasi Diminta Serius Terapkan Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Serentak, Taman Rekreasi Diminta Serius Terapkan Protokol Kesehatan

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.