Plastik Penutup Stupa Borobudur Dibuka

Kompas.com - 27/11/2010, 16:02 WIB
Editoryuli

MAGELANG, KOMPAS.com - Plastik penutup stupa Candi Borobudur untuk melindungi dari guyuran abu vulkanik dampak semburan awan panas Gunung Merapi, Sabtu (27/11/2010), mulai dibuka.

"Aktivitas Gunung Merapi mulai reda dan tidak ada lagi hujan abu maka plastik penutup stupa kami buka," kata Kepala Balai Konservasi Peninggalan Borobudur, Marsis Sutopo di Magelang.

Beberapa pekerja terlihat melepas tali pengikat plastik yang menutup stupa, kemudian plastik diturunkan dan dilipat. Sebanyak 16 stupa di lantai 10 Candi Borobudur mulai ditutup plastik pada 15 November 2010.

Marsis mengatakan, waktu itu setiap terjadi luncuran awan panas di puncak Merapi, di wilayah Borobudur dan sekitarnya selalu hujan abu, padahal untuk melindungi batu-batu candi abu vulkanik itu harus segera dibersihkan.

"Agar proses pembersihan abu vulkanik yang menempel di batu candi bisa dilakukan di tengah kondisi sering terjadi hujan abu, maka stupa yang telah dibersihkan segera ditutup dengan plastik," katanya.

Ia menegaskan, karena sekarang kondisinya relatif aman maka penutup stupa itu segera dibuka. Jika terlalu lama ditutup juga tidak baik, karena sisa-sisa abu yang mengandung sulfur itu justru tidak bisa menguap keluar.

Hingga Sabtu, para petugas dari Balai Konservasi Peninggalan Borobudur dan para relawan masih melakukan aktivitas membersihkan abu dan pasir vulkanik di candi tersebut.

Para petugas dari Balai Konservasi Peninggalan Borobudur membersihkan stupa dan dinding candi, sedangkan para relawan membersihkan bagian lantai candi dan sebagian mengangkat pasir yang telah dimasukkan karung dibawa turun.

Para relawan yang ikut membersihkan candi antara lain, mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, komunitas seniman Borobudur, dan para santri dari Pondok Pesantren Miftaqurrahmah. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.