2.000 Wisman Hasilkan Rp 1,5 Miliar

Kompas.com - 11/11/2010, 16:15 WIB
EditorI Made Asdhiana

MAKASSAR, KOMPAS - Sebanyak 2.000 wisatawan asing yang menumpang kapal pesiar Costa Romantica dari Singapura singgah di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (10/11/2010) sekitar pukul 08.00 Wita. Program berwisata di Kota Makassar dan sekitarnya selama 10 jam itu menghasilkan devisa Rp 1,5 miliar.

Devisa itu diperoleh dari penukaran uang yang dilakukan para wisatawan begitu menginjakkan kaki di Pelabuhan Makassar. Wisatawan asing itu antara lain berasal dari Jerman, Italia, Inggris, Perancis, Rusia, Belanda, Amerika Serikat, dan Jepang. Mereka menukarkan uang mulai dari 50 euro hingga 100 dollar AS di stan penukaran uang La Tunrung.

Menurut Wahyudi, staf penukaran uang La Tunrung, pihaknya mula-mula hanya menyediakan uang Rp 1 miliar untuk melayani para wisatawan. Namun, ia terpaksa meminta tambahan Rp 500 juta ke kantor pusat La Tunrung yang berlokasi sekitar setengah kilometer dari pelabuhan. ”Animonya cukup luar biasa,” tuturnya.

Andrew Peters (40), wisatawan asal Inggris, mengaku tak sabar menikmati keindahan alam Taman Nasional Bantimurung yang dikenal sebagai surga kupu-kupu. ”Selama ini saya tahu Bantimurung lewat internet sehingga saya senang sekali bisa melihat langsung dalam kunjungan pertama ke Makassar,” ujar lelaki yang datang bersama istrinya, Georgia (38).

Selain berwisata ke Bantimurung di Kabupaten Maros (sekitar 50 km dari Kota Makassar), para wisatawan juga berkeliling Kota Makassar untuk berwisata kuliner dan berbelanja. Kunjungan wisata hingga pukul 18.00 ini ditutup dengan berwisata ke Balla Lompoa, makam Raja-raja Gowa di Sungguminasa, ibu kota Kabupaten Gowa.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Makassar Rusmayani Madjid mengaku, kunjungan wisatawan asing yang menumpang kapal pesiar telah menjadi agenda rutin sejak tahun 2009. Tahun lalu 700 wisatawan asing yang menumpang kapal pesiar Costa Allegra berwisata ke Makassar.

”Kami berharap mereka (wisatawan asing) memperkenalkan Kota Makassar kepada para kerabat untuk menyukseskan program Tahun Kunjungan Makassar 2011,” ungkap Rusmayani.

Program kunjungan wisatawan mancanegara yang menumpang kapal pesiar terjalin berkat kerja sama Pemerintah Kota Makassar dengan agen perjalanan Grand Toraja sebagai pemegang hak dari perusahaan kapal pesiar Intercruises.

General Manager Grand Toraja Margaretha Lande memastikan kunjungan ke Makassar akan dilakukan lagi tahun depan. ”Kami sebenarnya menjadwalkan dua kali kunjungan lagi bulan depan, tetapi dibatalkan dengan alasan yang kurang jelas,” ujarnya.

Setelah singgah di Makassar, Costa Romantica akan mengunjungi Pulau Komodo (Nusa Tenggara Timur), Pulau Bali, dan DKI Jakarta. Kapal pesiar yang dikapteni Giorgio Moretti akan kembali ke Singapura pada 14 November mendatang.

Direktur Eksekutif Badan Pengembangan dan Promosi Pariwisata Makassar, Nico B Pasaka berharap pemerintah kota mampu mempertahankan tradisi kunjungan kapal pesiar setiap tahun. ”Pemkot sebaiknya mengidentifikasi dan membenahi secara serius tempat wisata agar Makassar tetap menjadi salah satu tujuan utama yang dibidik perusahaan pengelola kapal pesiar,” katanya.

Terkait dengan pengembangan sektor pariwisata, Makassar masih terkendala ketersediaan kamar hotel. Menurut Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel Anggiat Sinaga, 80 hotel yang ada di Makassar saat ini sebenarnya mampu menampung sekitar 5.000 orang. Namun, jumlah itu kurang pada saat akhir pekan.

”Kami sering menerima keluhan tamu karena sulit mendapatkan kamar pada akhir pekan,” ujar Anggiat, yang juga direksi di Hotel Clarion Makassar.

Menurut dia, Kota Makassar idealnya masih membutuhkan 2.000 kamar guna memenuhi kebutuhan wisatawan. (RIZ)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Makam Bung Karno di Blitar, Tempat Peristirahatan Terakhir Sang Proklamator

Makam Bung Karno di Blitar, Tempat Peristirahatan Terakhir Sang Proklamator

Jalan Jalan
Masuk Tebet Eco Park Harus Daftar Lewat Aplikasi JAKI, Ini caranya

Masuk Tebet Eco Park Harus Daftar Lewat Aplikasi JAKI, Ini caranya

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Istana Gebang Blitar, Rumah Bung Karno Masa Remaja

Harga Tiket dan Jam Buka Istana Gebang Blitar, Rumah Bung Karno Masa Remaja

Travel Tips
Jelajah Pulau hingga Mangrove, Wisata Belitung untuk Delegasi G20

Jelajah Pulau hingga Mangrove, Wisata Belitung untuk Delegasi G20

Travel Update
Istana Gebang di Blitar, Berkunjung ke Rumah Bung Karno Masa Remaja

Istana Gebang di Blitar, Berkunjung ke Rumah Bung Karno Masa Remaja

Jalan Jalan
Tebet Eco Park Buka Lagi 15 Agustus 2022, Ini Aturan dan Cara Berkunjung

Tebet Eco Park Buka Lagi 15 Agustus 2022, Ini Aturan dan Cara Berkunjung

Travel Update
Kereta Zombie di LRT Jakarta Bakal Tambah Konsep Baru, Seperti Apa?

Kereta Zombie di LRT Jakarta Bakal Tambah Konsep Baru, Seperti Apa?

Travel Update
Tradisi Sedekah Laut Akan Jadi Agenda Wisata Daerah

Tradisi Sedekah Laut Akan Jadi Agenda Wisata Daerah

Travel Update
Saat Para Wisatawan Asing Belajar Menenun di Nagekeo NTT

Saat Para Wisatawan Asing Belajar Menenun di Nagekeo NTT

Jalan Jalan
6 Tips Main ke Wahana Train to Apocalypse di Kelapa Gading

6 Tips Main ke Wahana Train to Apocalypse di Kelapa Gading

Travel Tips
Lihat Mobil Kepresidenan Sejak Era Soekarno Bisa Mampir ke Sarinah

Lihat Mobil Kepresidenan Sejak Era Soekarno Bisa Mampir ke Sarinah

Travel Update
Ada 'Fashion Week' di Takengon Aceh, Bantu Promosi Wisata

Ada "Fashion Week" di Takengon Aceh, Bantu Promosi Wisata

Jalan Jalan
Serunya Berkelana Bareng Orang Asing, Pernah Coba?

Serunya Berkelana Bareng Orang Asing, Pernah Coba?

Travel Update
Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Karakter Ikonik di Pop Art Jakarta 2022! Dalang Pelo hingga Gatotkaca

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.